
ke esokan paginya.
saat kanza tengah merapikan tempat tidur nabila. ponselnya berdering menandakan telpon masuk.
kanzan mengambil hp nya di atas meja samping tempat tidur.
" rama". lirih.
kanza pun segera mengangkat telpon dari rama.
kanza : Halo...!! ada apa kak rama???".
Rama : bisa kita bertemu sore nanti.
kanza : bertemu...!! untuk apa kak.
RAMA : Aku ingin membicara kan sesuatu yang penting dengan mu za.
kanza : oke,, kita ketemu di mana kak??
Rama : taman kota saja, aku tunggu kamu di sana.
kanza : oke pak bos.
.....
__ADS_1
sore hari pun tiba.
kanza bersiap-siap ketaman bertemu rama. ia pun juga mengajak nabila bersamanya. sekalian kanza membawa nabila bermain.
sesampainya kanza di taman kota ia melangkah masuk dengan mengandeng tangan nabila yang kegirangan saat masuk ke dalam taman. kanza pun mencari tempat yang biasa ia duduki bersamaa rama. dan benar rama sudah berada di sana menunggunya.
rama melihat kanza ia pun melambaikan tangannya.
"hey kak rama".
kanza menghampiri rama.
rama yang melihat penampilan kanza yang berbeda dengan yang kemarin. merasa terpukau, kanza makin terlihat lebih cantik.
"kak rama kok diam sih". tegur kanza.
"mi bila mau main". potong nabila tiba-tiba.
"ia boleh. main nya jangan jauh jauh yah".
kini tatapan kanza beralih ke rama yang masih menatap dirinya tanpa berkedip.
"heyy...!!!". teriak kanza membuyarkan lamunan rama. "ngapain liatin aku kayak gitu. penampilan ku aneh yah". tanya kanza.
"gak aneh malah kamu cantik banget". puji rama tanpa sadar.
__ADS_1
"ahhh yang bener aku cantik". jawab kanza tersenyum lebar.
rama tersadar dengan yang di ucapnya. "tapi boong". ledek rama.
"ahhh sialan kamuu". gerutu kanza. "oh ya ngapain ngajakin ketemu??"tanya kanza.
"mmm gini za. aku langsung ke intinya saja yah. perusahaan ku lagi mencari model iklan dan udah beberapa orang yang daftar tapi gak sesuai yang kami cari. dan saya rasa semua kriteria itu ada pada kamu za. kamu mau gak balik lagi ke dunia hiburan. aku harap kamu menerima tawaranku ini za". bujuk rama penuh harap.
seketika wajah kanza terlihat murung. ia menundukkan kepalanya. "aku mau sihh kak... tapi bagaimana dengan mas dewa dia pasti tak kan memperbolehkan aku". ucap kanza dengan lesuh.
"aku tau za...!! masalah yang kamu hadapi sekarang. suami mu itu mengkhianatimu kan??". ucap rama
"e-engak mas dewa gak selingkuh". bantah kanza dengan tegas.
"kamu gak usah nyembunyiin masalah mu dari ku za. aku sudah melihat di depan mataku sendiri suamimu bermesraan dengan sekretaris baru nya kan". ucap rama.
2 minggu yang lalu saat rama mampir ke apartemen sahabatnya. di tempat parkiran sebelum ia turun dari mobil ia melihat dewa dan seorang wanita berjalan bergandeng tangan dan begitu mesra. rama yang geram melihatnya segera menghubungi orang kepercayaannya untuk membuntukki dewa dan wanita selingkuhannya itu.
kanza terdiam ia tak dapat menyembunyikannya lagi. ia pun menangis, karna sejak tadi ia mencoba untuk ceria di hadapan rama.
"hikss hiksss semua yang kau katakan benar kak, mas dewa mengkhianatiku. ia telah berselingkuh dengan sekretarisnya". ucap kanza terisak-isak.
rama pun memeluk kanza untuk menenangkan nya. seperti saat dulu, saat ibu kanza meninggal ia lah yang selalu ada di samping kanza dan menghiburnya.
__ADS_1
kanza tak menolak saat rama memeluknya. bahkan ia merasa lebih tenang.
...BERSAMBUNG...