Berenkarnasi Di Dunia Kultivasi

Berenkarnasi Di Dunia Kultivasi
bab50


__ADS_3

Cahaya tujuh warna bersinar terang hingga menyilaukan seluruh area, bahkan Luye tidak dapat melihat apa yang terjadi. Setelah cahaya silau itu menghilang, pemandangan di visi Luye juga berubah.


Sekarang Luye seperti melayang di kekosongan, di atas nya terdapat sungai api kecil berwarna hitam yang menghubungkan ke sembilan titik pusaran.


"Di mana ini?" Luye merasa bingung dengan apa yang dia lihat. Dia langsung sadar. "Apa ini di lautan pengetahuan?"


Sekarang sesosok pria muda berdiri di depannya. Pria muda tampan itu mengenakan pakaian longgar berwarna hitam. Dia menatap Luye dengan ingin tau. "Bagaimana apa kamu melihat seperti apa domain asli?"


Ketika melihat pria itu Luye langsung terkejut. Namun setelah mendengar apa yang di tanyakan, Luye hanya bisa merinding karena ketakutan.


Bagaimana dia tidak melihat seperti apa kekuatan domain raja yang asli. Itu mengubah atmosfer di sekitarnya dan membuat dia menjadi lebih kuat. Selain itu semua makluk di bawah peringkat raja semuanya di tekan hingga tidak bisa mengeluarkan kekuatan aslinya. Bahkan bisa di katakan para master puncak Nascent Soul sama sekali tidak bisa bergerak. Mereka seperti semut yang siap dibunuh kapan saja.


Makanya selama perang itu para makluk lemah itu akan menjauh sejauh mungkin dari bentrokan kedua bom nuklir itu. Kalo tidak, mereka tidak akan tau kapan harus mati.


Jika para raja seperti itu, domain para kaisar bahkan lebih mengerikan, Luye bahkan yakin kalo para Nascent Soul itu berani mendekat. Mereka hanya akan meledak dan menjadi daging cincang. Hal-hal ini benar-benar membuatnya takut.


Tapi dia segera tenang dia menatap pria muda yang berada di depannya. Luye merasakan perasaan akrab tertentu yang terpancar olehnya. Selain penasaran, perasaan inilah yang mendorong Luye untuk mau mengambil resiko pergi ke pusat reruntuan. Luye merasa kalo jiwa yang berada di depannya adalah sesuatu yang dekat dengan nya. Namun setelah mengingat kalo dia telah menyerangnya, Luye menjadi tidak yakin.


Tidak ada omong kosong dari mulut Luye, dia hanya menanyakan apa yang selama ini dia bingungkan. "Siapa sebenarnya kamu?"


"Hehe!" Pria muda itu hanya tertawa memperlihatkan gigi putihnya. Melihat seperti mempermainkan, yang membuat Luye menjadi tidak senang.


Pria muda itu ahkirnya berhenti tertawa. "Bukankah aku sudah memberi taumu soal itu?"


Luye sedikit mengangguk. "Benar tapi aku masih tidak yakin, apa kamu benar-benar kaisar ruang?"


Bukankah kaisar ruang sudah mati? Melihat ilusi barusan Luye menyadari kalo kaisar ruang sudah mati! Atau dia masih hidup dan berniat mencari tubuh pengganti? Tapi perasaan akrab apa ini? Apa karena Aku mempelajari aturan yang sama?


Melihat kebingungan Luye, membuat pria itu tertawa. "Haha apa anda tidak memperhatikan perkataan saya? Yang di sebut dengan kaisar ruang adalah tubuh utamaku!"


"Maksudmu?" Luye sedikit mengangkat alisnya.

__ADS_1


Pria itu tersenyum dan mengangguk kecil. "Benar aku hanya clone jiwa dari kaisar ruang yang menempati tubuh utamanya yang sudah mati."


Klon jiwa? bukankah itu hal bodoh? jika kulivator kehilangan tubuh dan berniat mencuri jiwa, maka jiwa mereka yang lebih kuat yang akan bertahan sampai ahkir. Namun jika itu klon jiwa, mau sekuat apapun itu tidak akan berhasil untuk melawan jiwa asli. Terutama di lautan kesadaran milik Luye, Luye pada dasarnya adalah tuan rumah disini.


Kalo ingin sebuah clone berhasil memasuki dan memiliki tubuh orang lain, maka orang itu harus mati dulu.


Karena tau kalo itu hanya clone jiwa Luye langsung tersenyum menyeramkan. "Hanya sebuah clone jiwa biasa berani melawanku? Jangan berpikir untuk lari!"


Luye mengangkat tangannya, dari aliran sungai api hitam itu muncuk 10 naga api hitam yang menyeramkan. Naga-naga itu meraung berniat menyerang clone kaisar ruang itu.


Lapisan cahaya hitam ahkirnya keluar membekukan ruang dan membentuk penghalang hitam. Hal ini membuat para naga itu hanya menggigit penghalang yang terlihat keras tersebut.


Luye sedikit terkejut. Apakah clone sekuat ini?


Luye telah belajar banyak tentang dunia kultivasi. Sejauh yang dia tau, clone jiwa tidak akan memilliki kekuatan jiwa yang sangat besar. Meski ranah clon sangat tinggi kekuatan jiwa mereka akan sangat sedikit. Tapi kenapa clone ini bisa memiliki kekuatan seperti itu?


