BERHENTI MENCINTAI

BERHENTI MENCINTAI
EPISODE 75 # SINGAPURA


__ADS_3

beberapa hari kemudian tristan dan kanza tengah berada di bandara. mereka akan berangkat ke singapura untuk menjenguk rama di sana.


tristan dan kanza menaiki jet pribadi milik tristan. kanza terpukau saat memasukki jet itu.. di dalam nya sudah di lengkapi berbagai macam fasilitas. ada tv, tempat tidur sofa dan juga toilet yang sudah seperti hotel bintang 5.



"ini jet pribadi anda tuan??". tanya kanza yang masih fokus memandangi setiap sudut dalam pesawat jet itu.


"iaa". jawab tristan singkat.


"anda sangat lah kaya...". celetuk kanza.


tristan hanya tersenyum.


"ayo kita duduk..". ajak tristan.


kanza mengangguk dan mengikuti kemana tristan pergi. mereka pun duduk saling berhadapan dan telah di pasangkan sebuah sabuk pengaman karna pesawat akan segera lepas landas.


*


*


*


*


"nona kanza". panggil tristan.


"ia... adaa apa tuan??".


"jika kamu kembali dengan rama.. apa kamu akan melupakan saya". tanya tristan ragu ragu.


kanza tersenyum. "saya gak akan melupakan tuan lah.. kenapa tuan menanyakn hal itu??".


"tidak apa apa nona kanza". ucap tristan.

__ADS_1


*


*


2 jam kemudian


pasawat jet pribdi tristan mendarat di Bandar Udara Internasional Changi singapura.


kanza dan tristan pun turun dari pesawat. dan mereka langsung menuju rumah sakit tempat rama di rawat.


*


*


*


tibalah kanza dan tristan di Changi General Hospital (CGH). tempat rama di rawat. salah satu rumah sakit terbesar dan tertua di singapura.


tristan dan kanza pun memasuki rumah sakit dan mencari kamar rama. mereka pun sampai di depan kamar rama. kanza bisa melihat rama dibalik kaca pintu.


kanza menangis ketika melihat kondisi rama sangat memprihatinkan. di tubuhnya terpasang banyak alat medis.


"ngapain kamu di sini??". suara berat di belakangnya.


kanza kaget dan berbalik ke arah suara. ayah rama telah berdiri dengan wajah dinginnya.


"paman". pekik kanza.


"sudah puass melihat anak saya. sekarang pergilah.. jangan pernah menampakkan wajah mu lagi di hadapan saya". usir ayah rama bernama wiliam.


"paman saya masih ingin di sini... saya ingin menemani kak rama hingga dia sadar". pinta kanza dengan memohon.


ck


ck

__ADS_1


ck


"saya takkan pernah mengijinkan munbertemu anak saya lagi... karna dirimu anak saya ada di dalam sana... pergi sana... atau saya panggilkan satpam untuk mengusirmu". ancam tuan wiliam.


"tuan zeno... apa kabar". tristan buka suara.


"tu tuan tristan". pekik tuan zeno baru menyadari adanya tristan di sana.


"bisa kah anda mengijinkan nona kanza menemui anak anda. saya berjanji itu tidak akan lama". ucap tristan dengan wajah dinginnya.


"saya tidak akan mengijinkannya. walau anda pemilik saham terbesar di perusahaan saya yang memintanya. saya takkan menginjinkannya". tolak tuan zeno dengan tegas.


"pamann... saya berjanji saya hanya menemui kak rama sebentar...". ucap kanza berderai air mata.


"tuan zeno apa saya harus berlutut dulu. agar anda mengijinkan nona kanza masuk kedalam". timpal tristan.


tristan akan berlutut namun segera tuan zeno menahan tristan berlutut


"kenapa anda melakukan hal ini hanya demi wanita seperti dia". ucap tuan zeno menahan kesal. "baiklah saya akan mengijinkannya. tapi hanya sebentar saja. setelah itu bawa dia pergk dari sini".


"sa saya hanya sebentar saja paman". ucap kanza bernafas lega.


bersambung


*


*


*


*


*


JANGAN LUPA TEKAN LIKE DAN BAGI JUGA VOTE NYA.

__ADS_1


terima kasihh



__ADS_2