
Setelah Hendrik puas mandi dikolam , Hendrik pun menyudahi mandi nya .
Sebelum kembali kekamar penginapan , Hendrik singgah ke kantin dan memesan nasi goreng 2 , jagung bakar 2 dan teh susu 2.
Setelah pesanan nya siap , Hendrik membayar makanan dan membawa pesanannya kekamar.
" sayang bukain pintu dong" Hendri teriak
Vio yang sedang asik menonton tv lari membuka pintu.
" Kok Bawak makanan " ucap Vio
" Emang kamu gak laper apa? Perut aku
udah laper ni karna mandi " ucap hendri
Vio mengambil talam yang berisi makanan dari tangan Hendrik. dan meletakkan di meja
" Ya sudah kamu ganti baju sana , biar
langsung makan " ucap Vio
Setelah ganti baju Hendrik pun mengajak vio
makan , dan mereka pun makan .
Setelah selesai makan Hendrik yang kekenyangan bersandar di kursi sambil mengelus elus perut nya yang mulai membuncit.
" Udah kenyang kan? tapi jangan
langsung tidur dulu ya . tunggu nasi nya
turun dulu " ucap Vio mengingat kan
" iya lagian siapa juga yang mau tidur,
aku masih mau ngomong ngomong
sama kamu " ucap Hendrik
Vio yang mendengar jawaban Hendrik berjalan meninggalkan Hendrik dikursi dan menuju tempat tidur .
" Lah katanya gak boleh tidur , kamu
sendiri tidur " ucap hendrik kesal
" Siapa yang tidur aku mau lanjut nonton
tv . Tuh film ku belum selesai" ucap
vio menunjuk ke arah tv.
__ADS_1
Hendrik hanya memperhatikan vio yang sedang asik menonton tv sambil tersenyum
Setelah perut Hendrik terasa mulai longgar Hendrik mematikan lampu dan naik ketempat tidur.
Hendrik pun duduk disamping vio dan bersandar di pundak vio.
Entah kenapa berada di satu ruangan yang hanya ada Hendrik dan dirinya , tak membuat
vio takut sedikit pun . Walapun Hendrik termasuk orang baru dihidup vio.
Hendrik duduk sambil bersandar di pundak vio sambil menonton tv.
" Eh kok jadi kamu yang nyender , harusnya
aku dong " ucap Vio
" Hm bilang aja kamu mau mesra mesra an
Sama aku " ucap Hendrik menggoda.
Vio yang mendengar ucapan Hendrik Kini wajah nya berubah menjadi merah .
" Baru gitu udah merah aja tuh muka "
ucap Hendrik
" Ah udah doong hen" ucap Vio yang
kesal selalu di goda Hendrik.
Dan mencium vio dengan sangat lembut.
Vio pun membalas ciuman Hendrik.
Lalu Hendrik menyusupkan tangan nya dibalik
baju vio , vio yang awalnya kaget dan menepis tangan Hendrik.
Namun Hendrik yang mencoba lagi sambil memeluk vio.
Pertahanan vio pun runtuh , vio yang juga sangat menikmati hal itu ikut terbuai didalamnya.
Tak cukup sampai disitu , Hendrik melihat Vio tak ada perlawanan lagi mulai melanjutkan aksi nya lagi.
" Cuman dengan cara ini lo bakalan
bertekuk lutut sama gue. Lo gak akan
ninggalin gue bahkan semena mena sama
gue " gumam Hendrik dalam hati
Hendrik kembali mendaratkan ciuman dan kembali memeluk vio.
Vio yang merasa nikmat mencoba mengimbangi ciuman Hendrik.
Lalu Hendrik kembali menyusupkan tangan nya dibalik baju vio , vio hanya tersenyum sambil melanjutkan ciumannya.
Kemudia Hendrik merebahkan badan vio di tempat tidur dan kembali mencium nya , kembali ketekad awal Hendrik yang ingin membuat vio bertekuk lutut kepada Hendrik.
Hendrik melecuti semua pakaiannya , vio yang heran melihat Hendrik membuka semua bajunya . kaget dan menjauhkan diri dari Hendrik
Hendrik pun menghampiri vio dan memeluk nya , awalnya vio berontak lama kelamaan dia pun luluh
__ADS_1
" Aku janji bakalan tanggung jawab" bisik
Hendrik kepada vio
" Aku gak bisa hen , ini gak bener" ucap Vio
" Aku janji sayang aku bakalan tanggung
jawab . Pulang dari sini aku bakal ngenalin
kamu ke orang tua aku " ucap Hendrik
sambil menatap vio
Vio yang menjadi Luluh kemudian mengangguk pelan.
Hendrik kembali mencium vio dan memeluknya kemudian membuka pakaian vio satu persatu .
Vio yang malu menutupi badannya dengan tangannya.
" enggak papa sayang , percaya sama aku" ucap
Hendrik meyakinkan
Hendrik kembali mencium vio dan mulai menggerayangi vio.
Karna sudah tak tahan lagi , Hendrik pun menjalankan tujuan utamanya.
Karena ini pengalaman pertama untuk vio
vio yang meringis kesakitan saat suatu benda masuk ke pemilikannya.
Namun Hendrik yang sudah lihai dalam hal itu mengerti , dan kembali mencium vio agar tidak terasa begitu sakit.
Setelah 5 menit akhirnya pertahanan vio berhasil dibobol.
Sambil meneteskan air mata hilang sudah keperawanan vio.
Hendrik yang merasa dia sudah berhasil tersenyum .
" Kamu gak usah takut aku pasti tanggung
jawab " ucap Hendrik meyakinkan vio
Vio yang masih syok karna hal itu terjadi , vio yang merasa gagal menjaga harga diri nya. Namun disatu sisi vio pun menikmatinya bahkan ingin merasakan nya lagi.
Vio pun beranjak ke kamar mandi dan mandi
setelah merasa badan nya kotor dan lengket
setelah mandi vio pun kembali ke tempat tidur dan memeluk Hendrik seolah takut kehilangan Hendrik setelah apa yang terjadi barusan.
Hendrik yang mengerti dengan sikap vio
pun memeluk vio .
Akhirnya malam itu mereka bercinta sampai 2 kali
sampai mereka lelah dan tertidur .
__ADS_1