Apa dia sudah mengembangkan kebijaksanaan? Luye bergeridik ngeri. Jika clone sudah mencapai tahap seperti itu maka mereka tidak berbeda dari jiwa asli. Bahkan di beberapa kasus mereka akan memberontak dan menyerang balik tubuh asli.


Ketika perkataan itu terucap Luye.langsung berhenti seketika. Wajahnya menatap kosong ke arah pria itu. Dia merasa kalo ini adalah hal yang di ingin tau sejak lama.


'Benar kenapa aku merasa akrab dengan itu?'


Luye menurunkan tangannya, dia menjadi tenang. "Apa kau tau sesuatu?"


Pria itu menjawab dengan pertanyaan. "Apa anda tau di mana jiwa asli kaisar ruang."


Luye hanya menggelangkan kepala. Dalam pikirannya kaisar ruang harusnya sudah mati. Tapi dia langsung kepikiran tentang buah 7 warna yang di makan saat itu. Itu terlihat seperti sesuatu yang sangat berharga yang di miliki kaisar ruang.


"Apakah buah itu?" Luye bertanya dengan bodoh. Dia merasa buah itu menyembunyikan banyak hal.


"Hehe itu benar, lalu apa kamu tau buah apa itu?" Clon itu berkata dengan senyum.

__ADS_1


"Tidak." Luye sedikit menggelengkan kepala.


"Lalu apa kamu tau kalo ada orang yang lebih kuat dari seorang kaisar?" Clon itu mulai menanyai Luye lagi.


Wajah Luye menjadi hitam, dia berteriak tidak senang. "Berhentilah.bersikap misterius seperti itu, cepat katakan apa yang kamu tau!"


"Baiklah, baiklah." Anehnya clon itu menunduk dengan patuh, wajahnya cukup ketakutan. Lalu dia mulai membahas apa yang dia tau dari ingatan kaisar ruang.


Waktu seperti berlalu sangat lama, tapi karena itu di lautan kesadaran, di dunia nyata paling cuma beberapa jam.


Setelah mendengar apa yang di katakan clone kaisar ruang itu, Luye mendapatkan banyak informasi yang membuatnya terpesona. Dia seperti.membayangkan betapa luasnya dunia ini.


Dunia kultivasi sangat luas, sangat berbeda dari yang dia bayangkan. Bahkan Luye tidak yakin bisa menjelajahi semuanya dalam 10 ribu tahun.


"Jadi apa yang kamu maksud adalah?" Tapi informasi yang terahkir yang membuat Luye bahkan lebih terkejut.


"Benar saya telah menunggu selama 15 ribu tahun. Selama lebih dari 10 ribu tahun jiwaku terpelihara dengan tubuh utama itu, hingga sekarang hanya menyisakan tulang. Maka dari itu jiwaku sekarang sudah seperti jiwa asli. Namun ikatan dengan jiwa utama kaisar ruang masih tidak terputus. Maka dari itu, setelah saya merasakan kehadiran tuan di dunia ini, saya langsung membuka segel dimensi saku. Dengan perasaan akrab ini saya yakin anda secara sadar maupun tidak sadar akan ingin datang menemui saya." jelas clone itu.


"Jadi begitu ya." Tidak heran saat mendengar pertama kali tentang dimensi saku Luye langsung menyimpulkan tentang teori terbentunya dimensi saku seakan dia sudah akrab dengan sesuatu seperti ini.


Tidak heran jika dia langsung memahami metode kultivasi ruang ini. Tidak heran kalau hanya Luye yang bisa menggunakan kristal hitam itu. Tidak heran dia bisa masuk penghalang dengan mudah.


Semua pertanyaan demi pertanyaan ahkirnya tejelaskan.


"Ini semua terjadi karena kaisar ruang saat itu tau kalo dia sudah di ujung tanduk. Tapi dia memiliki buah renkarnasi yang di berikan guru asingnya. Jadi kaisar ruang mulai menyiapkan banyak hal, termasuk membuat clon jiwa, untuk membantunya melewati lapisan penghalang. Mengkristalkan jiwanya menjadi batu-batu kristal hitam, agar saat setelah berenkarnasi dia bisa memulikan kekuatannya tampa hambatan sumber daya." Luye menyentu dagunya dengan pengertian.


"Dan yang paling penting jiwa kaisar ruang yang berenkarnasi adalah aku!" Luye merasa tidak percaya.


Namun dia tiba-tiba melihat wajah pemuda di depannya. Itu adalah clone jiwa dari kaisar ruang, secara otomatis mereka mirip. Melihat senyum tampan itu, Luye seperti melihat arnold di bumi, yaitu dirinya sendiri.


Wajah mereka sangat mirip, hanya saja kaisar ruang memiliki wajah yang putih dan tampan. Tapi arnold berkulit coklat dan memiliki banyak luka. karena banyak pertempuran berdarah yang dia laluhi.

__ADS_1


"Jadi begitu ya aku adalah kaisar ruang itu sendiri." Alis mata Luye sedikit menurun penuh pengngertian.


__ADS_2