
Pagi pagi vio bangun dan mendapati Hendrik yang sedang memeluk nya .
Vio yang mengingat kejadian semalam
merasa bersalah tapi vio tak bisa berbuat apa apa.
Vio kin hanya berharap Hendrik akan menepati janji nya untuk bertanggung jawab
seperti yang Hendrik katakan tadi malam.
Vio yang memandangi Hendrik yang masih tertidur , vio pun mencium pipi Hendrik.
Hendrik yang terbangun karna vio mencium pipi nya.
Hendrik menarik tangan vio dan memeluknya.
Mereka pun kembali melakukan hal tersebut.
" Tau gak satu satunya dosa yang selalu
ingin gue ulangin itu bersama lo " ucap
Hendrik.
Vio yang tak mengerti dengan ucapan Hendrik hanya diam.
Setelah bercinta di pagi hari vio pun mandi dikamar mandi.
Lalu berpakaian Hendrik pun bergantian mandi .
Setelah mereka dua selesai mereka keluar kamar dan menuju kantin
karna perut Hendrik yang sudah keroncongan dari tadi.
Sesampai nya dikantin vio dan Hendrik pun memesan makanan dan makan.
" Hendrik , kamu janji kan bakal tanggung
jawab " ucap Vio
" Iya sayang tenang aja , pulang dari sini
kita kerumah aku kenalin kamu ke keluarga
ucap hendrik.
Vio merasa lega mendengar kan jawaban hendrik dan melanjutkan makan.
Setelah selesai makan Hendrik membayar makanan dan mengajak vio untuk pergi.
Akhirnya mereka naik kemotor dan melanjutkan perjalan pulang.
Ditengah perjalanan vio yang dari tadi selalu menunjuk kebun strawberry .
Akhirnya Hendrik berhenti di salah satu kebun tersebut .
" Sayang Mau strawberry ?" ucap Hendrik
" Mau , tapi kita yang metik sendiri ya" ucap
vio
" Yaudah ayok " ucap Hendrik
Vio pun turun dari motor dan masuk kedalam kebun strawberry bersama dengan Hendrik
Hendrik menghampiri Pemiliki kebun dan setelah membayar Hendrik mengambil keranjang dan mengajak vio memetik strawberry.
__ADS_1
Untuk memetik strawberry harus membayar 50 ribu untuk satu keranjang kecil
Melihat Vio yang bersemangat berlari kesana kemari memetik strawberry . Hendrik tersenyum kecil di belakang vio sambil memperhatikan vio yang sedang memetik strawberry .
Setelah penuh satu keranjang kecil , vio pun menghampiri Henrik dan mereka kembali ke pos tempat pengembalian keranjang
Dan memberikan keranjang nya .
Kemudian strawberry hasil petikan vio di tuangkan ke dalam plastik.
Setelah mengucapkan terimakasih vio dan hendrik pun keluar dari kebun strawberry tersebut.
" Makasih ya udah ngajak petik strawberry"
ucap Vio
" Kamu senang " tanya Hendrik singkat
" Pastinya , lihat ini " sambil menunjukan
strawberry hasil petikan nya
" Yaudah , kita pulang ya ntar kesiangan
panas " ucap Hendrik
Akhirnya vio dan Hendrik naik kemotor dan mereka lanjut perjalanan pulang.
kurang lebih 3 jam mereka sampai di depan kost vio.
Mereka masuk kekost dan duduk untuk melepaskan kan lelah.
kerumah ketemu mamak" ucap Hendrik
" Kira kira keluarga mu suka gak ya sama
aku , kita kan beda" ucap Vio ragu
" Kamu tenang aja , mereka pasti suka kok
ucap Hendrik meyakinkan lalu mendekat
kan wajah dan kembali mencium vio
Vio pun membalas ciuman Hendrik sampai berapa menit mereka berciuman .
" Eh kita makan strawberry yuk " ucap Vio
sambil melepaskan ciuman
" Boleh " ucap Hendrik singkat
Vio menuju dapur untuk mengambil strawberry dan mencucinya , Lalu memberikan ke Hendrik .
" Nih cobain enak Lo " ucap Vio
Hendrik yang yakin mendengar ucapan vio
mengambil satu strawberry dan memakan nya .
__ADS_1
" Bruhh ,, asem banget " ucap Hendrik
Vio tertawa melihat Hendrik yang membuang
strawberry karna asam.
" Kamu ngerjain aku ya " ucap Hendrik
sambil melirik vio
" Heheh kamu sih percaya percaya aja"
ucap Vio sambil mengejek.
Hendrik menarik tangan vio , lalu menggelitik perut vio sampe vio tertawa terbahak bahak
" Ampun hen ampun... " ucap Vio
" Enggak siapa suruh kamu iseng" ucap
Hendrik yang masih menggelitik vio
" Udah aku capek , geli hen .iya aku gak
jahilin kamu lagi ." ucap Vio yang terendah
engah karna capek ketawa
Hendrik menghentikan gelitik kan nya , lalu memeluk vio.
" Kalau peluk gini boleh kan" ucap Hendrik
Vio hanya mengangguk .
" Aku rebahan ya aku capek banget" ucap
Vio melepaskan pelukan Hendrik
" Yaudah sini rebahan , sini tidur di paha
aku " ucap Hendrik sambil mengambil
posisi. lalu vio tidur di pangkuan Hendrik
" Yank kayak gini terus ya , jangan
berantem lagi ya " ucap Hendrik sambil
mengelus elus rambut vio
Karna tak ada jawaban Hendrik melihat ke arah vio , ternyata vio sudah tertidur.
" Dasar kebo , asal golek langsung tidur
ucap Henrik sambil mencubit pipi vio.
__ADS_1