
"Apa benar begitu." Luye tertawa mengejek.
Melihat sikap Luye Zu Sang juga tidak bisa berkata-kata. Bahkan suami-istri itu hanya bisa diam, tidak tau apa yang di pikirkan Luye.
"Kamu, apa kamu tidak menghormati keluarga Wayde di matamu?" Teriak salah satu penjaga, matanya merah karena marah.
"Tidak, anda salah, saya selalu menghormati keluarga Wayde, kenapa saya bisa tidak menghormatinya?" Luye mengangkat tangan bertindak, seperti dia tidak bersalah.
Melihat tindakan Luye para penjaga itu malah menjadi marah, mereka merasa Luye mempermainkan mereka.
Luye tersenyum jahat dan berkata. "Bukankah kalian datang untuk menegakan keadilan? Yang saya lakukan juga menegakan keadilan, jadi saya tidak bersalah."
"Membunuh adalah apa yang kamu maksud dengan keadilan?" Mereka berdua benar-benar mulai kesal.
"Benar saya membunuh orang yang bersalah, berarti saya di pihak yang benar." Luye menggosok dagunya sambil berpikir.
"Kamu!" Zu Sang menjadi tidak tahan. Tatapanya seperti binatang buas.
Melihat para penjaga itu Luye berkata. "Dengar, Zu Sang telah mengabil alih seluruh aset keluarga Hang dengan paksa, dia bahkan meniduri banyak gadis keluarga Hang dan memaksanya menjadi pelacur, jika hanya mati saja, itu hukuman yang terlalu ringan untuknya."
Lalu Luye tersenyum menyeramkan. "Jadi biarkan saya menghukum penjahat ini, dan saya ingin semua aset keluarga Zu yang dulunya milik keluarga Hang di kembalikan."
"Omong kosong sejak kapan aku melakukan itu?" Mata Zu Sang menjadi merah, dadanya naik turun. Dia siap untuk menyerang dan merobek Luye menjadi sepulu ribu keping. Tapi dia masih mempertimbangkan kekuatan Luye, jadi dia hanya bisa menunggu dengan tenang.
Lagipula para penjaga keluarga Wayde bukan orang bodoh. Mana mungkin mereka termakan omong-kosong itu?
Hangwe dan istrinya juga sangat terkejut. Meskipun apa yang di katakan Luye akan menguntungkan keluarga mereka. Namun semua yang di lontarkan Luye hanya omong kosong. Mereka hanya bisa tersenyum masam.
Kedua penjaga itu juga tau kalo Luye hanya berkata omong-kosong. Tidak mungkin keluarga Zu harus merebut aset keluarga Hang. Bahkan sampai berkata semua aset keluarga Zu adalah milik keluarga Hang. Jika ada yang mempercayainya, maka dunia benar-benar akan runtuh.
Namun sebelum para penjaga itu bicara, 2 token giok tiba-tiba terbang ke arah mereka. Penjaga itu mengkapnya dan memperhatikan dengan seksama. Mata mereka melotot, mulutnya terbuka karena kaget. Sedikit ketakutan muncul di wajah mereka. Mereka langsung melirik satu sama lain dan mengangguk.
__ADS_1
"Jika benar tuan mudah ini menegakan keadilan, maka keluarga Wayde tidak akan mengganggu." Penjaga itu tiba-tiba menurunkan suaranya.
Mereka langsung mengikat tangan Zu Sang ke belakang. Mendorongnya jatuh tepat di depan Luye. Penjaga itu berteriak dengan keras. "Mulai sekarang tidak ada lagi keluarga Zu, semua aset keluarga Zu akan di berikan kepada keluarga Hang."
Mereka menangkupkan tinjunya sambil membungkuk kepada Luye. "Anda bisa menghukum penjahat ini sesuka anda tuan muda."
Luye juga dengan sopan menangkupkan tinjunya. "Terima kasih."
"Karena urusan kami di sini sudah selasai, kami akan pergi."
"Apa anda tidak ingin mampir dulu." Luye menawarinya seperti tuan rumah yang baik.
"Tidak, tidak , masih banya urusan yang harus kami lakukan, terima kasih atas tawaranmu." Mengembalikan token giok, mereka langsung buru-buru pergi.
"Hati-hati di jalan." Luye melambaikan tangan dengan senyum. Tapi itu hanya membuat takut mereka dan mempercepat jalan.
Melihat adegan ini Hangwe membuka mulutnya lebar-lebar. Dia tidak pernah berpikir akan melihat ini. Penjaga keluarga Wayde yang seharusnya bangga dan sombong. Langsung mengubah nada bicaranya dengan sopan. Luye menjadi semakin misterius di hatinya.
