Berbagi Cinta : PENGKHIANATAN

Berbagi Cinta : PENGKHIANATAN
22. Papa Ray marah besar.


__ADS_3

Hai Readers!!


Welcome backk.. thor kini hadir dengan tema berbagi cinta. Memang Thor bukan penikmat cerita poligami. Tenang saja, pelakor bakal thor basmi. Kalau ada yang gereget sama cerita beginian, skip dulu ga pa pa. Tenang saja happy end, karena thor juga kesel ama pelakor dan pengkhianat!!! Jangan lupa untuk kasih like yang banyak supaya up jalan terus dengan lancar.


Jangan lupa tap like, gift yang banyak juga kasi vote, tolongggggggggg!!;


Happy reading!!


***


Sesampainya di rumah miliknya sendiri, dia langsung masuk ke dalam kamar tanpa menemui papanya yang mungkin saat ini sedang ada di taman belakang.


Setelah Papanya ini tidak bekerja, kehidupan sehari-harinyab hanya memelihara tanaman dan memperjual belikan tanaman itu.


Hasilnya cukup lumayan karena papanya itu sangat pandai mengolah tanaman itu dan memang pemilihan tanaman yang di tanam oleh Papanya Itu adalah jenis-jenis tanaman yang mahal.


Ray tidak terlalu mengerti apa yang ditanam oleh Papanya Itu yang penting sekarang dia ingin mengistirahatkan pikiran nya dengan tidur sejenak dan membersihkan tubuhnya yang sudah lengket itu.


Papanya yang tidak tahu bahwa anaknya udah balik ke rumah, dengan santai memasak untuk dirinya sendiri dan makan untuk dirinya sendiri, sehabis bercocok tanam di belakang.


Soalnya sejak Mama Ray meninggal, Papa Jordan selalu mengurus kehidupannya sendiri tanpa mau untuk memiliki istri kembali. memang Papa Jordan ini memang sesosok orang yang setia. Entah kenapa anaknya malah tidak mengikuti Apa yang dilakukan oleh Papanya, malah melakukan hal yang pertentangan dengan apa yang sudah dilakukan oleh Papa Jordan.


Saat mencium bau masakan yang harum dari bawah, Ray langsung kemudian turun Setelah membersihkan seluruh tubuhnya yang lengket tadi. Papanya terkejut melihat keberadaan anaknya yang turun dari lantai 2 tempat kamar anaknya berada. Dia kemudian melihat ke arah belakang tubuh anaknya untuk mencari keberadaan Ale menantu kesayangan nya, juga Alex cucu yang ia bangga banggakan.


" Kamu kesini? Katanya lagi di Batam? Ale dan Alex mana?" tanya Papanya dengan bersemangat, maklumlah baik Ale maupun Alex adalah orang-orang yang disayangi oleh Papanya. Ray jadi kehilangan nafsu makannya karena pertanyaan yang bertubi-tubi dari bapaknya itu.


Bagaimana Ray bisa menjelaskan dengan kata-kata kepada Papanya kalau dirinya dan Ale sedang ada masalah gara-gara dirinya memiliki istri kedua?

__ADS_1


Dia tidak bisa membayangkan Betapa murka Papa Jordan saat ia tahu bahwa Ray sedang bermasalah dengan Ale.


" Ehm Ale dan Alex tidak bisa kemari..."


"Kenapa? Kenapa mereka tidak bisa kemari? Biasanya mereka pasti kamu ajak! lah kan biasanya kamu dan male itu seperti perangko yang tidak bisa lepas. Maunya nempel terus. Bagaimana bisa kamu di sini sedangkan mereka berdua di sana?" tanya papa Jordan dengan membabi buta. dia seperti ada feeling kalau anaknya ini sedang ada masalah dengan menantu kesayangannya itu.


Dia harus bisa menemukan masalah apa yang sedang mereka alami Berdua dan berusaha untuk menyelesaikannya.


Papa Jordan bahkan tidak mengira kalau sebenarnya yang menjadi permasalahan mereka adalah pelakor.


Hal ini tidak pernah ada di dalam pemikirannya karena dia sendiri tidak pernah melakukan hal itu kepada Mama Ray.


Dia kira anaknya akan mengikuti apa yang menjadi tingkah laku dirinya.


" Gak.apa apa, Ray kangen dengan papa aja." katanya dengan salah tingkah.


