
Berbekal dengan apa yang dia ketahui tentang mantan istri siri dari Ray, mau tidak mau diri nya harus mengadakan rapat dengan klien dan juga Ray sebagai suami dari kliennya.
Zaki menimbang hal ini karena Kemungkinan besar dia sudah tidak memiliki harapan mendapatkan Ale. Maka dia memilih jalan terbaik untuk membuat Ale bahagia sekalipun dia harus menangis diatas bahagianya Ale.
Zaki menyadari bahwa si pelakor tidak akan mungkin pergi begitu saja dari kehidupan Ray dan Ale.
Kemungkinan besar si pelakor memiliki rencana yang buruk untuk gadis Pujaan hatinya itu. Dan untuk lebih menanamkan efek rasa bersalah kepada ada Rival nya yaitu Ray maka dia akan mengajak Ray juga kali duduk bersama dan sementara menyingkirkan rasa ketidaksukaannya kepada Ray, untuk bisa mendapatkan solusi Bagaimana caranya menyingkirkan Rara si pelakor itu. Karena kalau bisa juga dibuatnya untuk menyingkirkan Rara dari Ridwan ayahnya Zaki.
" Kenapa kamu mau ketemu aku dan Mas Ray?" katanya Ale sambil menaikkan alis tanda Dia sedang berpikir atau mencurigai sesuatu dari kelakuan Zaki yang dinilainya aneh.
" Apanya yang aneh sih? Apa karena aku juga mengundang Ray Disini? Jujur saja aku mengundang dia bukan karena aku respek sama dia tapi karena justru aku ingin memperlihatkan gara-gara dia mantan istrinya itu itu saat ini masih bercokol di Jakarta." kata Zaki yang tiba-tiba malah membuat Ray naik pitam pasalnya dia tidak mengerti apa yang menjadi korelasi dari dirinya dan juga Rara yang ternyata Belum balik ke Batam. Mengapa malah pengacara sinting di depannya itu mengatakan dirinya lah yang membuat Rara masih ada disini. tentu saja Ray tidak terima dengan kenyataan ini namun sebelum dia angkat bicara tiba-tiba istrinya itu itu sedikit membelanya.
" Maksud kamu sebenarnya apa sih, Zak? Aku nggak ngerti kenapa dengan keberadaan mantan istri muda yang tidak pernah aku setujui itu dengan mas Ray?" kernyitnya bingung.
" jadi gini dua malam yang lalu aku berada di sebuah klub malam eksklusif disana aku menemukan 1 orang yang berpakaian tidak layak disebut pakaian dan dia ternyata sedang mencari mangsa di di klub malam eksklusif itu. Tau nggak siapa wanita itu?" Tanya Zaki dengan nada enteng. tapi bagi Zaki yang mengesalkan adalah kedua orang di hadapannya itu menggelengkan kepala secara bersama-sama. kompak bener kalau mau nunjukin kekompakannya!! batin Zaki sambil menengok ke arah yang lain.
" Wanita itu adalah pelakor di dalam rumah tangga kalian yaitu istri muda kamu! Alias mantan madumu, Sya!" Jelas Zaki dengan kesal.
" Hah? Lha apa hubungannya dengan aku?" tanya Ray dengan nada yang tinggi karena dia merasa bahwa Zaki ingin menggosok-gosokin Ale supaya Ale kembali Curiga dengan dirinya bahwa Rara saat ini masih ada dan masih menjalin hubungan dengannya.
__ADS_1
" Lagian aku benar benar sudah tidak memiliki hubungan dengannya dan itu bisa dibuktikan kan dengan rekaman CCTV di rumah karena aku tidak pernah keluar rumah. Saat ini kan, aku masih bekerja di rumah sambil menunggui apa Jordan yang masih belum sehat betul." lanjutnya lagi dengan nada tidak terima dituduh oleh Zaki, rivalnya itu.
Ale yang tidak mengerti dengan jalan pemikiran Zaki saat ini memandangi Zaki dengan tatapan bertanya-tanya sebenarnya apa sih yang mau Zaki katakan?
