BERHENTI MENCINTAI

BERHENTI MENCINTAI
EPISODE 21 # TERUNGKAP


__ADS_3

Ke esokan harinya.


kanza kembali tak masuk kerja karna masih memar di wajahnya belum sembuh rama pun tak mempersulitnya.


ia pun lebih memilih menghabiskan waktunya bermain dengan anaknya nabila yang sudah semakin aktif dan tak mau diam dan terus berlari kesana kemari dengan kegirangan.


kanza menemani nabila bermain di taman belakang. nabila begitu sangat bahagia bermain dengan maminya.


setelah menemani nabila bermain kanza pun berencana membuat kue velevet red kesukaan anaknya.


saat ia sibuk membuat membuat kue kesukaan anaknya. bel berbunyi menandakan ada tamu yang datng.


"siapa sih siang-siang gini bertamu, ganggu aja". gerutu kanza. ia pun bergegas putri namun bi siti tiba tiba datang.


"biar bibi saja nyonya".


kanza mengangguk iya dan melanjutkan pekerjaannya. tak berapa lama bi siti pun kembali.


"ada tamu nyari nyonya".


"siapa bi?".


"gak tau nyonya. saya baru melihatnya".


"ya sudah...!!! bibi lanjutin ya tinggal di masukki ke oven kok".


"ya nyonya".


kanza pun bergegas pergi menuju ruang tamu. saat ia sampai di ruang tamu pandangan kanza tertuju pada seorang wanita yang berdiri membelakanginya dan sedang memandangi foto pernikahannya dengan dewa.

__ADS_1


"maaf...!!! anda mencari saya". ucap kanza.


wanita pun berbalik menghadap kanza dengan tersenyum sinis.


"halo kanza".


"kau". pekik kanza ia kaget saat melihat wajah wanita itu. wajah nya memerah menahan amarahnya. "kau bella kan". sambungnya.


"ohhh kaamu sudah mengenal namaku rupanya, jadi aku tak usah bersusah payah mengenalkan diriku". ucap bella dengan angkuh.


kanza mengendus kesal ia mencoba menahan amarahnya. "ada apa kamu kemari??" tanya kanza dingin.


tatapan kanza beralih pada perut bella yang sudah tak rata. bella dengan sengaja memakai dres ketat mempelihatkan perutnya ke kanza.


"kau hamil". seruh kanza.


"yahh....!! aku sedang hamil". jawab bella dengan ketus. ia melangkah mendekati kanza sambil mengelus perutnya dan tersenyum sinis. "dan ini adalah anak aku dan dewa buah dari cinta kita". sambungnya.


"jadi hubungan mu dengan suamiku sudah sejauh itu". tanya kanza dengan bibir bergetar.


"ya...!!! bahkan sebentar lagi mas dewa akan menikahi ku". jawab bella.


"dan aku kesini untuk meminta ke kamu untuk melepaskan mas dewa untukku".


imbuhnya.


kanza kembali merasakan ribuan pisau menusuk hatinya memberikan luka untuk sekian kalinya. amarahnya semakin membara matanya membulat menatap tajam bella yang berdiri di hadapannya.


plakkkkk

__ADS_1


tamparan keras di pipi bella membuatnya hampir terjatuh.


"apa kau seorang wanita". teriak kanza dengan geram. "hingga kau menghancurkan hidup wanita lain demi kebahagiaan mu sendiri". imbuhnya.


bella yang akan melawan dan akan menampar balik namun kanza menangkis tangannya dan kembali menampar keras pipi bella hingga ia terjatuh di lantai membuat luka di sudut bibirnya.


bi siti para pelayan dan satpam mendengar keributan mendatangi ruang tamu mereka pun datang melarai pertengkaran dua wanita tersebut.


"pak budi...!! seret wanita ini keluar". titah kanza.


bella pun berdiri dengan memengang pipinya dan tangannya di tarik paksa oleh pak budi satpam. "aku akan membalas perbuatanmu wanita jalang... aku akan merebut semua kebahagiaanmu". gertak bella. "lepaskan aku". imbunya. ia menepis tangan pak budi dengan kasar. "suatu saat bila aku sudah menjadi nyonya dewa kau adalah orang pertama yang aku pecat". sambung bella.


tatapan bella pun beralih ke kanza dan tersenyum sinis. "siapkan dirimu untuk berpisah dari mas dewa". gertak bella.


ia pun langsung pergi dari rumah kanza.


...**Bersambung....


ulalaaaaa.....


MAKASIH YAH YANG KOMENTARNYA CERITANYA NGEBOSENIN,, KAYAK SINETRON DI IKAN TERBANG KATANYA.


MAAF BILA NGEBOSENIN...!!


KU NGETIKNYA APA YANG ADA DI PIKIRANKU. BUAT NOVEL TUH GK GAMPANG YAH GAYS...


TIAP HARI ITU KU SELALU MIKIR LANJUTANNYA. KEPALA SAMPAI PUSING PENGEN CEPETIN DI TAMATIN.


SUDAH YAH CURHATNYA.

__ADS_1


SEKIAN**


__ADS_2