
...Maaf telat update reader...,dua hari ke belakang author kurang sehat....
__________________________________________
...Meski aku tidak bisa mengingat kamu, tapi aku tahu jika kamu berharga dalam hidup ku, dalam hati Bram ...
Keesokan harinya di meja makan Bram dan Sonya sedang bicara. "Maaf mas..., ini mendadak ibuku tiba-tiba saja ingin aku menginap selama tiga minggu "ucapnya.
"Itu sangat lama "
...Ayolah..., aku tidak sabar bertemu Jhon, dalam hati Sonya ...
"Apa boleh buat..., aku tidak mau buat ibuku kecewa "menampilkan wajah lesu, ,
"Baiklah.., tidak apa-apa aku bisa sendiri "larang nya.
"Iya sudah..., "kembali makan.
...Tamat riwayat mu Sonya.., dalam hati Sonya ...
Bram mengantarkan Sonya di depan pintu karena ada taksi online yang menjemput, Sonya memberikan ciuman perpisahan dan masuk kembali.
__ADS_1
Bram melambaikan tangan nya saat Sonya sudah pergi dari pekarangan rumah ,Bram kembali masuk ke dalam rumah dan melihat Cessa mencuci piring .
Di rumah hanya Bram dan Cessa saya ,Bram menaiki tangga untuk ke kamar, Cessa melihatnya ia agak sedih karena suaminya tidak melihat dan bicara padanya.
Ia yakin jika suaminya marah padanya, malamnya Cessa sudah masuk makan malam untuk suaminya. Tok Tok Tok.....
Cessa mengetuk pintu tapi tidak ada jawaban di dalam kamar tersebut, Cessa masuk ke dalam kamar dan melihat Bram tergeletak di lantai dengan menahan sakit di kepalanya.
"Mas Bram "kaget Cessa.
Cessa berlari dan menghampiri Bram lalu membantunya berbaring di tempat tidur. "Mas Bram kenapa "khawatir Cessa.
"Kepala ku sakit..., "ringis Bram. "Kita ke dokter ya "usul Cessa.
Cessa menurut dan tetap di samping suaminya sambil memegang tangan nya tersebut.
...Apa mas Bram mengingat sesuatu..., aku tidak tega melihat mas kesakitan seperti ini, dalam hati Cessa. ...
Cessa melihat memar di kening Bram..., saat ingin menyentuh kening suaminya namun di tahan oleh Bram.
"Maaf mas "menjauhkan tangan dari dahi Bram. Bram masih menutup mata..., dengan kesakitan yang masih menerpa.
__ADS_1
Satu jam kemudian..., Cessa sudah berada di samping suaminya tidur satu ranjang Bram membuka matanya, dan melihat Cessa tidur di sampingnya.
Dan melihat jam pukul 20:00..., Bram bangun dan duduk Bram menatap lurus ke depan dengan melamun. Cessa pun sama duduk di samping Bram dan menguab.
"Sudah bangun "ucap Cessa, Bram menatap datar Cessa yang masih mengucek matanya karena habis bangun tidur.
"Aku panaskan makanan dulu ya "turun dari tempat tidur. Bram langsung mencekat tangan Cessa dan buat sang empu bingung.
"Ada apa "Bram melepaskan tangan Cessa dan kembali diam.
"Turunlah untuk makan malam "titah Cessa keluar dari kamar.
...Cessa.., dalam hati Bram...
Bram menuruti anak tangga dan melihat Cessa yang memanaskan masakan ,Bram duduk di kursi dan Cessa melayani Bram dengan baik.
"Banyak sekali yang kamu masak "tanya Bram. "Ini aku spesial untuk hari pernikahan kita untuk beberapa hari "senyum Cessa.
"Pernikahan kita "Bram melihat Cessa. "Ya.., tunggu disini "berlalu ke kamar.
Singkatnya Cessa kembali dengan dua buku nikah dan lalu di berikan pada Bram, Bram melihatnya dan memegang buku nikah tersebut ada fhoto ia dengan Cessa.
__ADS_1
"Ouh..."memberikan buku nikah.
"Kamu baik-baik saja..., kamu tidak mengingat nya sama sekali "lirih Cessa.