Berdamai Dengan diri sendiri

Berdamai Dengan diri sendiri
Revisi memantap kan diri


__ADS_3

Vio berjalan ke tempat kerja.


Sesampai nya di tempat kerja Vio menyapa Bu Rani , entah mengapa vio sangat merindukan buk Rani yang sudah berapa hari ini tak bertemu.


" Eh udah baikan neng?" ucap Bu Rani


" Udah buk , maaf ya buk kemarin vio gak


masuk" ucap vio


" Iya gak papa neng , yaudah mulai kerja ya


neng" ucap Bu Rani tersenyum


Vio hanya mengangguk dan mulai bekerja.


Vio yang memang kurang semangat karna pemandangan Hendrik dan nita tadi.


Tiba tiba vio di kaget kan oleh Alvin .


" Woy ngelamun aja " ucap Alvin


" Ih apaan sih Vin untung jantung gue gak


copot" ucap Vio


" Hahah kalau copot kan bisa dipasang lagi


ucap alvin tertawa.


" Lo ngapain kesini?" ucap Vio


" Lah pake nanyak , ya makan lah ini kan


rumah makan vio." ucap Alvin


" Eh iya ya heheh gue kok jadi linglung gini


ya " ucap Vio sambil menggaruk kepala


nya yang tidak gatal


" Makanya kalau kerja itu fokus , ini


ngelamun aja . Untung dapat konsumen


yang baik kayak gue . Kalau dapet yang


galak habis lo dah " ucap alvin


" Hm iya iya , lu mau pesan apa " ucap Vio


" Biasa " ucap Alvin santai


" Oke " ucap Vio meninggalkan Alvin


Vio pun membuat pesanan Alvin setelah siap semua , vio mengantarkan makanan tersebut ke meja Alvin.


" Nih Vin , udah lo makan gih. Gue lanjut


kerja dulu ya" ucap Vio


" Eittss lo temenin gue makan ya " ucap


Alvin sambil menarik tangan vio


" Gue lagi kerja Vin" ucap Vio melotot


" Ihh serem amet tuh mata , sampe mau


keluar gitu matanya hahah" ucap Alvin


" Udah bercanda nya?" ucap Vio


" Udah , gue mau makan dan lo harus


temenin ya"ucap Alvin


" Buk saya mau makan , boleh gak vio


temenin saya makan bentar? ucap alvin


kepada Bu Rani


" Boleh nak alvin" ucap Bu Rani


" Ibu yang terbaik" ucap Alvin dan kembali


ke meja


" Tuh kata Bu Rani aja boleh , temenin gue


ya " ucap Alvin memohon


" Iya iya yaudah cepetan makan" ucap Vio


Alvin pun mulai makan dengan lahap nya


" Lo udah makan? pesen gih biar kita


makan bareng" ucap Alvin


" Gue udah makan " ucap Vio berbohong


Vio yang hanya melihat Alvin makan , namun pikiran nya masih ke Hendrik.


Vio hanya melamun membayangkan masa kenangan nya denga Hendrik tanpa menyadari Alvin telah selesai makan.


" Lo kenapa sih gue lihat lu melamun


Mulu" ucap Alvin


 


" Itu gue tadi lihat Hendrik sama Nita"


ucap Vio mulai menceritakan kejadian


sebenarnya.


" Ya udah jangan terlalu dipikirin ,. toh dia


juga udah gak peduli lagi sama lo" ucap


Alvin



" Lo kok bilang gitu? Lo udah tau kalau


gue udah putus sama Hendrik?ucap Vio



" Yah jangan kan gue satu sekolahan juga


udah tau kalau lo udah putus" Alvin



" Tau dari mana" ucap Vio


__ADS_1


" Nita yang bilang ke temen temen


disekolah kalau kalian udah putus dan


merek udah jadian" ucap hendrik santai



" Oh gitu " ucap Vio singkat



" Vio lo harus fokus , ingat tujuan lo


kekota itu apa. Jangan hanya gara laki


laki kerja keras lo selama ini sia sia"


ucap Alvin menatap vio



" Iya Vin" ucap Vio sambil menunduk



" Iya udah gue balik dulu ntar gue jemput


lo pulang kerja . Ingat lo harus fokus"


ucap Alvin mengingat kan vio lalu


berlalu meninggalkan kan vio


 


Vio yang masih diam di meja makan tempat Alvin sambil mencerna perkataan Alvin


Vio pun bangkit berdiri membawa piiring kotor kebelakang.


" Betul , gue harus fokus gue gak bisa


gini terus" gumam vio dalam hati


Vio pun kembali bekerja dan kini vio mulai bersemangat kembali .


Vio kembali seperti vio sedia kala


Vio yang selalu semangat menghadapi semua dan pantang menyerah.


Tak terasa sekang menunjukan pukul 08.00


Vio yang sudah menyelesaikan pekerjaan nya kini duduk menunggu Alvin menjemput.


Sebenarnya vio bisa saja pulang sendiri kekost , mengingat jarak antara kost dan tempat kerjanya lumayan dekat.


Tapi karna tadi Alvin mengatakan bahwa dia akan menjemput vio pun menunggu.


Tak lama kemudian ada suara klekson vio melihat keluar ternyata Alvin sudah di depan.


Vio pun pamit ke Bu Rani dan keluar menuju Alvin.


