BERHENTI MENCINTAI

BERHENTI MENCINTAI
EPISODE 67 # TAKUT GENDUT


__ADS_3

hari ini kanza tengah melakukan sesi pemotretan di perushaan rama. berbagai pose telah di lakukannya. di belakang kamera rama tengah berdiri dan terus menatap arah kanza.



senyum rama tak pernah pudar dari wajahnya. di balik matanya... kecantikan kanza tiada duanya. kanza adalah wanita satu satu yang ada di hatinya dulu sekarang dan selamanya. ia tak kan pernah tertarik dengan wanita mana pun.



.....


"kak ramaa gak kerja". kanza langsung menghampiri rama setelah pemotretanya selesai. rama memberikannya air mineral. "makasih kak". kanza tersenyum manis menerima air mineral.


"nih aku lagi kerja". ucap rama.


"kerja apaan.... kamunya di sini terus.." ucap kanza.


"kerja untuk mendapatkan hati mu sepenuhnya". bisik rama. seketika tangan kanza mencubit pinggang rama. rama yang mendapatkan cubitan pacar.


"auuuuu". jerit rama.


orang orang yang ada di ruangan itu menoleh ke arah mereka ketika mendengar jeritan rama. namun rama dan kanza tak memperdulikannya.

__ADS_1


"sakitt". keluh rama mengelus pinggangnya, bekas cubitan kanza barusan.


"sejak kapan kamu jadi tukang gombal gini sihhh". gerutu kanza berdecak pinggang.


"sejak aku menjadi kekasih mu". bisik rama.


saat kanza akan mencubitnya lagi. dengan cepat rama memundurkan dirinya menghindari cubitan kanza.


"gakk kenaa ueekk". rama menjulurkan lidahnya.


"awas kamu yahh". kanza mengejar rama dan memukul mukulnya.


"ampun sayangg ampunnn".


.......


di restoran xxxxvv


"makan yang banyak dong yank". ucap rama menawarkan makanan yang tersaji di depannya untuk kanza.


"udah ah kenyangg". kanza menghentikan makannya dan meminum es jeruk di depannya. "entarr aku gendutt makannya banyak". keluhnya.

__ADS_1


sejujurnya dirinya masih ingin makan. namun dia adalah model berat badan naik sedikit itu takkan baik untuk karirnya. apa lagi semenjak melahirkan nabila berat kanza bertambah 15 kg. namun ketika dewa selingkuh perlahan berat badannya menurun. mungkin faktor stress berat badannya turun bahkan melewati berat badan idealnya.


"aku tau kamu masih lapar". rama mengambilkan makanan dan menaruhnya di atas piring kanza. "jangan menyakiti diri mu... karna takut gendut. kalau masih lapar makan saja sampai kenyang". omel rama.


"udahhh... jangan banyak banyak". kanza menahan tangan rama saat akan mengambilkannya lagi makanan. "aku kan modell... kalau aku gendutt... entar akunya gak laku". cibir kanza sambil mengunyah makanannya. "kak.... aku mau cerita sesuatu ke kamu". panggil nya pelan. ia menghentikan lagi makannya.


"ia... kamu mau cerita apa yank". rama menatap wajah kanza yang berubah serius. "kamu ada masalah??". tanya rama.


terdengar kanza menghela nafasnya dulu. "beberapa hari lalu aku ke rumah mas dewa". ucap kanza pelan.


mendengar itu kening rama mengkerut. "kamu ke rumah mantan suami kamu??". pekik rama. "kok bisa kamu kerumah dia lagi". rama mulai kesal.


tangan kanza kemudian mengengam tangan rama dan mengelusnya. "kamu jangan salah paham dulu kak". ucapnya ketika melihat perubahan dari wajah rama. "aku kerumah mas dewa karna sehari sebelumnya mama dewa mendatangi ku ke rumah... dan dia menangiss.. dan meminta ku kembali dengan mas dewa". jelasnya.


"lalu kamu mau rujuk dengan mantan suami kamu". ucap rama.


kanza mengeleng-gelengkan kepalanya. "kamu jangan potong dong kalau aku lagi jelasin". kanza melanjutkan ceritanya semuanya ke rama. wajah rama memerah padam ketika mendengar kanza di hina oleh mama dewa dan dewa mengancam mengambil hak asuh nabila.


"kurang ajarr". rama memukul meja dengan keras. "mantan suami kamu maunya apa sihh??? apa dia belum puas menyakiti kamu". geramnya.


"kakk... apa kau akan meninggalkan ku...". tanya kanza menatap sendu rama.

__ADS_1


"kenapa kamu mengatakan itu za".


bersambung


__ADS_2