
Setelah menyantap makanan nya Tanpa menyisakan makanan sedikit pun , vio yang sudah merasa kenyang pun diam.
Sembari menunggu Alvin selesai makan.
Setelah mereka berdua selesai makan , Alvin pun membayar makanan dan Mereka pergi dari tempat tersebut.
" Kita mau kemana lagi?" ucap Alvin
" Terserah kamu aja " ucap Vio
" Gimana kalau kita ke taman?" ucap Alvin
" Boleh " sahut vio singkat
Mereka pun pergi menuju taman , sesampainya ditaman mereka masuk dan mencari tempat duduk kosong.
Mereka pun berbincang bincang , Alvin merasa ini waktu yang tepat untuk mengungkap kan perasaan nya .
" Vio gue boleh ngomong sesuatu gak" ucap
alvin
" Idih lebay banget lo mau ngomong aja
pake ijin , udah ngomong aja" ucap Vio
" Vio sebenarnya gue udah lama banget
mendam perasaan sama lo vi , dan gue
rasa ini waktu yang tepat buat gue
ngomong.
Lo mau gak jadi pacar gue ?" ucap Alvin
Sontak vio kaget mendengar ucapan Alvin karena vio yang sudah menganggap Alvin sebagai sahabat bahkan sebagai Abang.
Vio tak tau bahwa Alvin memendam rasa selama ini. Vio bingung harus menjawab apa.
Karena memang vio tidak ada perasaan apa pun terhadap Alvin
Hanya satu nama yang sampai saat ini ada dihati vio yaitu Hendrik.
" Maaf sebelum nya gue gak bisa,Gue udah
anggap lo kayak kakak gue Vin " ucap Vio
" Oh yaudah Vi gak papa kok , gue ngerti
setidaknya gue udah lega udah ungkapin
nya " ucap Alvin menyembunyikan
perasaan kecewa nya.
"Lo gak papa kan Vin ,kita masih bisa
__ADS_1
temenan kan?" ucap Vio ragu
" Pasti nya kita akan selalu temenan
sampai kapan pun " ucap Alvin
meyakinkan vio . walaupun dada Alvin
merasa sakit mendengarkan kata teman
Vio dan Alvin pun kembali menikmati suasana taman yang semakin sore semakin ramai.
Akhirnya mereka pun memutus kan untuk pulang.
Vio yang mulai memikirkan Hendrik , vio mulai berpikir dimana Hendrik sekarang , lagi ngapain ? sama siapa? membuat vio tak fokus.
Tak lama kemudian vio dan Alvin sudah sampai dikost , karena hari sudah mulai sore Alvin pun ijin pamit.
Alvin yang merasa kecewa atas jawaban vio ingin cepat menghindar dari vio untuk menghilangkan rasa kecewa nya.
Selepas kepulangan Alvin , vio pun masuk kekost .
Vio yang masih memikirkan Hendrik kembali mengecek ponsel nya , berharap ada pesan dari Hendrik
Namun hasil nya nihil , vio pun memutuskan mandi Karna badan nya sudah sangat lengket.
Setelah mandi dan berpakaian vio pun membuka buku pelajaran , dan mulai belajar.
Vio yang menyadari akhir akhir ini dia jarang belajar, karna semua pikiran dan tenaga nya terkuras untuk memikirkan lelaki itu.
Vio menyusun jadwal pelajaran untuk besok , setelah siap vio melihat buku nya ternyata ada tugas yang belum dia kerjakan.
Vio pun beranjak dari kost nya untuk membeli polis di percetakan depan gang nya.
Vio pun berjalan melewati rumah Hendrik , mata vio merilik liriki kearah rumah Hendrik.
seolah olah mencari sesuatu.
Namun tak kunjung menemukan yang di cari nya , vio pun melanjutkan langkah nya .
Tiba didepan gang vio melihat motor berlaku dengan cepat dan vio melihat Hendrik yang sedang boncengan denga wanita.
Dimana wanita itu memeluk Hendrik dengan sangat kuat seolah olah takut kehilangan Hendrik
Vio kembali memastikan bahwa itu Hendrik , dan vio hafal betul plat motor Hendrik.
Vio masih menatap kearah motor tersebut sampai motor tersebut berlalu
dan lagi lagi pertahanan vio runtuh , vio meneteskan air mata .
Vio berlari kecil menuju percetakan setelah membeli yang diperlukan vio mempercepat langkahnya untuk kembali kekost.
" Ini balasan mu hen dari semua yang udah
kamu lakuin ke aku? Pantes kamu hilang
seolah olah hilang di telan bumi. Ternyata
__ADS_1
kamu sibuk dengan wanita baru mu" ucap
Vio sambil berjalan dan lagi lagi menangis.
Sesampai nya di kost vio semakin menjadi jadi menangis.
Vio yang merasakan sangat kecewa dan merasa sangat sesak vio merasa dia sudah hancur dan merasa bodoh selama ini dengan mudah nya percaya dengan laki laki yang baru di kenalnya.
Vio Memutar musik dari ponsel nya , untuk sedikit menenangkan hati nya.
Vio memutar lagu "Ingin Hilang ingatan"
Menghilanglah dari kehidupanku
Enyahlah dari hati yang telah hancur
Kehadiran sosokmu kian menyiksaku
Biarkan disini ku menyendiri
Pergilah bersamanya disana
Dengan dia yang ada segalanya
Bersenang senanglah sepuasnya
Biarkan disini ku menyendiri
Terlintas keinginan tuk dapat
Hilang ingatan agar semua terlupakan
Dan ku berlari sekencang kencangnya
Tuk melupakanmu yang telah berpaling (yang telah berpaling)
Disini
Kembali
Kau hadirkan ingatan yang seharusnya ku lupakan
Dan ku hancurkan adanya
Disini
Kembali
Kau hadirkan ingatan yang seharusnya ku lupakan
Dan ku hancurkan adanya
Letih, disini
Ku ingin hilang ingatan
Letih, disini
Ku ingin hilang ingatan
__ADS_1
Letih, disini…
Kembali air mata vio menetes , lagu yang benar benar pas untuk suasana hati vio saat ini.