Berbagi Cinta : PENGKHIANATAN

Berbagi Cinta : PENGKHIANATAN
39. Berunding lagi


__ADS_3

Paramitha yang mendengarkan perkataan Ridwan langsung menginfokan semuanya kepada Zaki dan menyuruh Zaki untuk segera menjaga Ale yang hendak disakiti oleh Rara melalui tangan Ridwan.


Paramitha menetapkan gugatan cerainya itu agar cepat disahkan oleh pihak pengadilan agama. Dia merasa sudah tidak bisa menjalani hubungan bersama dengan laki-laki yang pernah membuatnya jatuh cinta beberapa puluh tahun yang lalu.


Karena pelaporan dari ibunya itu Zaki langsung menyewa seorang detektif untuk menginvestigasi segala sesuatu yang dilakukan oleh Ridwan dan apa saja yang akan dikerjakan oleh Ridwan menyangkut dengan keselamatan Ale.


Zaki sudah benar-benar tidak habis pikir dengan kelakuan ayahnya itu karena Ridwan benar-benar mengusahakan segala daya upaya untuk mengeluarkan Rara dari penjara.


Setidaknya untuk saat ini Rara bisa keluar dari penjara karena jaminan yang cukup besar dari Pak Ridwan.


Zaki juga menginfokan segala apa yang menjadi pengetahuannya saat ini kepada Ale dan juga Ray.


Karena bagaimanapun juga mereka adalah orang yang tersangkut dalam masalah Rara. Rara ingin membalas dendam kepada Ray melalui Ale, karena sepengetahuan Zaki ibunya berkata bahwa Rara menginginkan janin yang ada di dalam kandungan Ale meninggal sehingga membuat Ale stres karena kehilangan anaknya.


Ray menjadi sedikit geram dengan apa yang Rara rancangkan untuk melenyapkan Ale dan juga anak yang ada didalam kandungannya.


Ray menawarkan kepada Ale untuk tinggal di rumah bersama-sama dengan Ale dan juga Alex, Ray juga sadar walaupun dirinya belum menceraikan tapi Ale tidak mau lagi tinggal serumah dengan dirinya.


Tapi keadaan ini memaksa Ray berjaga dab untuk tetap tinggal di seputaran Ale dan juga Alex.

__ADS_1


" Sayang, percayalah sama Mas kalau kali ini Mas benar-benar hanya ingin menjaga kamu dan juga Alex. ini semua kesalahan dari Mas jadi setidaknya berikanlah Mas waktu dan juga kesempatan untuk Mas bisa menembus segalanya." kata Ray berusaha membujuk Ale agar dirinya bisa tinggal di rumah bersama dengan Ale dan juga Alex walaupun mereka tidak harus tinggal satu kamar.


" Kami sudah membawa dan menyewa banyak pengawal untuk menjaga Ale dan juga Alex, Kamu tidak usah kuatir dengan itu." sanggah Zaki dan juga Gani dengan suara kesal karena mereka menganggap bahwa itu hanya akal akalan Ray memanfaatkan situasi saja membuat laki laki itu bisa bebas masuk lagi ke dalam ranah pribadi Ale.


" Sungguh, sayang!! bahkan kalau kamu tidak mengijinkan aku untuk tidur di kamar atau tidur di dalam setidaknya izinkan aku untuk tidur diluar supaya aku bisa menjaga kamu dari lingkup rumah kamu. Mungkin pengawal-pengawal kalian juga belum tahu tentang Rara atau siapa pun yang akan disuruhnya." kata Ray dengan nada yang masih mendesak. Dia bahkan tidak peduli lagi walau dianggap melakukan tindakan yang memalukan memohon-mohon kepada Ale untuk bisa menjaga di dekat Ale dan juga Alex.


Ale yang jujur kebingungan hanya bisa memegang keningnya karena tiba-tiba Kepalanya pusing, memikirkan bahwa ada orang yang akan bertindak jahat kepada dirinya.


Tapi kemudian dia menyerah. Dia mengijinkan Ray untuk tinggal sementara di rumah bersama dengan dirinya dan juga Alex tapi dengan catatan bahwa Ray tidak akan masuk ke ranah pribadi miliknya yaitu Kamar tidurnya.


