Berdamai Dengan diri sendiri

Berdamai Dengan diri sendiri
Revisi pertemuan menegang kan


__ADS_3

Waktu sudah mulai sore dan vio masih tertidur .


Hendrik yang dari tadi hanya bermain game


sambil memangku vio yang tidur dipangkuan nya , hanya tersenyum melihat gadis nya


yang tidur terlelap


 


" Sayang bangun udah sore , gak baik


anak gadis tidur sore sore gini" ucap


Hendrik sambil menggoyangkan badan


vio agar terbangun.


" Hm iya lima menit lagi " ucap Vio


" Engak enggak lima menit nanti malah


keterusan , ayo bangu trus mandi sana


katanya mau kerumah" ucap Hendrik


 


Vio yang mendengar kan ucapan hendrik ,


sontak bangun dan panik.


" Iya lupa , iya bentar aku siap siap dulu


ya " ucap Vio sembari berlari ke kamar


mandi.


 


" Huft dasar cewe , kalau udah telat aja


rempong " ucap Hendrik.


 


Setelah Vio selesai mandi vio pun berpakaian dan sedikit berdandan , kemudian vio menghampiri Hendrik.


" Yuk katanya mau kerumah aku udah


siap " ucap Vio


" Kamu mau kondangan yank " ucap


Hendrik dengan nada mengejek


" Ih kok gitu ngomong nya " ucap Vio


yang mendadak jadi tak bersemangat


" Habisnya kamu aneh , masa pake dres


segala . Make up lagi . Rumah ku kan


disebelah yank " ucap Hendrik


Vio berjalan meninggalkan Hendri yang masih


ngomong sendiri , dan menggangi baju dengan baju tidur.


 


" Ini aku udah ganti baju , udah pas kan"


ucap Vio yang masih kesal.


" Iya baju nya sih udah pas , tapi make


up mu itu lo . Masa pake baju tidur


pake make up " sahut Hendrik sambil


menaikkan satu alisnya



" Ah udah deh gak usah jadi kerumahmu


banyak banget komplain mu " ucap Vio



" Gitu aja marah , yaudah ayokk " ucap


Hendrik.



" Udah ah males , aku udah gak mood


kamu aja pulang aja sana" jawab vio


 


Melihat Vio yang sedang marah , Hendrik mencoba meluluhkan kan vio .


Hendrik memeluk vio dari belakang .


" Udah ya marah nya , kita kerumah yuk"


bisik Hendrik kepada vio.


Vio yang sebenarnya senang mendapatkan


perlakuan seperti itu .


" Yaudah ayo " ucap Vio


Ketika mereka keluar dari kost , jantung vio yang gak bisa di ajak kompromi.


Vio yang mulai gelisah , takut bahkan panik

__ADS_1


Vio yang terus memikirkan apakah dirinya diterima dengan baik oleh keluarga Hendrik


atau bahkan akan diusir dari kost.


Setelah keluarga hendri tau bahwa vio


menjalin hubungan dengan Hendrik.


 


" Kamu kenapa kok tiba tiba pucet gitu"


ucap Hendrik sambil menggandeng


tangan vio.


" Aku takut " ucap Vio singkat



" Tenang aja kan ada aku" ucap hendri


 


Sesampainya di depan rumah Hendrik .


Mereka pun masuk kerumah , dan mendapati orang tua beserta adik Hendrik sedang menonton tv sambil rebahan.


Hendrik adalah anak 2 dari 4 bersaudara .


 


" Ma , pa " ucap hendri


 


Orang tua Hendri pun menoleh kearah suara


Lalu orang tuanya duduk.


"Iya kenapa bang" ucap mama Hendri


" Eh ini vio kan yang ngekost di


sebelah" sahut mama Hendri lagi


Vio yang mendengar namanya disebut seketika keringat dingin , rasanya dia ingin berlari dari tempat itu.


" Sini vio masuk , duduk sini bareng


kita . Jangan berdiri dipintu aja


kaya nagih utang aja " ucap mama


Hendrik memecahkan lamunan vio


 


" Eh iya maaf Tante " ucap Vio sambil


masuk kedalam dan duduk


" Tumben main main kesini , ada apa


 


Semua orang melihat ke arah vio yang dari tadi sudah keringat dingin.


