Berdamai Dengan diri sendiri

Berdamai Dengan diri sendiri
Revisi menghilang lah


__ADS_3

Setelah menyantap makanan nya Tanpa menyisakan makanan sedikit pun , vio yang sudah merasa kenyang pun diam.


Sembari menunggu Alvin selesai makan.


Setelah mereka berdua selesai makan , Alvin pun membayar makanan dan Mereka pergi dari tempat tersebut.


" Kita mau kemana lagi?" ucap Alvin


" Terserah kamu aja " ucap Vio


" Gimana kalau kita ke taman?" ucap Alvin


" Boleh " sahut vio singkat


Mereka pun pergi menuju taman , sesampainya ditaman mereka masuk dan mencari tempat duduk kosong.


Mereka pun berbincang bincang , Alvin merasa ini waktu yang tepat untuk mengungkap kan perasaan nya .


" Vio gue boleh ngomong sesuatu gak" ucap


alvin


" Idih lebay banget lo mau ngomong aja


pake ijin , udah ngomong aja" ucap Vio


" Vio sebenarnya gue udah lama banget


mendam perasaan sama lo vi , dan gue


rasa ini waktu yang tepat buat gue


ngomong.


Lo mau gak jadi pacar gue ?" ucap Alvin


Sontak vio kaget mendengar ucapan Alvin karena vio yang sudah menganggap Alvin sebagai sahabat bahkan sebagai Abang.


Vio tak tau bahwa Alvin memendam rasa selama ini. Vio bingung harus menjawab apa.


Karena memang vio tidak ada perasaan apa pun terhadap Alvin


Hanya satu nama yang sampai saat ini ada dihati vio yaitu Hendrik.


 


" Maaf sebelum nya gue gak bisa,Gue udah


anggap lo kayak kakak gue Vin " ucap Vio


" Oh yaudah Vi gak papa kok , gue ngerti


setidaknya gue udah lega udah ungkapin


nya " ucap Alvin menyembunyikan


perasaan kecewa nya.


"Lo gak papa kan Vin ,kita masih bisa

__ADS_1


temenan kan?" ucap Vio ragu


" Pasti nya kita akan selalu temenan


sampai kapan pun " ucap Alvin


meyakinkan vio . walaupun dada Alvin


merasa sakit mendengarkan kata teman


 


Vio dan Alvin pun kembali menikmati suasana taman yang semakin sore semakin ramai.


Akhirnya mereka pun memutus kan untuk pulang.


Vio yang mulai memikirkan Hendrik , vio mulai berpikir dimana Hendrik sekarang , lagi ngapain ? sama siapa? membuat vio tak fokus.


Tak lama kemudian vio dan Alvin sudah sampai dikost , karena hari sudah mulai sore Alvin pun ijin pamit.


Alvin yang merasa kecewa atas jawaban vio ingin cepat menghindar dari vio untuk menghilangkan rasa kecewa nya.


Selepas kepulangan Alvin , vio pun masuk kekost .


Vio yang masih memikirkan Hendrik kembali mengecek ponsel nya , berharap ada pesan dari Hendrik


Namun hasil nya nihil , vio pun memutuskan mandi Karna badan nya sudah sangat lengket.


Setelah mandi dan berpakaian vio pun membuka buku pelajaran , dan mulai belajar.


Vio yang menyadari akhir akhir ini dia jarang belajar, karna semua pikiran dan tenaga nya terkuras untuk memikirkan lelaki itu.


Vio menyusun jadwal pelajaran untuk besok , setelah siap vio melihat buku nya ternyata ada tugas yang belum dia kerjakan.


Vio pun beranjak dari kost nya untuk membeli polis di percetakan depan gang nya.


Vio pun berjalan melewati rumah Hendrik , mata vio merilik liriki kearah rumah Hendrik.


seolah olah mencari sesuatu.


Namun tak kunjung menemukan yang di cari nya , vio pun melanjutkan langkah nya .


Tiba didepan gang vio melihat motor berlaku dengan cepat dan vio melihat Hendrik yang sedang boncengan denga wanita.


Dimana wanita itu memeluk Hendrik dengan sangat kuat seolah olah takut kehilangan Hendrik


Vio kembali memastikan bahwa itu Hendrik , dan vio hafal betul plat motor Hendrik.


Vio masih menatap kearah motor tersebut sampai motor tersebut berlalu


dan lagi lagi pertahanan vio runtuh , vio meneteskan air mata .


Vio berlari kecil menuju percetakan setelah membeli yang diperlukan vio mempercepat langkahnya untuk kembali kekost.


" Ini balasan mu hen dari semua yang udah


kamu lakuin ke aku? Pantes kamu hilang


seolah olah hilang di telan bumi. Ternyata

__ADS_1


kamu sibuk dengan wanita baru mu" ucap


Vio sambil berjalan dan lagi lagi menangis.


Sesampai nya di kost vio semakin menjadi jadi menangis.


Vio yang merasakan sangat kecewa dan merasa sangat sesak vio merasa dia sudah hancur dan merasa bodoh selama ini dengan mudah nya percaya dengan laki laki yang baru di kenalnya.


Vio Memutar musik dari ponsel nya , untuk sedikit menenangkan hati nya.


Vio memutar lagu "Ingin Hilang ingatan"


Menghilanglah dari kehidupanku


Enyahlah dari hati yang telah hancur


Kehadiran sosokmu kian menyiksaku


Biarkan disini ku menyendiri


Pergilah bersamanya disana


Dengan dia yang ada segalanya


Bersenang senanglah sepuasnya


Biarkan disini ku menyendiri


Terlintas keinginan tuk dapat


Hilang ingatan agar semua terlupakan


Dan ku berlari sekencang kencangnya


Tuk melupakanmu yang telah berpaling (yang telah berpaling)


Disini


Kembali


Kau hadirkan ingatan yang seharusnya ku lupakan


Dan ku hancurkan adanya


Disini


Kembali


Kau hadirkan ingatan yang seharusnya ku lupakan


Dan ku hancurkan adanya


Letih, disini


Ku ingin hilang ingatan


Letih, disini


Ku ingin hilang ingatan

__ADS_1


Letih, disini…


Kembali air mata vio menetes , lagu yang benar benar pas untuk suasana hati vio saat ini.


__ADS_2