Berdamai Dengan diri sendiri

Berdamai Dengan diri sendiri
Revisi possesiv


__ADS_3

Sesampainya di depan kost viola membuka pintu kost dan masuk , kemudian diikuti oleh Hendrik.


" Sayang capek ya" tanya Hendrik.


" Ya jelas lah capek , seharian gue gak ada istirahatnya" jawab Vio.


" Kok gitu sih jawabnya " sahut Hendrik yang mulai kesal


" Hen gue mau nanyak ni , lo sebenarnya punya tujuan apa sih sama gue? " tanya viola


Sambil mengangkat satu alis menatap Hendrik tajam.


" Maksud Lo tujuan apa sih" tanya Hendrik bingung.


 


" Ya tujuan Lo apa hend, tiba tiba Lo nembak gue . sedangkan lo aja baru putus dari cewe lu berapa hari yang lalu." sahut vio


" Gue gak punya maksud tujuan apa apa vio,gue nyaman sama lo dan gue sayang sama lo" jawab hendrik.


 


Sambil mendekatkan wajah nya ke viola.


" Haaaa nyaman? yang bener aja lo nyaman sama gue , sedangkan kita baru berapa hari dekat . emang cinta bisa datang sesingkat itu ya?" tanya vio.


" Rasa nyaman dan cinta itu tak mengenal waktu vio , udah deh gak usah bahas ini yang ku harus tau gue itu sayang sama lo" tegas Hendrik.


" Dan satu lagi mulai sekarang , lo gak boleh Deket Deket sama cowo mana pun .


gak boleh chat an sama cowo mana pun" tegas Hendrik.


Vio yang sudah puas mendengar jawaban Hendrik , vio tersenyum.


" Lah kenapa kok gak boleh kan gue juga punya hak berteman " tanya vio.


" Itu dulu sebelum ku jadi pacar gue, sekarang udah beda . lo udah jadi pacar gue dan lo harus nurut apa kata gue." jawab Hendrik.

__ADS_1


Vio yang tak ingin ribut hanya mengiyakan saja.


Lalu Hendrik spontan memeluk vio , vio yang spontan kaget karna di peluk Hendrik hanya senyum.


" Lo sekarang milik gue , dan lo harus nurut sama gue . Gue sayang sama lo vi" bisik Hendrik.


Vio yang mendengar bisikan Hendrik semakin memperat pelukannya tak ingin lepas.


Hendrik melepas pelukannya


" Yaudah lo mandi gih biar seger , setelah itu kita lanjut lagi" ucap Hendrik.


Vio pun berjalan menuju kamar mandi ,setelah selesai mandi vio menghampiri Hendrik yang duduk di depan kost.


 


" gue udah selesai mandi ni" ucap Vio


 


" Kamu udah makan , mau keluar cari makann gak?" tanya Hendrik


" Aku udah makan tadi dan masih Kenyang" jawab Vio


" Kalau gitu gimana kalau kita jalan jalan malam aja ?" ajak Hendrik


" Ayok , aku juga penat banget " jawab vio


" Eh tapi ganti dulu celana lu , masa mau pake celana pendek , entar dilihatin orang." sahut Hendrik.


Vio yang tersenyum pun segera masuk menngganti celana nya.


 


" yuk aku udah siap" teriak vio.


 

__ADS_1


Hendrik yang dari tadi sudah mengambil motor nya , langsung mengklekson ke arah vio.


" yuk cabut " jawab Hendrik.


Akhirnya vio dan Hendrik jalan jalan mengelilingi daerah tempatnya.


Vio yang merasa senang tak sedikitpun melepaskan pelukannya.


Vio yang memang belum pernah pacaran , merasa sangat bahagia atas perlakuan Hendrik yang selalu bisa mencuri hatinya.


Selama di perjalanan mereka bercerita tentang mereka masing masing , diiringi dengan ketawa ketawa kecil dari mereka.


Tiba tiba Hendrik memanggil vio , tapi vio tak menyahut .


Hendrik pun menghentikan motor nya di pinggir jalan , dan melihat kebelakang untuk memastikan vio.


Ternyata vio sudah tertidur pulas , sambil memeluk Hendrik.


Hendrik hanya tersenyum melihat pemandangan itu , lalu memutar balik motornya dan pulang .


Sesampainya di depan kost Hendrik membangun kan vio .


Dan memapah vio yang belum sepenuhnya sadar dari tidurnya


" Kecil kecil gini badan lo berat juga ya "ucap Hendrik sambil tertawa


Vio yang sangat mengantuk tak memperdulikan ucapan Hendrik.


lalu Hendrik mengambil kunci kost di kantong celana vio dan membuka kost.


Lalu Hendrik membaringkan vio di tempat tidur vio.


Tiba tiba Hendrik mencium bibir vio


Vio sontak terbangun , justru membalas ciuman Hendrik.


Kemudian vio kembali tidur .

__ADS_1


__ADS_2