Berdamai Dengan diri sendiri

Berdamai Dengan diri sendiri
Tak mau berubah


__ADS_3

Seharusnya ini tak terjadi.


Seandainya kau tak lukai hatiku.


Sebenarnya ini telah berakhir


tapi kau selalu meminta kembali.


Kumaafkan kamu lagi


tapi terus kau ulangi


salahmu yang sama.


telah membuatku luka


Kubisa saja bertahan


kubisa saja kembali


tapi untuk apalagi


jika aku tak dihargai.


Kubisa saja maafkan


kubisa saja paksakan


tapi ku tak yakin


kau mau berubah.


Kumaafkan kamu lagi


tapi terus kau ulangi


salahmu yang sama


telah membuatku luka.


Kubisa saja bertahan


kubisa saja kembali


tapi untuk apalagi.


jika aku tak dihargai


Kubisa saja maafkan


kubisa saja paksakan


tapi ku tak yakin


kau mau berubah


Kubisa saja bertahan

__ADS_1


haa...


tapi untuk apalagi


jika aku tak dihargai.


kubisa saja maafkan


kubisa saja paksakan


tapi ku tak yakin


kau mau berubah.


tapi ku tak yakin


kau mau berubah.


Lagu yang sangat tepat untuk menggambarkan betapa hancurnya hati viola saat ini.


Semenjak kejadian tadi pagi , selama pelajaran di sekolah viola sama sekalia tidak fokus.


Bel berbunyi pertanda jam pelajaran telah berakhir , vio yang sudah tak memiliki semangat pun berjalan dengan tergontai gontai.


"Gue balik duluan ya." ucap Vio kepada sahabat sahabat nya.


"Lo yakin enggak apa apa?" ucap Yeyen


"Tenang aja , gue baik baik aja"ucap Vio


Vio pun pulang dan sesampainya dikost vio kembali menangis.


Semua karena cinta buta nya pada Hendrik,


Tak lama kemudian ada suara sepeda motor berhenti di depan kost vio


"Tuk tuk tuk " suara pintu kost vio


Vio pun menyeka sisa air mata nya dan membuka pintu.


Vio kaget karena yang didapati nya Hendrik sedang berdiri di depan pintu kost nya.


"Mau apa lagi Lo datang kesini? belum puas lo hancurin hidup gue? belum puas lo buat gue malu? jawab! " ucap Vio sambil menangis.


Hendrik memeluk vio dengan erat


"Dengarin penjelasan gue vi, gue gak ada maksud buat nyakitin Lo. " ucap Hendrik


Vio meronta melepaskan pelukan Hendrik


"apa Lo bilang ? Lo gak ada maksud buat nyakitin gue ? jadi yang tadi apa?" ucap Vio dengan nada tinggi.


"Gue sayang sama lo , tapi cara gue nyayangi Lo yang salah" ucap Hendrik


" Lo gak pernah sayang sama gue hen , itu semua cuman obsesi Lo. Lo udah dapatin semua yang lo mau. Lo mau apa lagi? " ucap Vio yang mulai menjaga jarak dengan Hendrik.


"Maksud Lo apa?" ucap Hendrik

__ADS_1


"Bukan nya lo cuman mau **** kan? Lo udah dapat perawan gue .sekarang lo mau apa lagi? jauhin gue hen , lupain gue dan jangan pernah ganggu gue lagi hen" ucap Vio


"Gue gak bisa Vi , lo udah udah jadi candu buat gue. Semakin gue jauhin Lo semakin besar rasa sayang gue vi" ucap Hendrik


" Cukup hen , gue gak mau lagi dengerin apapun . Mending lo sekarang pergi dari sini gue muak lihat Lo disini" ucap Vio dan mulai menutup pintu.


Namun dengan cepat Hendrik menahan pintu tersebut dan mulai mendorong pintu agar terbuka.


Setelah pintu terbuka Hendrik masuk dan mengunci pintu.


"Lo mau ngapain hen? keluar ! " ucap Vio berteriak.


"Gue cuman mau ngambil apa yang seharus nya jadi milik gue" ucap Hendrik tertawa sinis.


"Apa maksud Lo" ucap Vio yang mulai ketakutan.


Hendrik tak menjawab , Hendrik mulai mendekati vio dan memeluk vio .


"lepasin hen" ucap Vio mulai mendorong badan Hendrik.


Badan Hendrik yang besar tak sedikit pun tergeser oleh dorongan vio.


Hendrik mulai memeluk dan mencium vio dengan ganas nya.


Rasa rindu nya yang sudah di tahan selama ini di lampiaskan nya sekarang.


sedang kan vio hanya menangis , vio mencoba melawan pun sudah tak ada tenaga lagi.


Hendrik mencium i vio dengan ganas , sampai di pinggir bibir vio berdarah akibat ciuman paksaan Hendrik.


Hendrik mulai melecuti pakaian vio dan pakaian nya


Hendrik mulai meraba area sensitif vio , mulai memainkan payudara vio.


Vio yang tadinya menangis kini merasakan sensasi yang sudah lama tak di rasakannya.


Vio ingin menolak perlakuan Hendrik


namun pikiran dan hati nya tak sejalan


vio masih menangis namun mulai menikmati nya .


Vio mulai menikmati setiap rangsangan yang di berikan Hendrik.


Setelah kurang lebih 10 menit mereka saling berciuman dan meraba.


dan kini vio yang mulai sudah terbiasa , hanya bisa pasrah dna menikmati.


Hendrik pun mulai memasukan kepemilikannya ke vio


Setelah lama bergulat Hendrik pun mencapai klimaks.


Hendrik sengaja mengeluarkan semua di dalam rahim vio


Tanpa berfikir resiko kedepannya ,yang Hendrik fikirkan hanya cara agar vio tak lari lagi darinya.


setelah selesai bercinta Hendrik memeluk vio yang sudah tertidur karena kelelahan bercinta.

__ADS_1


Hendrik menciumi setiap inchi badan vio tanpa ada yang terlewat .


mereka pun tertidur hingga sore hari.


__ADS_2