BERHENTI MENCINTAI

BERHENTI MENCINTAI
EPISODE 60 # AKU AKAN MENUNGGUMU


__ADS_3

"za...!! kamu sadar". ucap rama senang.


"aku di mana kak??". tanya kanza yang terbaring lemah di atas bangkar.


"kamu lagi di rumah sakit. semalam kamu pingsan. jaadi aku membawa mu ke mari. semalam kamu demam tinggi za..". jelas rama.


kanza menghela nafasnya dengan kasar. ia memalingkan wajahnya dan menatap di atasnya. dari sudut matanya meneteskan matanya. "kakkk dia datang lagi". ucapnya pelan.


"ayah kamu". tebak rama. kanza mengangguk iya. "dia ngomong apa sama kamu.. sehingga kamu jadi sakit gini?". tanyanya.


"dia bilang maaf". kanza terdiaam sejenak. ia kembali menghela nafasnya. "aku sangat membencinya kakk... aku membencinya". tangis kanza pecah. kedua tangannya menutup wajahnya.


"za". panggil rama. rama mengelus tangan.kanza de


kanza bangun dan duduk menatap rama lagi. "kenapa dia datang lagi kakk.. kakak tau... ketika aku melihat wajahnya. seketika aku mengingat ibu yang tiap hari menangisinya... mengingat ibu sakit karna terus memikirkannya.. mengingat ibu meninggal... semua gara gara dia". isaknya nangis tersedu sedu.


rama berdiri dari duduknya. dan kemudian membawa kanza kedalam pelukkannya. tangannya mengelus punggung kanza. kanza pun tak menolak dengan apa yang di lakukan rama padanya.


malahan kanza merasakan kehangatan dalam pelukan rama... ia merasa nyaman dan tenang.


"aku tau zaa...!! kau sangat membencinya. tapi zaa...! seburuk buruk nya dia, dia tetap lah ayah mu. orang tuamu". ucap rama.

__ADS_1


"dia gak pantas jadi ayah kakk... dia jahatt... dia lebih memilih wanita lain ketimbang aku dan ibu". isak kanza.


"aku tau za kamu masih sakit hati dengan apa yang ayah kamu lakukan dulu. taapi za...! coba lah ikhlaskan semua... cobalah untuk memaafkannya. ayah mu juga manusia biasa... dan tak luput dari salah dan dosa. dan mungkin saja ayah mu sudah menyesal dengan apa yang di lakukannya dulu". ucap rama sambil mengelus kepala kanza.


mendengar ucapan rama... kanza terdiam... mencerna ucapan rama. rasa amarah dan sedihnya perlahan mulai tenang. pelukan rama seakan akan obat ampuh menyembuhkan sedihnya.


"kakk...!!". panggil kanza pelan.


"ia".jawab rama singkat.


"maaf". lirih kaanza. rama melepas pelukannya dan menatap mata kanza yang sembab. tangannya mengusap air mata di pipi kanza


"waktu di pantai itu kakk". rama tersenyum. dirinya kembali memeluk kanza.


"aku sudah bilang tak usahh mengingatnya lagi". ucap rama.


"a-aku akan mencoba belajar mencintai mu kakk". ucap kanza pelan. rama melepas pelukannya ke kanza dan kembali menatapnya.


"kau tadi bilang apa za??".tanyanya cepat.


"aku akan mencoba belajar mencintai mu". jawab kanza malu malu.

__ADS_1


"kau mau membuka hati mu untukku". tanya lagi rama. memastikkan apa yang di dengarnya.


"ia kak". kanza tersenyum. "bisa kah kau menungguku".


rama menarik kanza lagi kedalam pelukannya.


"Percayalah, aku hebat dalam hal menunggu." ucapnya. sungguh ia begitu sangat senang. "Aku takkan lelah mengejar cintamu, jikalau aku lelah mungkin di saat itu aku tak ada di dunia lagi." sambungnya kemudian.


kanza memukul dada rama.


"au kenapa kau memukulku". keluh rama.


"jangan mengatakan hal itu kakk... kakak jangan pernah meninggalkanku...".


"aku takkan pernah meninggalkan mu za....!! walau aku sudah tak ada di dunia ini... aku akan selalu bersemayang di dalam hatimu".


...**bersambung...


JANGAN LUPA TEKAN


LIKE AND VOTE**

__ADS_1


__ADS_2