Ray hanya bisa menelan salivanya dengan kasar, karena kalau Papanya sudah berkata begitu berarti dia punya kewajiban untuk mengatakan yang sebenarnya kepada Papa nya itu. Papanya tidak suka kalau dirinya berbohong kepadanya. jadi dia harus mengatakan Yang Sejujurnya apa yang sudah terjadi di dalam rumah tangganya.


Akhirnya Ray menceritakan tentang apa yang sudah terjadi di dalam rumah tangganya dan sedetil detilnya bahkan juga kronologi penjebakan Rara terhadap dirinya sehingga akhirnya dirinya harus memperistri Rara sebagai istri keduanya.


Ray juga menceritakan secara detil apa yang sudah Ia berikan kepada Rara sebagai ganti rugi dan juga mahar.


Termasuk rumah dan juga uang senilai miliaran rupiah yang sudah diambil oleh Rara dari rekening bersama milik dan juga Ale.


Bahkan Ray juga Tidak segan untuk mengumbar apa saja yang sudah dilakukan dengan Rara. Termasuk apa yang bisa diberikan oleh Rara yang tidak bisa diberikan termasuk apa yang bisa diberikan oleh Rara yang tidak bisa diberikan oleh Ale.


Tiba tiba penjelasan anaknya itu membuat papa Jordan naik pitam. Amarahnya membuncah tiba tiba, membuat dadanya sakit.

__ADS_1


" Apa kamu itu sudah gila? Membuang batu permata hanya untuk mendapatkan batu kali. Oh my God !! Bagaimana aku bisa bertemu dengan ibumu kalau kelakuanmu saja seperti ini. Apakah aku salah mengajarimu? Bahkan setelah ibumu sudah tidak ada tapi aku tidak pernah menduakan dirinya. Apa yang membuatmu melakukan hal ini? Kalau kamu bilang ini dijebak. Maka kamu salah kalau bilang dia masih perawan. Namanya juga dijebak. Jadi dia pasti sudah mempersiapkan segalanya termasuk menunjukkan seakan-akan dirinya yang menjadi korban nafsu kamu. Pikir dong!! Terlihat banget dari kata-katamu itu kalau dia itu sebetulnya sudah tidak perawan, emang player tuh dia. Dalam hal ini kamu harus bisa menyelidiki bahwa dirinya itu memang sudah merencanakan semuanya dengan rapi sehingga kamu terjebak di dalam nya. Dasar anak bodoh!! Papa tidak mau tahu, kamu harus bisa mendapatkan maaf dari Ale!!" kata Papa Jordan dengan nada marah.


" Tapi pa! Ale sudah tidak mau menemui aku lagi, Bahkan dia juga sudah menyewa pengacara supaya membuat surat perceraian dengan aku. Aku juga bingung bahkan sekarang aku juga tidak bisa lagi menemui anakku karena Gani dan juga pengacaranya itu menghalang-halangi aku untuk bertemu Ale dan Alex." katanya dengan nada lesu, bukannya kasihan Papa Jordan Malah semakin marah.


Dia tahu pasti anaknya ini sudah mau bikin ulah yang keterlaluan. Sampai-sampai Gani ini turun tangan membatasi interaksinya dengan istri dan anaknya.


" Apalagi emangnya yang kamu lakukan kepada Ale?" tanya papa Jordan.mendetail.


Papa Jordan percaya bahwa Ray belum mengungkapkan semua secara jujur, masih ada hal yang disembunyikan oleh Ray.


Terlihat sekali karena Ray itu masih salah tingkah dan terlihat kebingungan untuk menjawab pertanyaan dari Papanya Itu.


Wajah dingin dan datar milik Papanya membuat Ray semakin terintimidasi. Dia tidak mau kalau Ray masih menyembunyikan perlakuannya kepada Ale yang membuat Ale sampai memutuskan untuk memanggil pengacara untuk bercerai dari Ray.


Dia tahu bahwa Ray lah yang sudah bersalah dan betindak keterlaluan dengan memberikan tanah dan juga uang bernilai miliaran rupiah kepada Rara. Yang notabene tidak memberikan apa apa kepada Ray. Dasssssaaaar anak yang bodoh.. Ingin rasanya Papa Jordan menenggelamkan anaknya itu di empang brlakang rumah.


" Ray, ehm mendorong Ale sampai Ale hampir ehm keguguran." katanya dengan salah tingkah.


Papanya.murka besar.!!!


" Apaaaaaa???"


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2