Berbagi Cinta : PENGKHIANATAN

Berbagi Cinta : PENGKHIANATAN
26. Rara datang (2)


__ADS_3

Hai Readers!!


Welcome backk.. thor kini hadir dengan tema berbagi cinta. Memang Thor bukan penikmat cerita poligami. Tenang saja, pelakor bakal thor basmi. Kalau ada yang gereget sama cerita beginian, skip dulu ga pa pa. Tenang saja happy end, karena thor juga kesel ama pelakor dan pengkhianat!!! Jangan lupa untuk kasih like yang banyak supaya up jalan terus dengan lancar.


Jangan lupa tap like, gift yang banyak juga kasi vote, tolongggggggggg!!;


Happy reading!!


***


Casting personnya ya readersss



Alesya Wijaya 29 tahun



Laura Elevosa, 21 tahun



Raymond Izaac 30 tahun


***


“Kamu? Untuk apa kamu kesini?” tanya suara itu dengan nada dingin dan datar. Ray kembali seperti saat Rara bertemu dengan dirinya di Batam beberapa bulan yang lalu.

__ADS_1


Ray yang membentengi dirinya sendiri dan Ray yang bersikap dingin walau ia bermanja manja dengannya. Rara tentu saja ia tidak rela dengan perubahan  dari sikap Ray kepadanya dia marah kepada Ray karena berpikir Ray pasti berubah gara gara takut dnegan istrinya yang pertama.


“Mas, kenapa kamu berubah dingin seperti ini?” tanya Rara dengan nada manja, biasanya Ray akan melunak setelah mendengar desahannya. Tapi kali ini Ray malah mengernyit dengan jijik mendengar suara Rara.


“Karena gara gara kamu aku kehilangan segalanya. Aku ingin kita bercerai sekarang juga!” kata Ray dengan nada enteng tanpa ada rasa bersalah sama sekali.


“Ini semua pasti ulah wanita ja**ng yang di dalam sana kan? Ia yang memepengaruhi kamu untuk menceraikan aku?” kata Rara dengan kemarahan yang memuncak.


“Tidak ada yang mempengaruhi aku! Justru aku curiga kalau kamulah yang melakukan itu. Kenapa saat aku disini aku sama sekali  tidak memikirkan tentang kamu?” kata Ray sambil menunjuk muka Rara dengan sadis.


“ Kamu tidak bis a melakukan itu sama aku! Kamu sudah mengambil keperawaannaku! Dan kamu juga yang sudah menodai aku!” Kata Rara dengan suara yang cukup tinggi jadi orang orang yang berlalu lalang di sekitar situ bisa mendengarnya, dan smeuanya menoleh ke arahnya.


Ray yang jengah dengan kelakuan Rara, malah menjadi semakin marah kepada  Rara itu. Rara yang belum pernah melihat kemarahan Ray menjadi sedikit ketakutan dibuatnya. Mata Ray sudah berkilat marah dan wajahnya yang mengeras membuktikan kalau Ray tidak suka dibegitukan oleh Rara.


“Maaf mas! Kamu membuatku harus begini. Kamu keterlaluan sama aku, mas! “ kata Rara dengan nada sendu, dan kemudian pura pura menangis. Ia melirik dengan ekspresi Ray yang tak tergoyahkan.


“Apa yang kamu lakukan lebih hina dariku! Kamu yang menjebakmu. Dan sialnya pada waktu itu aku bagai orang bodoh yang mengikuti keinginan setan kamu. Emang 5 miliar tidak cukup untuk membayar pelayananmu yang sudah bukan perawan lagi?” tanya Ray dengan nada sinis. Sebenarnya ia tidak tahu tentang ini, ia hanya mendesak Rara saja dan ingin tahu reaksinya sehingga tanpa ia harus menyelidikinya susah susah ia sudah akan tahu jawabannya.


“Bagaimana aku  tahu tentang hal itu? Sudah tak usah dibahas!! Ternyata aku hanya menikahi sampah, detik ini juga kamu dan aku bukanlah suami istri lagi. Tidak ada yang bisa mengintimidasi aku lagi, bahkan foto dan video sampah itu tidak ada lagi gunanya buat aku.” Kata Ray dengan nada dingin.


“Tapi.. tapi.. ini pasti karena istri kamu..” potong Rara masih saja menyalahkan 


“Istri? Gara gara kamu semuanya hilang. Bahkan Ale sudah akan mencerai kan aku dan mengusirku dari rumah. Aku sekarang bahkan tidak punya apa apa. Uang aku sudah kamu rampok, bahkan keluarga pun aku sudah tidak punya. Anakku pun sekarang dijauhkan dari aku, apalagi?” Rara terkesiap dengan kenyataan yang tidak seperti yang ia pikirkan. 


