
"kak ramaa... kau bawa aku kemana sih??". tanya kanza. saat ini matanya di tutupi kain oleh rama sejak dirinya masih di villa. entah kemana rama membawanya malam malam.
rama menutun dirinya berjalan.
"ada dehhh". jawab rama.
"kak rama jangan macam macam yahh". ucap kanza sedikit kecurigaan.
"emangg aku pernah macam macam sama kamu za". ucapnya. "kita sudahh sampaii". teriak rama tersenyum.
"udah boleh buka gak tutup matanya??". tanya kanza.
"iaa...".
kanza langsung membuka cepat penutup kepalanya. lampu lampu menyilaukan pengelihatannya yang baru terbuka. ia menguceknya dulu untuk memperjelas pandangannya lagi. saat mencoba melihat. matanya membulat sempurna, bibirnya melengkung sempurna dan memperlihatkan giginya yang rata.
saat ini ia berada di pinggir pantai. dan ada lampu lampu seperti lilin berjajar rapi di atas pasir dan di ujung dari itu ada meja dan kursi. pemandangan yang sangat romantis.
rama telah berdiri di dekat kursi dengan tersenyum kaku. ia menarik kursi untuk kanza. "silahkan duduk tuan putri".
perlahan senyumnya luntur dari wajahnya. perasaan gugup dan tidak enak menjajah di hatinya. kenapa kak rama membuat ginian sihh.. gumamnya.
__ADS_1
"kok diam sihh... cepat duduk dong".
kanza malu malu melangkah dan duduk di kursi yang tadi di tarikkan rama untuknya. "makasih kak". ucapnya canggung. rama pun duduk di hadapan kanza.
"kamu ngapain buat ginian segala??". tanya kanza memberanikan diri.
terdengar rama menghela nafasnya. "iseng aja". jawab rama gugup. "makan makanan mu". perintahnya.
di depan nya ada 2 piring steak dan kentang goreng di atasnya dan beberapa sayuran dan sausnya. di tambah 2 gelas minuman berwarna merah.
"kok makann aja kamu lebay amat sih kakk". celetuk kanza.
"nanti aja protesnya habis makan". tegur rama lembut.
kanza pun mengangguk pelan dan memulai makannya dengan suasana canggung. sesekali dirinya melirik rama dan begitu pula dengan rama.
gumamnya dalam hati.
"kok kamu gak makan lagi sih". ucap rama melihat kanza hanya minum dan makan beberapa potong kecil daging steaknya.
"a-aku kenyang kak..". ucap kanza gugup.
rama kembali menghela nafasnya. ia juga menghentikan makannya dan meminum minunan di depannya. setelah minum ia memberanikan diri menatap kanza.
__ADS_1
"za". panggil rama pelan.
kanza mengarahkan wajahnya yang tadinya menunduk mengarah kedepan. matanya menatap wajah rama.
tangan rama mengengam tangan kanza yang ada di atas meja. "ya kak". jawabnya pelan.
rama tiba tiba mengeluarkan setangkai bunga mawar di balik jasnya.
"za... ada yang ingin aku katakan pada mu.. sesuatu yang sudah lama aku pendam". ucap rama.
"a-apa kak"..
"za...!!". rama terdiam lama. kanza menatap rama menunggu rama melanjutkan bicaranya.
“Setelah sekian lama, saat inilah waktu yang paling aku tunggu, yaitu saat yang tepat untuk mengutarakan perasaan dan isi hati ini. Aku ingin mengungkapkan sebuah hal yang tak sanggup lagi aku pendam lebih lama. Aku mencintaimu?”
“Aku harap ini tidak terlalu cepat dan mengejutkanmu. Saat ini aku ingin mengungkapkan perasaanku yang paling dalam kepadamu. Setelah sekian lama bersama, aku ingin kita tak hanya sekedar sebagai teman, akan tetapi kita berdua menjadi sepasang kekasih". ucap rama mengeluarkan isi hatinya.
...**bersambung...
hayooo kira kira kanza nya jawab apa nihh..
coba tebakkk.
__ADS_1
hehehee..
maaf yah baru up**...