Berenkarnasi Di Dunia Kultivasi

Berenkarnasi Di Dunia Kultivasi
bab53


__ADS_3

Di sebuah hutan Luye berlari melompati dahan-dahan pohon dan dengan cepet pergi dari sana. Dia sudah keluar dari dimensi saku tersebut. Dan sekarang hal yang paling dia pikirkan adalah pergi dari sini secepat mungkin.


Dia sangat bingung dan panik saat mengetahui sekelompok master Nascent Soul mengepungnya. Untung saja ada gulungan teleportasi yang tidak sengaja dia temukan dari para bandit itu.


"Sial, keluarga Wayde mungkin sudah tau siapa aku, jadi pergi ke kota Longxuan itu sama saja untuk mati." Luye merasa frutasi dengan masalah ini. Tiba-tiba dia ingat kalo dia berniat pergi ke kota Dam setelah ini.


"Kekuatanku seharusnya tidak buruk, aku bisa mengalakan orang-orang keluarga Lue itu. Ya, itu dia, sebaiknya aku pergi ke sana untuk menyelesaikan masalah dengan keluarga Lue sekaligus bersembunyi dan perlahan meningkatkan kekuatan." Luye merasa kalo itu adalah ide yang sangat baik. Dia pada awalnya ingin meminta bantuan pada keluarga Vale dan Gain untuk pergi ke kota Dam. Namun itu sepertinya tidak perlu, setelah memasuki dimensi saku kekuatannya sudah benar-benar meningkat hingga batas. Sampai pada tahap dia bisa bersaing dengan master ranah Nascent Soul tahap 1. Jadi kenapa dia harus takut dengan para patriak ranah Spiritual itu?


Selain itu kembali ke kota Longxuan bukanlah pilihan yang bagus.


"Ya semoga kakek tua itu bisa tutup mulut lebih lama, agar keluarga Wayde tidak mengejarku dengan cepat ke kota dam." Gumam Luye, bagaimana pun yang tau identitasnya dan hubungannya dengan keluarga Lue adalah xiaoxun. Dan keluarga Wayde tau hubungannya dengan keluarga Gain dan Luke. Jadi sudah dapat di pastikan kalo keluarga Wayde pasti akan mengorek informasi tentangnya dari kedua kakek tua itu.


Sambil bergerak kedepan dengan cepat Luye terus-menerus merenung tentang rencana yang nya kedepan.


Jika Luye mau menyerah dan menyerakan hasil jarahannya pada keluarga Wayde mungkin dia tidak akan di kejar. Lagipula tawaran yang di berikan oleh patriak keluarga Wayde tidak terlalu buruk bahkan untuk Xiaoxun.


Namun apakah Luye mau memberikan artefak dari seorang kaisar. Bahkan seorang raja akan muntah darah karena iri, kenapa Luye harus menukarnya dengan metode tingkat 3 dan perlakuan kusus dari keluarga seperti Wayde? yang bahkan seperti seekor semut di hadapan para raja?


Selain itu artefak dan cincin ini adalah miliknya di masa lalu. Luye yakin ini sangat cocok untuknya dan akan berperan besar untuk mendapatkan kultivasinya di masa lalu.


"Jika ingin maju, maka setidaknya anda harus sedikit bertaruh!" Luye tersenyum dengan wajah penuh dengan tekad.


...


Setelah perjalanan panjang selama beberapa hari Luye ahkinya sampai di sebuah kota. Kota ini tidak terlalu besar seperti kota Longxuan, namun masih ada banyak ahli beladiri.


Dia ahkirnya sampai di kota Dam, meskipun Luye sedikit bingung ke arah mana dia harus pergi. Luye telah singga di beberapa desa dan menanyakan arah. Tentu saja itu tidak gratis, tapi Luye sangat kaya sekarang. Sebenarnya dia bisa menunjukan kekuatan dan orang akan memandunya dengan hormat. Tapi dia lebih memilih cara yang lebih simpel. Lagipula dia dalam pelarian saat ini, ada baiknya untuk tidak mencolok.


Tapi dia ahkirnya sampai dalam waktu sepuluh hari. Jadi dia hanya bisa menghela nafas berat. "Kalo saja aku tau sejak awal di mana kota ini, mungkin hanya butuh 4 hari untuk sampai, benar-benar merepotkan."

__ADS_1


"Ya lupakan saja, perjalanan ini membuat ku lelah, lebih baik mencari penginapan dulu untuk istirahat selama 1 hari." Luye menepuk telapak tangannya membuat keputusan. Meskipun dia sudah mencapai ranah Spiritual tahap 1 tapi perjalanan 10 hari tampa istrirahat masih bisa membuatnya lelah.


Luye langsung masuk ke rumah besar berwarnah merah. Dia masuk tampa ragu, setelah sampai di dalam dia mencium aroma harum yang membuatnya bersemangat.


Luye merasakan tangannya di peluk dan segumpal daging lembut di tekan di sana. Lalu suara manis seorang gadis terdengar. "Apa anda ingin saya menemani anda minum tuan?"


"Saya juga bisa menemani anda untuk tidur malam ini." Suara menggoda dan manis terdengar lagi. Sekarang gadis itu berbisik di telinga Luye yang menyebabkan nafas panas di hebuskan ke telinganya.


Hal ini menyebabkan nafas Luye menjadi lebih cepat dan dia sangat bersemangat. Bagaimanapun setelah di latih lama oleh Qin Long, Luye menjadi tidak terkendali. Terutama tubuh Lue Yi juga mendorongnya menjadi sorang pria penuh nafsu.


