Berdamai Dengan diri sendiri

Berdamai Dengan diri sendiri
Curhat


__ADS_3

 


" Gue tunggu lo mandi deh , baru gue curhat" pinta Hendrik.


 


Viola mengangguk sambil masuk kedalam kost.


Lalu viola bergegas menuju kamar mandi.


" Gue mandi bentar ya , lo tunggu diuar aja " teriak viola.


Hendrik hanya mengangguk diam.


Kurang lebih 20 menit viola mandi ,dia pun menyusul Hendrik keluar yang sedari tadi telah menunggu .


" Sorry lama ya , yaudah lo mau curhat apa " ucap viola sambil mengeringkan rambut pakai handuk.


Sebenarnya gue ogah banget denger cerita lo gumam viola dalam hati.


" Vio gue galau banget ni gue diputusin cewe hu " ucap Hendrik lirih.


" hahahah Vio tertawa , bisa juga ya seorang Hendrik tifano galau gara gara cewe" sahut vio memastikan.


" Emang lo kira gue apaan ,gue juga manusia kali . gue juga bisa galau" tegas Hendrik Dengan muka sedikit marah.


" hohoho iya deh gitu aja marah , maaf deh " ucap viola .


Hendrik yang memang terkenal playboy dikalangan sekolah . membuat viola heran


Katanya playboy kok diputusin galau , gumam viola dalam hati.


Karna viola tak mau ambil pusing dengan curhatan Hendrik.


" Yaudah lah hen , lo cari aja tuh cewe lain pasti banyak yang mau kok . lo kan kaya , ganteng , terkenal lagi " ucap viola meyakinkan.

__ADS_1


" Tapi ini itu beda Vio , cewe gue yang ini beda dari yang lain " ucap Hendrik menjelaskan.


" Ya terus gue harus mau ngomong apa lagi coba ? gue aja gak pernah pacaran hen , gimana gue mau kasih saran ?" ucap Vio


Hendrik kaget.


" Serius Lo Vi belum pernah pacaran?"


tanyak Hendrik.


" emang gue ada tampang bohong ya?"


tanyak Vio balik.


" Berarti masih ori dong ya ?" ucap hen


" ORI apanya ? " tanyak Vio bingung


" Ya lo lah " tegas Hendrik


" emang lo kira selama ini gue cewe apa hen ? " ucap Vio sewot.


" iya kan gue cuma mastikan" ucap hen


Lalu Vio keluar membawa 2 buah gelas berisi air minum.


" Nih minum dulu biar enak ngomong nya" ucap Vio.


Hendrik mengambil gelas dari tangan Vio dan meminum nya.


Lalu Vio memulai percakapan kembali


"Gue belum pernah pacaran hen , bukan karna gue gak laku ya tapi emang gue lagi pengen fokus sekolah aja .


Lo kan tau hen gue mau sekolah aja susah , gue harus kerja dan harus bisa dapet beasiswa baru gue bisa sekolah " ucap Vio

__ADS_1


"Gue gak mau nge Bebani diri gue dengan hal hal gak penting " sambung via


Hendrik hanya mengangguk.


" Yaudah ini udah malem lu pulang sana besok kita sekolah " ucap Vio


" Yaudah gue balik ya " ucap hendrik


Lalu melangkah meninggal kan Vio


Vio pun masuk kekost dan menutup pintu kost nya.


Dikamar vio menggerutu sendiri , kok bisa ya gue tiba tiba akrab sama dia sambil menggeleng kan kepala lalu viola tertidur.


Pagi hari nya seperti biasa viola bangun jam 6 pagi lalu mempersiapkan diri untuk sekolah.


Ketika berada di depan kost Hendrik melambai kan tangan kepada Vio.


" Kesekolah bareng yuk" ucap Hendrik.


Viola hanya mengangguk dan berjalan


Yang biasanya Hendrik menggunakan motor kini Hendrik hanya berjalan kaki bersama viola.


Tak ada sepatah kata pun yang keluar ketika mereka berjalan bersama.


Sesampainya di gerbang sekolah Vio yang melihat para sahabat nya telah menunggu , Vio pun pamit kepada Hendrik.


" Hen gue duluan ya ,temen temen gue udah nungguin " ucap Vio.


" Oke Vi ,ntar pulang bareng ya " ucap Hendrik .


Vio hanyak mengangguk dan berlalu.


Para sahabat Vio melambaikan tangan dan Vio berlali kecil menuju para sahabat sahabat nya .

__ADS_1


__ADS_2