BERHENTI MENCINTAI

BERHENTI MENCINTAI
EPISODE 40 # KEBOHONGAN


__ADS_3

...**JANGAN LUPA LIKE👍AND VOTE👇...


...DIBAWAH YAH...


......👇......


🌹🌹🌹🌹🌹


dewa berjalan menuju ruangan


tempat anak dan istrinya di rawat.


ia berjalan begitu lemah seakan


jiwa nya telah lepas dari tubuhnya.


dalam hati nya ia sedang


mengerutuki dirinya sendiri.


bagaimana bisa ia dengan


mudahnya tergodaa dengan


wanita seperti bella yang tak


akan bisa di bandingkan dengan


kanza mantan istrinya.


dalam hidupnya. ini hal yang


terbodoh dan akan ia sesali


seumur hidupnya.


sesampainya didepan ruangan


rawat bella dan bayinya. dan


kebetulan dokter keluar dari


ruangan tersebut dengan


wajahnya yang tak dapat dibaca.


"anda dari mana saja tuan dewa?"


tanya dokter cepat yang


menangani istri anaknya.


"saya dari bawa dok.. ada apa


dokk???". tanya dewa yang


sedikit curiga. "apa terjadi sesuatu


anak dan istriku??". sambungnya


dengan tatapan serius.


dokter melepas kacamatanya

__ADS_1


terlebih dahulu. "begini tuan...


kondisi bayi anda semakin menurun.


dan saat ini bayi anda mengalami


anemia dan memerlukan donor darah


segera.


namun donor darah bayi anda


sangat langkah. anda ayahnya


pasti golongannya sama dengan


darah bayi anda". ujar dokter


menjelaskan.


"apa golongan darah anak saya


dok???". tanya dewa.


"golongan darahnya AB-".


dewa mengerutkan keningnya.


dan mengulang ngulang perkataan


yang di lontar kan dokter.


"golongan darahku A dok!!


sama dengan ibunya". bantah


dewa.


"golongan darah istri anda O


tuan. tadi istri anda kehilangan


banyak darah. tapi untung saja


stok golongan darahnya ada


banyak di rumah sakit ini".


jawab dokter.


seketika wajah dewa terlihat kebingungan.


"ba-bagaimana bisa dok golongan


darah bayi ku berbeda dengan


golongan dari kami berdua".


teriak dewa.


apa wanita itu telah menipuku.


batin dewa.

__ADS_1


"dok sebelum melahirkan berapa


usia kandungan


wanita itu??". tanya dewa dengan


penuh amarah.


"7 bulan tuan". jawab dokter


"apa 7 bulan". pekik dewa.


aku berhubngan dengan wanita


itu baru 6 bulan. dan jika bayi


itu anakku kandungan seharusnya


berusia 6 bulan bukan 7 bulan.


dewa yang sejenak terdiam.


"aghhhhttttttt". teriaknya dengan


keras.


"wanita sialan". teriaknya lagi.


dewa dengan penuh amarah


mencoba masuk kedalam namun


dokter menahannya.


"tuan dewa... tenanglah". bujuk


dokter.


"lepaskan saya dok... lepaskan


saya. jangan menghalangiku.


saya akn menghabisi wanita


itu". teriak dewa berontak.


dokter yang kewalahan hampir


tak dapat menahan dewa.


"mass...!!"


panggil seseorang dari jauh.


...bersambung....


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2