
2 hari kemudian
drttt drtt drttt
ponsel kanza berdering tertera nama kak rama di layar ponselnya. tanpa berpikir panjang kanza mengangkat telpon dari sahabatnya itu.
"haloo..!!
"halo zaa....!! kau dimana?? nanti malam kau jadi pergikan???"
"perrgi..?? kemana?".
"acara peresmian cabang kantorku dan juga peluncuran prodak baru".
"astagaaa...!!!" pekik kanza. "aku lupa kakk". menepuk jidatnya.
"makanya aku menelpon mengingatkan mu. ya sudah persiapkanlah diri mu nanti setelah magrib aku akan menjemputmu".
"maaf kakk...!! aku gak bisa menghadirinya".
"kenapa??".
"aku habis kecelakaan kakk".
"apa...!!! kecelakaan". pekik rama.
langsung mematikan telponnya.
"loh kok di matiin". gumam kanza.
....
30 menit kemudian.
tok
tok
tok
suara ketukan terdengar. membuat kanza yang terlelap tidur jadi terbangun.
"siapa??" teriak kanza dengan suara serak.
__ADS_1
"saya nyonya". jawab bi siti.
"masuklah bi... pintu nya gak terkunci". bi siti pun membuka pintu kamarnya. "ada apa bi??". tanya kanza mengucek matanya yang baru saja tidur.
"maaf menganggu tidur nyonya. didepan ada tamu mencari nyonya. namanya tuan rama". ucap bi siti.
"kak rama". lirih kanza.
"ya sudah. suruh saja menunggu ku di ruang tamu. aku akan menemuinya". saut kanza.
"apa kepala nyonya sudah tak sakit... lebih baik tamu nyonya di bawa kemari saja". usul bi siti.
"tidak bi... aku baik baik saja..."
bi siti mengangguk pelan dan bergegas pergi.
ada apa kak rama kemari..
kanza pun berusaha bangun dari tidurnya... kepalanya masih terasa pusing dan lututnya masih agak nyeri namun ia mencoba menahannya.
....
Di rumah sakit
"kenapa kau kemari". ucap siska menghadang jalan bella yang ingin masuk ke ruang rawat pak tommy. pak tommy telah di oprasi pagi kemarin. saat ini kondisinya sudah stabil.
"papa mertua". pekik siska mengeleng gelengkan kepalanya. "sejak kapan papaku punya menantu sepertimu". imbuhnya.
"sebentar lagi aku akan menikah dengan adik mu dewA. dan itu berarti papa dewa menjadi papa mertua ku dan dirimu juga akan jadi kakak iparki". saut bella penuh penekanan.
"hahahaaaa". siska tertawa namun wajahnya yang kesal tak berubah. "jangan mimpi kau akan menjadi menantu dan adik iparku.. aku takkan membiarkan hal itu". gertak siska.
tangan bella tergepal kuat mendengar hinaan siska kepadanya.
"pulanglah...!! papaku tak akan mau bertemu denganmu". sambung siska.
...
"kak rama". pangg kanza berjalan menghampiri rama dengan berjalan pincang.
mendengar suara kanza rama langsung berdiri menghampiri kanza. "kenaapa kau bisa seperti ini za". tanya rama penuh kekawatiran. melihat kepala kanza yang terluka dan lutut yang agk bengkak.
"ayo...!! kita harus kerumah sakit". ajak rama sedikit memaksa.
__ADS_1
"aku tak apa-apa kak... ini hanya luka kecil... aku juga sudah kedokter... ini akan sembuh dalam seminggu". jelas kanza.
"ya sudah...!! kau duduklah". rama membantu kanza berjalan menuju sofa.
"kenapa kau kemari kak??".
"aku kemari ingin menjengukmu. aku sangat kaget mendengar kau kecelakaan". gerutu rama. "bagaimana kau bisa mengalami kecelakaaan". tanya rama.
"gak usah membahasnya". tegur kanza.
rama mengendus kesal. " apa kau kecelakaan di malam itu??". tanya rama menebak.
"kenapa kau bisa mengetahuinya". pekik kanza .
"andai saja aku yang mengantarmu pulang". menghela nafasnya. "kau takkan mengalami kejadian seprti ini". protes rama.
"mulaiii... ngomel melulu... entar jadi emak emak tau rasa". celetuk kanza.
"mana bisa aku jadi emak-emak aku kan seorang pria tampan". protes rama pura pura kesal.
"mana ada pria tampan yang hobinya ngomel-ngomel". jawab kanza.
"emang siapa yang ngomel ngomel". elak rama.
"kamu lah". kanza tertawa
...**bersambung...
.
.
.
.
.
.
.
...Selingkuh dan berbohong tidak terjadi begitu saja. Itu adalah pilihan yang disengaja, jadi berhentilah bersembunyi di balik kata "kesalahan" saat kamu ketahuan."...
__ADS_1
...
...jangan lupa like and vote...