Berdamai Dengan diri sendiri

Berdamai Dengan diri sendiri
Revisi lama lama nyaman


__ADS_3

" Vio , kok bisa sih bareng sama Hendrik ? bukannya lo benci banget ya sama Hendrik?"


Tanya Yeyen dengan polos nya.


" Ya kan enggak ada salah nya gue coba berteman sama dia lagian dia kan juga temen kita ,yuk masuk kelas " ucapku agar tak Ditanya tanya oleh sahabat ku yang super kepo.


Akhirnya viola dan sahabat sahabat nya masuk kelas , selama dikelas Hendrik selalu melirik lirik ke arah viola.


Viola yang merasa diperhatikan sedari tadi , pura pura buang muka sambil tersenyum.


" Eh kenapa lo cengengesan sendiri" tanyak Dinda


"enggak papa " ucap viola santai


" Kringg... " Bel berbunyi.


Semua siswa siswa berhamburan keluar kelas , viola dan sahabat sahabat nya pun menuju gerbang dan berpisah pulang ketempat masing masing.


Tiba tiba Hendrik dan Fandi yang sedari tadi mengikut viola dari belakang.


" Vio , pulang bareng yuk " ajak Hendrik


Vio hanya mengangguk , sambil berjalan


"Cie cie Pdkt " ucap mereka menggoda Vio .


Vio hanya tersenyum , lalu melanjutkan perjalanan .


Sesampai depan kost Vio pamit untuk masuk duluan dan Hendrik mengiyakan nya.


 


" Vio ayo berangkat kerja " teriak Hendrik 


Vio yang kaget mendengar suara itu langsung lari membuka pintu.


 


" Eh Hendrik , ngapain hen teriak teriak" tanyak viola bingung


" Aku mau anter kamu kerja , ayo malah bengong entar telat Lo " ucap henrik


 

__ADS_1


Vio yang tadi nya bengong pun sadar dan lari masuk kedalam mengambil tas lalu keluar.


 


" Ayo aku udah siap nih , tapi kamu yakin mau antar aku ? " tanyak Vio memastikan


 


Hendrik menarik tangan Vio menuju motor dan menancap motor ke tempat kerja Vio.


Sesampainya di depan tempat kerja Vio , Vio yang tak lupa mengucapkan terimakasih pada Hendrik .


Seperti biasa Hendrik menjulurkan tangan nya tepat di depan kening Vio , vio yang sudah mengerti menyalam Hendrik lalu pamit masuk ke tempat kerja.


Selama di tempat kerja entah kenapa Vio yang merasa aneh dengan sikap Hendrik yang berubah akhir akhir ini , membuat Vio senyum senyum sendiri .


Tepat pukul 8 malam seperti biasa waktu nya Vio pulang , Vio pun keluar dari tempat kerja .


Tiba tiba melihat Hendrik sudah didepan menunggu nya . Dengan semangat Vio menyapa Hendrik.


 


" Hen kamu ngapain disini ? jemput aku?" tanyak Vio


" Iya Vi , yuk pulang udah malem" ucap Hendrik


 


 


" Vi kita mampir dulu mau gak?" tanyak Vio


"Yaudah , tapi jangan lama lama ya" sahut vio.


 


Hendrik yang mendengar jawaban Vio tersenyum lalu menancap gas motornya.


Tiba tiba mereka sampai di pasar malam , Vio yang bingung pun bertanya


" Ngapain kita ke pasar malam?" tanyak vio


" enggak apa apa, kamu gak suka? " tanyak Hendrik memastikan.

__ADS_1


Vio hanya tersenyum


Lalu mereka mencoba satu persatu permainan yang ada di pasar malam , selama mencoba permainan Vio yang tadi nya hanya dia kini tertawa .


Hendrik yang melihat pemandangan Vio tertawa pun ikut bahagia , karna jarang mendapati Vio tertawa seperti ini .


Lalu Hendrik pun berkata


" Vi yuk main lempar kaleng itu kalau menang , bisa dapet boneka loh " ucap Hendrik


Vio yang senang mendengar ajakan Hendrik langsung berlari ketempat lempar kaleng tersebut.


 


" Tunggu aku beli bola dulu , nanti aku yang lempar ya " ucap Hendrik


 


Vio yang tidak sabar hanya mengangguk kesenangan.


Sudah berapa kali Hendrik melempar bola ke kaleng tersebut selalu meleset ,dan melihat waajah kecewa Vio.


 


" Tenang Vi , bola yang kali ini pasti kena " ucap Hendrik dengan pedenya


 


Vio hanya mengangguk berharap.


" Brak.... bola mengenai kaleng"


Viola yang melihat bola kena pas sasaran melompat lompat kesenangan dan tak sengaja memeluk Hendrik.


Tanpa sadar Hendrik merespon balik pelukan vio.


 


" Mau hadiah apa "tanyak Manang penjaga lempar kaleng.


 


Hendrik menoleh viola.

__ADS_1


" Boneka mang ,sahut vio tersenyum"


Mamang memberikan boneka , vio tersenyum lalu berterimakasih.


__ADS_2