Meskipun Luye selalu menegaskan diri untuk berpikir rasional. Tapi apakah dia bisa menahan godaan?


Tapi dia segera menghela nafas untuk menenagkan diri, tapi tangannya tidak bisa tenang dan meremas pantat gemuk wanita itu.


Gadis ini berusia sekitar 21 tahun,.dadanya sudah tumbuh lebih tinggi. Dan tubuhnya juga melengkung sempurnah. Namun anehnya setelah menerima perlakuan nakal Luye dia malah memerah malu. Tubuhnya sedikit menggigil karena terkejut, tapi dia segera menenagkan diri dan membiarkan Luye melakukan apa yang dia mau.


Luye menganggap gadis itu tidak berpengalaman jadi dia melepaskannya. Tapi gadis itu segera memeluknya lagi dengan wajah memohon dan ketakutan.


Luye merasa dia memasuki tempat yang salah. Dari Luar tempat ini seperti sebuah penginapan. Tapi setelah masuk, Luye hanya merasa kalo ini rumah bordi.


"Iya, ini adalah penginapan tapi ada seauatu yang lai..n...!" Gadis itu menjawab dengan wajah merah. Suaranya semakin lama semakin rendah.


"Begitu ya." Luye sedikit memahami, sepertinya ini adalah penginapan sekaligus rumah bordi.


Luye tidak perduli lagi dia hanya berkata. "Kalo begitu berikan aku 1 kamar."


"Ba,baik." Gadis itu langsung menjawab, dia menundukan kepala dengan wajah merah dan bertanya dengan suara kecil. "A, apa anda juga akan memesan saya?"


Mendengar nada seperti dia sangat memohon Luye hanya bisa tersenyum kecut. Tapi Luye sangat mengakui kalo kecantikan ini tidak akan kalah dari Qin Long, jadi dia menyetujuinya. "Baiklah."

__ADS_1


Melihat Luye seperti menyetujuinya gadis itu sangat senang tapi juga kawatir terdapat di ekpresinya.


Setelah beberapa waktu gadis itu segera menuntunnya ke kamar yang di pesan Luye. Mengetahui kamar itu adalah kamar VIP membuat wajah gadis itu sedikit tertekan. Dia seperti menyesali keputusannya untuk meminta Luye memesannya. Tapi karena itu sudah terjadi dia dengan patuh ikut dengan Luye.


Setelah sampai di dalam gadis itu hanya berdiri di sana dengan tegang. Dia merasa sangat ketakutan dan tidak bergerak untuk waktu yang lama.


Luye melepaskan baju dan memperlihatkan tubuh bagus dengan otot-otot yang bagus. Dia berjalan ke kolam dan masuk ke dalam.


"Apa kamu tidak ingin mandi denganku?" Katnya sambil menatap gadis itu.


Mendengar apa yang di katakan Luye gadis itu pun mulai melucuti pakaiannya. Tubuh yang indah seputih giok terpamerkan. Dua buah bukit seperti bakpao yang membuat orang lain ingin memakannya. Gadis itu melepas semuanya tampa tersisa.


Tapi pemandangan indah itu hanya sesaat. Seperti gadis itu tidak akan membiarkan dia di lihat lama-lama, dia langsung masuk ke dalam kolam.


Lalu dia hanya menatap Luye yang sedang besandar di sisi kolam. Dia seperti tidak tau dia harus duduk di mana dan takut jika berbuat salah.


"Apa yang kamu takutkan, duduk sini." Luye mengisyaratkan gadis itu untuk duduk di pangkuannya.


Gadis itu dengan patuh duduk di pangkuan Luye. Luye memeluknya dari belakang dan meremas kedua benda bulat lembut itu. Gadis itu menjadi bernafas dengan cepat dan menghembuskan udara panas.


Luye mengambil tangan ramping gadis itu gadis itu dan mengarakannya ke tempat lain. "Pegang ini."


Gadis itu merasa sedang memegang tongkat panjang yang sangat keras. Tapi itu sangat panas, tentu saja dia tau apa itu. Hal ini membuatnya memerah lagi dan lagi. Namun dia dengan patuh menggerakannya ke atas dan kebawah.


Luye benar-benar sudah terbiasa dengan perlakuan Qin Long. Di tambah memang sifat Lue Yi yang sangat mesum, nafsunya benar-benar tidak terbendung. Dia sudah menahannya cukup lama, agar tidak terkendalikan oleh nafsu semata, dia selalu ingin berpikir rasional.


Namun sekarang dia sudah lelah untuk itu. Dia mulai menerima sifat Lue Yi, mungkin sifat nafsu bisa di tahan Luye selama beberapa waktu. Tapi sifat cinta, seperti perasaannya pada kakaknya benar-benar tidak bisa luye tahan. Jadi dari pada menahan dan tidak terima dengan tubuhnya sekarang. Pilihan terbaik adalah menerimana.


Selama beberapa waktu mereka saling menyentu satu sama lain. Luye dengan senang hati menciumnya dan menghisap semua air liur gadis itu sampai puas.

__ADS_1


Tapi gadis itu hanya melakukannya semua yang Luye perintakan dengan patuh. Dia melakukan apaun dalam diam dan sedikit takut jika melakukan sesuatu yang salah.Namun hal seperti ini membuat Luye tidak nyaman.


Meskipun dia liar saat melakunnya.dengan Qin Long. Tapi itu karena mereka berdua menikmatinya dan menyukai satu sama lain, bukan karena paksaan.


__ADS_2