
Bel berbunyi para murid pun berhamburan masuk kelas dan duduk di bangku masing masing.
yang biasanya vio duduk di sebelah hendrik,
kini Yeyen yang duduk di sebelah vio.
Vio pun melirik lirik ke seluruh sudut ruangan berharap menemui yang dicari.
Vio kaget melihat Hendrik duduk dengan nita.
Nita Velove
Nita Velove adalah salah satu murid yang populer di kalangan sekolah.
Kecantikan Nita yang bisa membius seluruh orang yang melihat nya.
Nita yang sedari dulu sudah mengejar ngejar Hendrik , merasa bangga kini hendrik duduk disamping nya.
Vio melihat pemandangan itu pun segera mengalihkan tatapan nya.
Tak lama kemudian guru pun masuk , vio berusaha se fokus mungkin untuk mendengar kan pelajaran yang diberikan guru nya.
Bel pun berbunyi pertanda jam istirahat
Seperti biasa vio dan sahabat nya pun bergegas ke kantin .
Sesampai nya di kantin vio dan sahabatnya memesan makanan dan menunggu di meja.
" Nyet gue perhatiin lo sama Hendrik diem
diem an ?" Tanya Dinda
" Oh iya kita udah putus" ucap Vio santai
Brakk... Maria memukul meja semua perhatian menuju Maria
" Gila lo ngapain lo mukul meja , buat malu
aja. Liat tu semua pada liatin kita" ucap Vio
" Lo tu yang gila , masa lo putus sama
hendrik. " ucap Maria lalu duduk.
" Iya nyet kok bisa putus , perasaan
__ADS_1
kemarin nempel banget" ucap Yeyen
" Gak papa mungkin kita gak jodoh" ucap
vio singkat.
Teman teman vio hanya ber oh ria .
Tak lama kemudian pesanan mereka pun datang. Mereka pun melanjutkan makan.
Hendrik yang berada tak jauh dari meja makan vio , hanya menatap vio dari kejauhan.
Hendrik ingin sekali duduk disamping vio , namun mengingat mereka sudah putus rasa nya gak mungkin untuk Hendrik dekat dengan vio.
Ditambah lagi watak vio yang keras kepala membuat Hendrik enggan mendekati vio.
Setelah selesai makan dan membayar makan vio dan sahabatnya pun kembali kekelas.
Saat tiba dikelas vio melihat Alvin sudah duduk dibangku vio
" Eh dari kantin ya" ucap Alvin
" Iya lo gak ke kantin ?" tanya vio
Vio ber- ohh ria.
Vio pun duduk disamping Alvin , dan mereka mulai bercerita dan bercanda bersama sama.
Hendrik yang tiba tiba masuk kelas melihat pemandangan tersebut Hendrik geram dan mengepal tangan .
Ingin sekali dia menonjok wajah Alvin , tapi dia kembali sadar bahwa dia bukan siapa siapa lagi untuk vio.
Hendrik pun berjalan menuju tempat duduk nya , vio melihat ke arah Hendrik dia pun menunduk .
" Kuat kan aku tuhan , aku pasti bisa "
gumam vio dalam hati .
Tak lama kemudian bel pun berbunyi para murid kembali masuk kekelas.
Alvin pun segera kembali ke tempat duduk nya dan Yeyen kembali duduk di samping vio.
Pelajaran pun dimulai , vio mencoba fokus.
Setelah pelajaran berlangsung lama akhirnya bel pun berbunyi menandakan pelajaran berakhir.
__ADS_1
Seperti biasa vio pun bergegas pulang dan siap siap menuju tempat kerja.
Vio pun mempercepat langkahnya menuju kost kost an nya.
Vio berjalan didepan rumah Hendrik.
Vio kaget melihat Nita ada dirumah Hendrik
Nita yang sedang duduk duduk di teras rumah Hendrik dengan Hendrik.
Nita dan Hendrik yang tampak senang dan sesekali tertawa .
Vio melanjutkan langkah nya dan tak terasa air mata telah jatuh di pipi nya .
Dia pun masuk kedalam kost dan menangis sejadi jadi nya dikamar nya.
" Kuat kan aku tuhan , aku yang telah
memutuskan hubungan ini . Seharusnya
aku sudah siap menanggung segala resiko
nya.
Aku gak boleh gini terus aku harus bangkit ,
aku harus fokus" Ucap Vio memberi
semangat pada dirinya.
Vio pun bersiap berangkat kerja dan berjalan menuju tempat kerja nya.
Vio berjalan kembali melewati rumah Hendrik melihat Nita Dan Hendrik masih duduk bersama.
" Ini yang kamu bilang setia Hendrik , ini yang kamu bilang berubah . Segampang itu kamu ganti kan aku dengan dia" Gumam vio dalam hati sambil mempercepat langkah nya
Hendrik melihat Vio berjalan menunduk , Hendrik tersenyum sinis.
" Udah gue peringat kan vio lo gak bakal
bisa hidup tenang setelah ini. Gue tau lo
masih sayang sama gua." ucap Hendrik
dalam hati sambil menatap vio
__ADS_1