" aku tidak menuduh kamu makan aku sudah tahu siapakah mangsa Rara selanjutnya! yang kau maksudkan adalah kalian berdua harus berhati-hati karena aku yakin orang itu pasti memiliki ratusan ribu cara untuk membuat kalian terpisah menyedihkan! kalau kamu yang kena masalah sih aku tidak peduli Yang aku khawatirkan saat ini adalah keselamatan Ale apalagi dia saat ini masih mengandung anak kami!" perkataan Zaki yang terakhir itu membuat Ali menjadi kesal dia memutar bola matanya sambil melengos ke arah yang lain. Tapi yang lebih gawat adalah respon dari Ray yang marah ketika Zaki mengatakan hal itu walaupun Zaki mengucapkannya dengan nada bercanda.
" Jaga omongan kamu ya !!! Dia itu masih sah istriku. Jadi tidak mungkin kalau anak yang ada di dalam kandungan Ale adalah anak kamu. Ale tidak mungkin melakukan hal-hal yang pernah aku lakukan. Memang aku bersalah!! Aku ini bej*t !! Tapi Ale tidak akan pernah mengikuti apa yang aku lakukan sama dia." kata Ray meradang. Namun dengan satu usapan tangan Ale yang mampir di lengannya, membuat kemarahannya yang meluap itu seketika sirna.
" Cmon Zak!! Janganlah kamu memperkeruh suasana. Walaupun aku sudah menaruh surat gugatan cerai kepada Mas Ray tapi bukan berarti bahwa kamu bisa mengatakan hal yang tidak-tidak!" kata Ale dengan tatapan mata tajam kepada pengacaranya itu.
" Maaf .. maaf, aku hanya bercanda. Walaupun kamu sendiri pasti tahu kalau aku tidak keberatan menjadi ayah dari anak-anakmu dan menunggumu sampai siap membuka hati untukku." katanya dengan nada sendu, sehingga Ale tidak bisa lebih marah kepada Zaki melihat apa yang sudah dia korbankan untuk membantu dirinya dan juga anak-anaknya.
" Oke, jadi menurut kamu si pelakor itu sedang bersiap-siap untuk membalas dendam? Kenapa harus membalas dendam ? Bukannya uang aku malah di bawa lari sama dia rumah dan tanah sertifikat nya aja sudah berubah menjadi nama Rara? Lalu kenapa dia harus balas dendam?" tanya Ale dengan nada tidak mengerti. Bukankah korban disini adalah dirinya? karena gara-gara si pelakor itu rumah tangganya hancur. Gara-gara penjebakan itu suaminya malah celup-celup sama wanita lain. Gara-gara si pelakor itu kemungkinan anak yang ada di dalam kandungannya tidak akan menikmati kasih sayang seorang ayah. Lalu kenapa malah si pelakor itu balas dendam sama dirinya!
" Ya karena laki-laki inilah! Si pelakor itu pasti tidak akan rela kalau dia kehilangan mangsa buruannya! bukankah begitu Tuan Ray?" katanya dengan nada sarkas. kali ini raya hanya menundukkan kepalanya, Dia sedang berpikir.
" Padahal aku sudah tidak memiliki harta apapun yang bisa di ambil oleh nya. Bukankah semua harta aku adalah milik Ale dan juga Alex serta anak yang ada di dalam kandungan Ale?! Aku bahkan tidak berhak sedikitpun atas semuanya itu biarlah semuanya dinikmati oleh Ale dan anak-anakku! Masalah diriku tidak usah dipikirkan karena aku sudah bekerja, bahkan nanti hasil kerjaku pun akan kuberikan kepada istri dan anak-anakku. Jadi sudah tidak ada lagi uang yang bisa dimanfaatkan si pelakor untuk berfoya-foya kan? Bagaimana bisa dia masih tetap mempertahankan hubungan yang tidak bisa menguntungkan si pelakor?" tanyanya dengan nada dingin kepada Zaki.
.
__ADS_1
.
.
TBC
Kasih gift yang banyak. Thor akan crazy up. Kalau gak ya, up 2x saja di jam sebelum makan siang dan menjelang pulang kantor ya. Makasih!!!
Promo cerita:
Hai readers.. jangan lupa untuk cek karya thor yang ini ya...
❤difavoritkan
🧡dilike
💙dikasih gift
💚Bintang 5 juga
__ADS_1
💛Jangan lupa votenyaaa🤣makasih