Walau sejujurnya ia sangat mencintai Ray, tapi tanpa adanya uang, tentu saja ia tidak bisa. Tapi ia juga teringat, ia sudah mengambil uang dalam jumlah yang sangat besar dari Ray.


“Kamu pasti berbohong! Agar aku mau melepaskanmu kan?” kata Rara dengan wajah sendu. 

__ADS_1


“Huh! Aku tidak perlu kamu untuk melepaskan aku, karena aku pun tidak ingin terikat dengan kamu. Seorang wanita ja**ng pengganggu rumah tangga orang lain. Dasar munafik! Sekarang kamu menyesalkan mengenalku, karena sekarang aku miskin?” tanya Ray dengan nada mencemooh. 


Ia tahu wanita seperti Rara tidak akan mungkin mau kalau dirinya sudah tidak memiliki uang. Tapi Ray tidak tahu kalau awalnya Rara melakukan ini karena melihat ketampanannya dan ingin bermain cinta dengan laki laki se hot Ray.


Dan ini benar benar di luar pikiran Rara. Dia tidak mungkin mengemis cinta Ray kalau kondisinya ,Ray sudah miskin seperti ini.    


“Aku akan meminta harta gono gini yang kamu miliki dengan istri kamu!” kata Rara dengan mantap. Ia akan melangkah ke kantor Ale dan memintanya dengan segera kepada Ale, supaya Ale memberinya sejumlah uang.


Rara langsung berjalan kea rah kantor Alesya dan dengan mantap dia akan meminta harta milik Ray agar diberikan kepadanya.


“Dasar wanita tak tahu malu. Sekarang kelihatan kan motif kamu itu apa? Emang kamu itu siapanya aku? Surat apa yang bisa membuktikan kalau kamu itu istri aku? Kamu hanya pemuas nafsu dari banyak laki laki maka jangan bikin kamu tambah malu dengan melakukan hal hal yang akan membuat kamu diusir keluar dari kantor itu.” Cemooh ray dengan nada sinis dan dingin membuat Rara menyurutkan langkahnya.


“Aku mencintaimu mas! Kalau kamu mau kita bisa nalik ke Batam dan bekerja disana saja! Aku akan pulang dan tidak lagi balik ke sini, gimana?” tanya Rara tanpa membalikan tubuhnya kea rah Ray, ia memejamkan matanya dan berharap supaya mantan suami siri nya itu mengiyakan maksudnya. Tapi Rara kembali sakit hati saat Ray hanya mendecih malas gara gara perkataan mantan istri sirinya itu.


“Kamu jangan bermimpi di siang bolong, karena sampai kapan pun  aku tidak akan sudi terjebak dengan perempuan macam kamu. Kamu sudah menghancurkan hidup aku, kamu wanita ja**ng kejam yang sudah menghancurkan hidup aku.” Katanya sambil menggeram.   


“Aku akan mengingat semua perkataan mu ini, Mas!  Aku akan membalasnya! Kamu lihat saja, aku akan membalasnya. Gara gara wanita tua itu kamu membuang diriku!”


“Halah!! Kmau sudah menikmati uangku yang miliaran. Paling sekali kamu memberikan servicenya kamu dapet berapa? Gak usah sok suci dan membandingkan dirimu dengan istriku ! Kamu tidak layak! Bahkan untuk seujung kukunya pun kamu tidak layak! Kalau pun Ale tidak akan menerima aku kembali, aku juga rela, tapi aku akan tetap menantinya.” Kata Ray yang membuat Rara semakin sakit hati. Dirinya berjanji pada dirinya sendiri kalau ia akan membalas kan rasa sakit hatinya itu.


“ Aku tidak akan kalah dengan istri tua kamu! Aku akan buktikan itu. Aku akan merebut perhatian setiap laki laki yang ada di dekatnya.” Kata Rara dengan nada marah yang memuncak. Rasa sakit hatinya sudah di ubun ubun, bahkan ia tidak bisa lagi berpikir rasional, dalam hati Rara ia justru membenci Alesya yang sudah membuat dirinya dipermalukan macam ini.


 .


.


.

__ADS_1


TBC


jangan lupa kasi gift yang banyak ya gengs.... like dan vote juga ya reades.. author akan lebih rajin updatenya...


__ADS_2