Istri Hangwe juga tidak bisa tenang. Mulutnya juga terbuka lebar, menganggap ini hanya mimpi. Dia memukul-mukul pipinya untuk menemukan ini mimpi atau bukan.
Dia sangat menyesali keputusannya untuk mengganggu Hangwe. Meskipun sakit hatinya di masa muda pada wanita itu. Namun itu tidak sepenting keluarga Zu nya. Tapi semua sudah terlambat keluarga Zu sudah musnah, bahkan dia tidak tau nasibnya akan seperti apa.
Luye mengambil lehernya dan membuat dia berdiri. Dengan dua jari Luye langsung memukul ke arah bagian bawah perut Zu Sang. Zu Sang seperti merasakan ada yang pecah di tububnya, hampir membuatnya pinsan.
Auranya Tranformasi tahap 5 tiba-tiba menurun. Itu terus menurun, sampai itu hanya sama seperti manusia biasa.
"Tidak, bunuh saja aku!" Teriaknya sangat keras, bagi seorang kulivator kehilangan kultivasinya itu sama saja dengan mati.
Luye menatap matanya sambil tersenyum. "Membunuhmu? Itu seharusnya akan segera terkabul, tapi tidak untuk saya."
Luye langsung melemparkan ke depan Hangwe dan istrinya. Melihat ini mereka berdua langsung memahami maksud Luye.
__ADS_1
Tatapan penuh kebencian ada di wajah Hangwe. Melihat istrinya di lecehkan dia sangat ingin menguliti orang itu. Tapi dia sadar kalo orang itu cukup kuat. Namun sekarang? dia sudah kehilangan kultivasi.
Bahkan istrinya pun menatap Zu Sang dengan amarah. Dia seperti siap menyiksa Zu Sang dengan siksaan terkejam.
Luye tidak memperhatikan ini lagi dan berjalan pergi dari sana. Luye menerobos arus orang-orang yang berjalan. Setelah setenga jam berjalan Luye ahkirnya sampai di kediaman keluarga Vale.
Luye langsung memperlihatkan token yang di berikan Xiaoxun pada penjaga. Penjaga itu segera membuka gerbang, mempersilakan Luye masuk.
Luye memasuki gerbang dan segera menuju kediamannya.
"Kamu ahkirnya kembali." Setelah memasuki fila, Qin Long tiba-tiba menerjang memeluk Luye. Luye merasakan daging halus yang menekan dadanya. Dia hanya dengan terpaksa memeluk kelembutan di depannya.
Luye menghela nafas berat. Dia terlalu fokus dalam kultivasi beberapa bulan lalu. Dia benar-benar lupa jika memiliki seorang wanita.
Di dunia ini, kultivasi adalah segalanya. Ketika dia sudah fokus dalam kultivasi, bagaimana mungkin dia mengingat wanita?
Walaupun Luye sudah memutuskan untuk menjadikannya wanitanya. Namun Luye belum menidurinya.
Luye hanya bisa menertawakan dirinya sendiri. 'Ya, aku harus membuatnya resmi sekarang, jika tidak kalo aku lupa lagi di masa depan ini tidak akan lucu'
"Kenapa kamu tertawa." Qin Long menatap Luye dengan mata jernih nya.
Luye tidak mengatakan apa-apa dan mendekatkan bibirnya ke bibir merah Qin Long. Melihat Luye mengambil inisiatif Qin Long tampak bersemangat. Dia tidak menolak dan membiarkan Luye menciumnya.
Luye merasakan bibir lembut menyelimutinya. Nafas harum membuat Luye bersemangat. Lidahnya seperti naga menerobos dan mengamuk di mulut Qin Long. Merasakan ini Qin Long membuka matanya lebar-labar karena terkejut, namun dia segera menutup mata dan menikmatinya.
Tidak berhenti di situ, tangan Luye mulai menjelajah di area tertentu. Kedua tangannya memegang pantat dan dada Qin Long. Dia mulai meremas daging empuk itu dengan penuh nafsu. Perasaan kelembutan juga membuatnya tidak tahan.
Setelah beberapa menit mereka ahkirnya berhenti. Qin Long berdiri di depan Luye dengan baju yang acak-acakan. Dadanya naik turun, dia tidak bisa bernafas dengan baik.
"Sejak kapan anda begitu kasar?" Qin Long mengatur nafasnya dan merapikan bajunya. Biasanya saat berciuman, dia yang mengambil inisiatif. Dia tidak pernah berpikir Luye ternyata cukup mahir.
__ADS_1
"Apa anda tidak suka?"
"A,aku..ahhh." Sebelum Qin Long berbicara Luye sudah menggendongnya seperti seorang putri. Dia membawah Qin Long menuju kamar.