" Engak ada apa apa ma ,aku cuman


mau ngenalin vio ke mama sama


papa . " ucap Hendrik


 


" Gak perlu kamu kenalin juga mama


udah kenal Hendri" sahut mama yang


agak bingung.


" Iya kita semua kan udah kenal ka vio"


ucap Lisa adek Hendrik.


" Iya Hendrik tau semua udah kenal vio ,


tapi kan selama ini semua nya kenal vio


sebagai anak kost sini. Kali ini Hendrik


mau kenalin vio sebagai pacar Hendrik"


ucap Hendrik ragu .


 


Karena walaupun Hendrik playboy , Hendrik


gak pernah berani bawa pacar ke keluarga nya. Ini yang pertama kali nya Hendrik membawa pacar nya , yang tak lain adalah


salah satu dari anak kost punya mama nya.


 


" Oh jadi kamu pacaran sama vio " ucap


mama Hendrik menyelidiki


" Iya ma aku pacaran sama vio" jawab


Hendri dengan perasaan takut


" Ya sudah kalau kalian pacaran , ingat


pacaran yang sehat . Jangan buat malu


keluarga . Dan jangan mengganggu


sekolah " ucap mama Hendrik

__ADS_1


 


Viola yang tak percaya dengan apa yang vio dengar . Vio menatap ke arah Hendrik dengan


tatapan bahagia.


 


" Satu lagi hen , jadi laki laki harus


bertanggung jawab . Kamu udah milih vio


maka kamu harus bertanggung jawab jaga


vio " ucap papa Hendrik.


 


Hendrik hanya mengangguk angguk bahagia


Dan mereka pun melanjutkan menonton tv.


Ditengah ke asik kan menonton tv , mama Hendrik bertanya kepada vio


" Oh iya Vi , Tante denger kamu kerja sambil


sekolah ya" ucap mama Hendrik


" Iya Tante vio kerja sambil sekolah " sahut


vio sambil tersenyum.


" Hebat kamu bisa bagi waktu vio , tetap


semangat ya vio " ucap mama Hendrik


" Tuh di tiru pacar nya , jangan tau nya main


nongkrong aja " ucap mama Hendrik yang


menyindir Hendrik.


Hendrik yang merasa tersindir , cuman menatap mama nya dengan perasaan kesal.


karna sudah membuka aib nya di depan vio.


Jam menunjukan pukul 09.00 , vio pun


memberi kode pada Hendrik ingin pulang.


 


" Vi udah malem ni besok kan sekolah"


ucap hendri basa basi


" Kalau gitu vio mohon pamit ya tante , om


semuanya " ucap Vio tersenyum


 


Semua keluarga tersenyum dan mengucapkan makasih kepada vio.


" Sering sering main ya vi " ucap mama


hendrik.


" Iya Tante , vio pamit ya tante" ucap Vio


Kemudian vio dan Hendrik pun keluar rumah.


" Udah aku pulang sendiri aja , lagian dekat


kok " ucap Vio sambil menunjuk kost nya


" Aku masih kangen" bisik Hendrik kepada


vio.


Vio yang mengerti maksud Hendrik hanya tersenyum .


Hendrik pun mengantar vio kekost , sampai di depan kost .


" Enggak mau mampir dulu" ucap Vio


" Kalau kamu maksa , ayok" ucap Hendrik


yang mulai menggoda vio


" Ih siapa juga yang maksa kamu" jawab


vio sambil membuka pintu kost


Setelah didalam kost vio mengambil minum,


kerongkongan vio yang dari tadi haus .


Tapi Karna vio gugup , vio sampai tidak berani minum dirumah Hendrik.


Vio meneguk minuman satu gelas penuh sampai habis .


 


" Yaudah kamu pulang ya , udah malem


gak enak sama keluarga kamu . " ucap Vio


" Kasih jatah dulu dong " ucap Hendrik


 


Akhirnya mereka kembali berciuman memadu


cinta.


Tiada hari tanpa bercinta bagi mereka ,


mereka selalu memanfaatkan waktu yang ada.


Akhirnya mereka bercinta sampai 2 kali .

__ADS_1


Karna kelelahan vio pun tertidur dan Hendrik pulang ke rumah nya.


__ADS_2