Berdamai Dengan diri sendiri

Berdamai Dengan diri sendiri
Revisi cemburu


__ADS_3

Disaat vio sedang asyik mengompres Alvin.


Tiba tiba Hendrik masuk kedalam kelas


" Gak usah sok mesra , ini sekolah bukan


tempat pacaran" ucap Hendrik.


Vio yang tak memperdulikan ucapan hendrik sibuk mengompres Alvin .


Sampai para sahabat nya masuk kelas.


" Eh ini pesanan lo" ucap Dinda


sambil memberikan bawaan nya .


"Eh gimana luka lo udah baikan belum" ucap


Dinda.


" Udah lumayan kok" sahut alvin.


Vio membuka bungkus mie dan air mineral


" Yuk makan dulu Vin" ucap Vio


" Suapin boleh gak?" tanya Alvin


Vio yang merasa bersalah pada Alvin akhirnya mengiyakan ucapaan Alvin.


Akhirnya Viola pun menyuapi Alvin , sementara Hendrik yang tidak suka melihat kejadian tersebut .


Selalu menggerutu di belakang .


Tak lama kemudia bel berbunyi , para siswa masuk kekelas diikuti dengan guru.


Alvin yang memilih untuk duduk di sebelah vio.


Dan pelajaran pun dimulai , pelajaran berjalan baik.


Vio yang suasana hatinya mulai membaik pun , menjadi fokus menangkap pelajaran yang diberikan.


Berbeda dengan Hendrik yang duduk dibelakang , Hendrik selalu menatap ke arah Alvin dan viola


Hendrik yang terbakar cemburu melihat Alvin duduk di sebelah vio.


Menjadi tidak fokus belajar.

__ADS_1


Dan tiba lah pelajaran telah berakhir .


Bel pun berbunyi , para siswa keluar kelas.


Alvin melihat Vio membereskan buku nya dan bergegas keluar bersama sahabat vio.


Alvin pun mengikuti vio dan berkata,


"Vio boleh gak aku antar kamu pulang"


Vio yang awal nya ragu , tapi mengingat kejadian tadi vio jadi berpikir.


Ditambah dukungan dari para sahabat sahabat nya.


Akhirnya vio menyetujui ajakan Alvin.


Alvin yang senang karna vio menyetujui ajakannya , Alvin pun langsung mengajak vio kearah parkiran untuk mengambil motor Alvin


Vio pun pamit kepada sahabat nya lalu mengikuti Alvin menuju parkiran.


Setelah sampai di parkiran Alvin mengeluarkan motor nya dari antara motor lainnya.


" Yuk naik vio " ucap Alvin


Viola pun naik , namun karena memang motor


jadi membuat posisi duduk vio agak sedikit dekat dengan Alvin.


" Pegangan Vi , entar jatoh" ucap Alvin


Viola yang awalnya ragu tapi karna vio juga


takut jatuh terpaksa vio memeluk Alvin.


Lalu Alvin pun menancap gas motornya


Ketika keluar gerbang Hendrik melihat viola dan Alvin sedang boncengan.


Dengan posisi vio memeluk Alvin.


Hendrik semakin marah terbakar cemburunya


Setelah berapa menit kemudian , vio dan Alvin


sampai di depan kost vio.


Viola pun turun dan mengucapkan terimaksih

__ADS_1


atas bantuan Alvin satu hari ini.


Alvin hanya tersenyum dan pamit pulang.


Setelah melihat Alvin sudah pulang , vio


pun masuk kekost dan bersiap untuk berangkat kerja seperti rutinitas vio biasanya.


Tiba tiba vio di kejutkan dengan suara ketukan pintu kost nya.


"Tuk tuk tuk " ketukan pintu


Viola yang mendengar ketukan langsung


berlari dan membuka pintu.


Saat viola membuka pintu viola kaget saat


yang ditemui di pintu adalah Hendrik.


" Prakk... " Hendrik spontan menampar vio


Viola yang kaget dengan kejadian itu spontan menangis sambil memegang pipi nya.


" Udah berapa kali gue bilang , lo gak boleh


dekat sama cowo lain ." ucap Hendrik


Kini hendrik sambil mencekik leher vio.


Vio hanya menangis sambil menarik tangan Hendrik agar segera melepaskan cekikan itu.


Hendrik yang tiba tiba sadar atas perbuatanya


Lalu memeluk vio dan meminta maaf


Namun vio yang sudah ketakutan , tak berhenti menangis dan melepaskan pelukan Hendrik.


 


" Gue minta maaf vi " gue kebawa emosi


 


Vio yang masih syok akan kejadian itu hanya


menangis dan tak menjawab.

__ADS_1


__ADS_2