" Sorry Vi , gue telat . soal nya tadi ada


kerjaan bentar " ucap Alvin menjelaskan


" Ah gapapa kok Vin , lagian gue juga baru


selesai jam kerja" ucap Vio


" Ya udah yuk naik, biar gue antar pulang"


ucap Alvin


" oke" vio pun naik ke motor Alvin


Tak butuh waktu lama mereka sudah sampai


di kost kost an vio


Vio turun dan mengucap kan terimakasih.


Alvin hanya mengangguk dan tersenyum.


Hendrik yang menatap dari rumah nya geram , dan merasa tak sanggup lagi menahan nya.


Hendrik berjalan ke arah kost vio yang hanya berjarak berapa kost .


Vio melihat ke arah Hendrik yang berjalan menuju kost nya.


Vio pun memberi kode ke Alvin,Alvin melihat kebelakang dan melihat Hendrik datang ke arah mereka.


" Bagus , masih ada juga nyali li datang


kesini ya" ucap Hendrik membuka


percakapan


" Gue cuman nganter Vio pulang" ucap Henri


" Bagus , bahkan lo sekarang udah pinter


manfaatin situasi" ucap Hendrik dengan


senyum sinis nya


" Stop! udah jangan ribu lagi . Lo ngapain


sih datang datang ngomong gak jelas.


Gue kan udah pernah bilang jangan pernah


ganggu hidup gue." ucap Vio


 


" Tuh lo dengerin . Bahkan vio aja udah


ngingatin lo buat gak gak ganggu hidup nya


ngapain lo masih ganggu dia" ucap hendri


" Siapa bilang gue mau ganggu hidup dia


lagi. Gue cuman enggak mau aja nama


kost kost an gue jelek karna salah satu


anak kost gue bawak cowo ke kost gue "


ucap Hendrik


"Gue kan udah bilang , gue cuman nganter


vio. Dan gue gak masuk ke kost vio" ucap


Alvin yang mulai emosi.


" Udah,Vin mending lo pulang aja ya . Gue


juga mau masuk gue capek . besok kita


kan sekolah . Makasih ya udah nganterin

__ADS_1


gue pulang" ucap Vio tersenyum


" Iya gue balik ya , sampai ketemu di


sekolah besok ya " ucap Alvin


dengan sengaja Alvin berdiri dan


mengecup kening vio .


 


Vio kaget dengan apa yang di lakukan Alvin


Namun vio berusaha tenang di depan Hendri


Vio tau ini salah satu cara Alvin membuat hendrik menjauhi nya.


Hendrik yang semakin emosi melihat Vio di cium oleh alvin.


Hendrik menarik kerah baju Alvin ke atas.


 


" Maksud lo apa cium kening vio" ucap


Hendrik yang sudah emosi dan siap


melayangkan tonjokan ke Alvin


" Kenapa? lo cemburu? lo kan bukan siapa


siapa nya vio lagi. Lulo gak berhak marah


hen. Lo sadar gak kalau lo udah buat vio


sakit " ucap Hendrik sambil melepas kan


kerah baju yang di tarik Hendrik


 


Vio yang bingung dengan keadaan , vio yang mencoba melerai adu mulut diantara mereka.


 


" Maksud lo apa?" ucap Hendrik


" Lo itu egosi hen , lo udah nyakitin vio .


lo terang terangan gandeng Nita di depan


vio . Sedangkan kalian baru putus.


Sekarang vio gue anter pulang lo marah


apa pernah vio komplain nge lihat lo


sama Nita? " ucap Alvin


" Diem lo, lo gak tau apa apa" ucap hendri


" Gue tau semua hen , gue tau semua yang


udah lo lakuin ke vio . Gue juga tau lo


udah nge rusak vio. " ucap alvi


keceplosan.


 


Vio dan Hendrik saling menatap tak percaya dengan ucapan Alvin.


 


" Lo gak usah kaget , bahkan perasaan


gue gak berubah walaupun gue tau vio


udah rusak. Karna gue sayang vio pake


hati bukan nafsu kayak lo" ucap Alvin


" Kurang ajar lo" ucap Hendrik kemudian


menonjok wajah Alvin.


 


Alvin pun tersungkur ke tanah , sontak vio teriak.


 


" Cukup hen , cukup. Apa kurang puas lo


udah buat hidup gue hancur . sekarang lo


juga mau ngabisin satu satu nya orang


yang peduli sama gue. " ucap Vio sambil


menangis.


" Dia emang pantas dapetin itu ." ucap


Hendrik


" Lo emang gak punya hati hen, gue


nyesel udah pernah kenal Lo . Pergi Lo


gue gak mau lihat lu lagi' ucap Vio


 


Vio mengangkat Alvin , Dan memapah nya ke teras kost nya. meninggal kan Hendrik yang masih berdiri menatap vio.


 


" Maaf ya Vin gara gara gue , lo jadi kena


masalah" ucap Vio sedih


" Lo gak usah merasa bersalah , udah


sewajar nya gue nge lindungi Lo " ucap


Alvin sambil memeluk vio


 


Hendrik yang emosi nya naik kembali melihat Alvin memeluk vio. Hendrik berjalan ke arah vio dan Alvin.


 


" Gue mau besok kamar kost ini di


kosongkan" ucap Hendrik tegas


" Oke besok gue bakal kosongin kost ini


ucap Vio

__ADS_1


 


Hendrik pun berlalu meninggalkan mereka.


__ADS_2