
Vio pun berangkat menuju sekolah sesampainya di sekolah vio langsung masuk menuju kelas.
Vio mendapati para sahabat nya sudah duduk di bangku masing masing di dalam kelas.
" Eh di sini kalian rupanya . Kok gak nunggu
in gue sih di gerbang" sungut vio
" Habis nya lo lama banget sih" ucap Dinda
" Iya tumben lo lama datang " ucap Maria
" Bukan gue yang lama datang , kalian yang
kecepatan datang" jawab vio kesal
" Udah pagi pagi udah ribut , eh kalian udah
siap tugas matematika belum?" ucap yeyn
" Udah dong" jawab vio bangga
" Tugas apa an ? kok gue gak tau?" ucap
Maria
" Makanya jangan tidur Mulu " ucap Dinda
mengejek
" Udah ni Lo kerjain , mumpung belum
masuk " ucap Vio sambil menyodorkan
buku nya
" Lo emang terbaik" ucap Maria lalu
mengambil buku yang di beri viola
" Huu kalau ada mau nya aja bilang terbaik"
ucap Dinda sewot
Akhirnya mereka saling mengejek satu sama yang lain .
Ya begitulah persahabatan antara vio dan teman nya .
Sekilas vio melupakan masalah nya , karena tingkah para sahabatnya .
Tak lama kemudian bel pun berbunyi , guru masuk ke dalam kelas dan proses belajar mengajar pun dimulai.
Vio melirik seluruh sudut ruangan , berharap yang di cari nya dapat dilihat nya
__ADS_1
Namun hasil nya nihil , vio tak melihat Hendrik di dalam kelas.
Vio pun membuyarkan penglihatan nya dan memfokuskan dirinya mendengar pelajaran.
Tak lama kemudian proses belajar selesai.
Bel berbunyi menandakan jam istirahat .
" Yuk ke kantin cacing gue udah teriak minta
jatah " ucap Maria
" Giliran makan aja nomer satu" ucap Dinda
" Hei makan itu kebutuhan tau" Ucap Maria
nyolot
"Udah udah ntar keburu masuk , yuk ke
kantin " ucap Yeyen menengahi Dinda
dan Maria yang sedang adu mulut
Vio dan sahabat nya pun berjalan menuju kantin , selama menuju kantin vio lagi lagi melirik seluruh area sekolah.
Berharap menemukan Hendrik , namun hasil nya tetap nihil.
Vio tak kunjung menemukan henrik.
dari tadi Lo plingak plinguk " ucap Maria
" eh enggak liat apa apa kok" ucap Vio
berbohong
" Eh kalian mau makan apa biar aku
pesenin" ucap Yeyen
Vio dan sahabatnya pun memesan makanan dan minuman .
Tak lama kemudian makanan yang mereka pesan pun datang.
Lalu mereka pun mulai makan .
" Hmm gue hari ini mau pindah kost , kalian
ada tau kost an murah dekat sini gak" ucap
__ADS_1
vio memecahkan keheningan.
Uhukk uhukk Dinda dan Maria batuk
" Gue gak salah denger ni ? lo mau pindah"
ucap Maria mengambil minum
"Emang kenapa" ucap Vio mengerut kan dahi
" Iya gak papa sih , cuman heran aja.
tumben Lo mau pindah. Bukan nya lo
nyaman banget tinggal disitu " ucap dinda
" Iya bukanya kost itu udah pas banget ya
buat Lo " ucap Yeyen
"Gue di usir sama Hendrik" ucap Vio terbata
bata langsung memeluk Yeyen sambil
menangis
Yeyen yang refleks pun membalas pelukan vio.
" Tenang tenang jangan nangis , cerita pelan
pelan nyet " ucap Yeyen
"Emang lo salah apa , kok bisa bisa nya dia
ngusir Lo? Kurang ajar banget tu anak
awas aja entar kalau jumpa gue pukulin
tu anak sampe bonyok" ucap Maria geram
" Ini bukan waktu yang pas buat Lo sok
hebat maria , kita nenangin vio dulu" ucap
Dinda
Maria pun memeluk vio dengan spontan
" Tenang mar kita bakalan selalu ada buat
Lo, apapun yang terjadi" ucap Maria
" Makasih nyet , kalian terbaik" ucap Vio
__ADS_1
Dan mereka semua berpelukan.