Berdamai Dengan diri sendiri

Berdamai Dengan diri sendiri
Revisi tak ingin berpisah


__ADS_3

Vio dan sahabat nya pun masih dalam posisi melow Melow an.


Tak lama kemudian bel berbunyi .


Mereka pun berjalan masuk menuju kelas , pelajari pun di mulai.


Setelah proses belajar mengajar selesai


bel berbunyi mengakhiri proses belajar.


" Nyet jadi Lo entar mau cari kost an dimana


Kita ikut ya " ucap Dinda


" Iya kita ikut ya plis" ucap Yeyen yang


menghampiri bangku vio


" Enggak ngerepotin ni?" ucap Vio pelan


" Sejak kapan ada kata ngerepotin di kamus


persahabatan kita" ucap Maria dengan


nada yang sedikit meninggi


" Gue cuman gak mau ngerepotin kalian"


ucap Vio dengan nada bersalah


" Udah gak usah dengerin kata kata Maria


nyet , dia kan kalau ngomong emang gitu.


Asal nyeplos aja" ucap dinda


" Ya sudah ayok , nunggu apa lagi kata nya


mau cari kost vio" ucap memecahkan


keheningan .


Vio dan para sahabat nya pun bergegas keluar dari kelas , dan berjalan menuju gerbang.


Belum sampai di gerbang mereka di kaget kan dengan suara teriakan.


" Vio...." ucap Alvin teriak dengan suara


yang keras.


Sontak mereka menoleh kebelakang mencari sumber suara tersebut.


Alvin berlari kecil menuju ke arah vio dan sahabat sahabat nya .

__ADS_1


" Vio kita jadi kan cari kost kost an kamu


yang baru" ucap Alvin


" Enak aja! Enggak bisa kita yang bakalan


temenin vio cari kost an baru. enggak usah


cari cari kesempatan deh" ucap Maria


" Ih Lo itu apaan sih mar , main ambil


keputusan sendiri aja. Biar vio yang


nentuin " ucap Dinda


" Iya ni kebiasaan banget emang. Dasar


cewe bar bar huuft" ucap Yeyen


" Eh kok malah jadi ribut sih , ya sudah


mending gue cari kost an sendiri aja deh"


ucap Yeyen dengan nada kesal karena


melihat para sahabat nya yang sibuk


beradu mulut


" Tuh kan gara gara Lo sih" ucap Dinda


" Gara gara Lo lah" ucap Maria


" Gara gara Lo"


" Gara gara Lo"


Sontak perdebatan mereka menjadi bahan tontonan siswa yang berada disekitar mereka.


Vio yang menyadari dirinya dan sahabat nya menjadi bahan tontonan pun semakin geram.


" Fix gue cari kost an sendiri aja " ucap Vio


sambil berjalan meninggalkan mereka.


Tangan Alvin pun refleks menarik tangan vio.


" Kita cari kost nya bareng bareng ya"


ucap Alvin memohon sambil menatap


mata vio

__ADS_1


" So sweet banget" ucap Yeyen



" Ehemm hmm plis jangan cari cari


kesempatan deh , waktu nya gak pas"


ucap Maria memecahkan keheningan.


Vio sadar dan menarik kembali tangan nya


vio yang sedari tadi di tatap oleh Alvin menjadi malu dan vio pun tertunduk .


" Ya udah kita bareng bareng aja ya cari


kost nya , kan kalau rame rame enak


ucap Vio


" Ya udah yuk cabut " ucap Dinda



" Tapi motor lo gimana" ucap Vio



" Tenang aja kan bisa dititipin di


sekolah , ya udah ayok kita cari


entar keburu sore" ucap Alvin


Mereka pun pergi menyelusuri jalan , masuk dari gang ke gang untuk mencari kost an.


Tidak terlalu sulit sebenar nya untuk mencari kost kost an untuk vio.


Mengingat bahwa daerah vio memang daerah kost kost an untuk anak sekolah perantau.


Mereka pun mendapat kan satu kamar kost kost an kosong.


Harga kost nya pun sesuai dengan yang vio cari , tempat nya sederhana , nyaman , aman , dan pasti nya tidak jauh ke sekolah.


Vio hanya perlu berjalan sekitar 5 menit ke sekolah.


Setelah melihat kondisi kost baru nya dan deal dengan harga nya.


Vio membayar uang kost dan vio pun menyatakan keinginannya kepada ibu kost agar kost kost an nya ditempati sekarang juga dengan alasan di kost yang lama sudah jatuh tempo tentunya dengan alasan berbohong.


Lalu vio dan teman nya menuju kost untuk mengemas barang barang vio agar segera pindah.


Bukannya senang sudah mendapatkan kost yang baru , selama berjalan menuju kost vio merenung.

__ADS_1


Kali ini vio benar benar merasa kehilangan , vio hanya diam sambil berjalan.


Teman teman vio yang melihat Vio yang diam saja ,mereka pun diam dan melanjutkan jalan nya .


__ADS_2