Dengan kata lain Ale berharap bahwa Ray akan tinggal di kamar lainnya sekalipun saat ini posisinya mereka berdua masih dalam ikatan sah suami istri.


" Baiklah kalau itu memang keinginanmu, tapi yang sekarang perlu dibahas adalah Rara sudah bebas dengan jaminan yang luar biasa dari ayahku, jadi siap-siap saja kamu akan mendapatkan gangguan yang ekstra lebih besar daripada kemarin." kata Zaki dengan kesal.


" Lalu kita harus berbuat apa sekarang?" tanya Ray, dia sudah tidak lagi bisa cemburu dengan posisi Zaki di rumah Ale. raih harus benar-benar bisa mengesampingkan rasa cemburunya karena yang terpenting saat ini adalah keselamatan Ale, anak yang ada di dalam kandungannya dan juga Alex.


" Detektif yang aku sewa juga tidak berhasil mendapatkan informasi apa-apa tentang bagaimana nanti ayah akan melakukan rencana jahatnya. Beruntung saja waktu itu Ibu aku ke kantor sehingga dia bisa mendengarkan bahwa Ayah sedang memiliki rencana jahat untuk menghancurkan Ale sebagai syarat mahar menikahi Rara secara sah dan menceraikan ibuku." kata Zaki dengan nada Sendu.


Ale hanya bisa menatap sakit dengan tatapan penuh rasa kasihan.

__ADS_1


" Zak, aku turut bersedih dengan kabar bahwa tante Paramita dan juga Om Ridwan harus berpisah gara-gara mantan istri siri Suamiku yang psychopath itu." kata Ale menunjukkan rasa sedihnya kepada Zaki dan juga ingin menyindir suaminya karena gara-gara suaminya berhubungan dengan wanita gila semuanya jadi runyam.


Tapi Ray hanya bisa mengangguk-anggukan kepalanya tanda dia juga setuju bahwa wanita yang pernah dinikahi secara siri itu memang sedikit gila karena terobsesi dengan dirinya.


Ray sadar bahwa dirinya itu memang tampan tapi dia juga tahu bahwa banyak sekali laki-laki tampan di luaran sana yang mungkin lebih daripada dirinya.


Bukankah dirinya saat ini hanya punya modal tampang saja dan tidak memiliki uang yang banyak yang bisa dihambur-hamburkan seperti Ayahnya Zaki.


Sebenarnya dulu pun dia tidak memiliki uang yang banyak, karena semua uang itu adalah milik Ale dan juga Alex anaknya.


Dia sudah sepakat dengan Ale pada mulanya, bahwa semua uang hasil kerja keras Mereka berdua adalah milik Ale dan juga Alex. Entah kenapa waktu itu Ray terjebak di dalam hawa nafsu setan dan menyerahkan uang yang sebetulnya adalah bukan miliknya sendiri, yang membuatnya sekarang menyesal tujuh turunan.


" Ah, Ibuku ternyata menyimpan sebuah rahasia yang yang sama sekali tidak aku ketahui, yaitu bahwa memang Ayahku itu pecandu hubungan gelap seperti ini. Dia dari dulu sudah tidak setia terhadap ibuku tapi mungkin Ibuku masih mengingat status sosial kami yang tinggi. Dan hanya itulah yang mereka pikirkan sehingga mereka bertahan dalam hubungan Toxic seperti itu. Sya, aku juga minta maaf kalau kalau pada masa yang lalu sewaktu kita menjalin hubungan, orang tuaku pernah menyakiti dan menghina kamu. Maafkan, karena aku tidak pernah tahu tentang kejadian itu. Bahkan aku tidak ada disisimu saat kamu membutuhkan dukungan karena kehilangan kedua orang tuamu secara mendadak." kata Zaki dengan sedih. Seandainya dia tahu dari dulu maka dia akan berusaha memperjuangkan hubungan nya bersama Ale, dan dirinya tidak akan mau disuruh bersekolah jauh-jauh ke Amerika. ternyata tujuan mereka mengirim dirinya ke Amerika untuk sekolah adalah sebenarnya untuk memisahkan dirinya dan juga Ale.


.


.


.

__ADS_1


TBC


__ADS_2