
mata kanza berkaca kaca saat mendengar ungkapan perasaan rama ke padanya. mulutnya terasa berat untuk menjawab nya. ia bingung harus jawab apa.
"zaa...!! seharusnya aku mengatakan hal ini sejak lama... sebelum kau bersama dewa aku sudah menyukai mu. tapi aku tak punya nyali mengungkapkannya. ketika aku sudah siap mengatakan isi hatiku kau sudah bersama dewa". ucap rama. ia kembali menghela nafasnya dan melanjutkan perkataannya. "sejak kau menikah dengan dewa, aku berusaha membuang perasaaan ini namun Perasaan perasaan ini tak pernah mau pergi dari hati ini. Aku tak tahu kenapa aku sungguh tak bisa menghilangkannya". rama mengengam erat tangan kanza. "Aku ingin menjadi orang yang bisa membuatmu tertawa dan tersenyum setiap hari.”.
tuhan kenapa kak rama tiba tiba nembak aku sihh...
gumam kanza dalam hati. dirinya hanya bisa menatap rama. mulutnya terasa kaku untuk mengeluarkan kata. ia hanya terdiam.
"zaa...! apa kau mau menerima cinta ku...?? aku berjanji akan selalu membahagiakanmu". ucap rama berharap jawaban kanza.
"a-aku tak bisa kak". tolak kanza mengeleng gelengkan kepalanya ia menarik tangannya dari tangan rama. air mata yang ia tahan agar tak jatuh. akhirnya menetes di pipinya. "maaf kak, aku tak pantas buat kakak". isak kanza. kanza berdiri dari duduknya dan akan pergi. namun rama menahan tangannya.
"kenapa aku tak pantas untuk mu zaa.. kau wanita yang selama ini aku cintaii..". ucap rama yang kini berdiri di samping kanza.
__ADS_1
kanza menoleh ke arah rama tatapan mereka bertemu. "apa kakak lupa status ku... dan status kakak.. aku ini single parent pernah gagal dalam pernikahan. dan kakak seorang single. aku sangat tak pantas untuk kakak". ucap kanza dengan tangis.
"aku tak peduli dengan status kamu za...!! aku tak pernah peduli dengan semua itu za...". ucap rama.
"masih banyak wanita di luaran sana yang pantas kakak cintaii... yang pantas mendapatkan cinta kakak.. aku sungguh tak pantas untuk kakak cintai".
kanza melepaskan tangan rama dari tangannya. "sebaiknya kakak buang perasaan kakak itu. aku takkan mungkin bersama kakak. maaf kak, aku tak bermaksud menyakiti hati kakak". kanza berlalu pergi meninggalkan rama.
.......
"apa aku takkan pernah bisa mendapatkan hati mu za". lirihnya.
rama memejamkan matanya dan air mata menetes. tangannya mengusap kasar wajahnya.
__ADS_1
"Mungkin ini memang jalan takdirku, mengagumi tanpa dicintai. Tak mengapa bagiku, asal kau pun bahagia dengan hidupmu.". (kata katanya ngambil lirik laguu)
"Aku tidak kecewa dengan jawabanmu, aku hanya kecewa kenapa baru sekarang berani mengungkapkannya".
........
kanza sudah berada dalam kamarnya. ia menangis mengingat ungkapan hati rama selama ini padanya.
sejujurnya... kamu kak cinta pertama aku.... aku pernah mencintai mu diam diam. tapi sejak mas dewa masuk dalam hidup ku. sedikit demi sedikit ia mengantimu di dalam hati ku.
dulu di saat aku sedih hancur dan tak memiliki siapa siapa kau orang satu satu nya yang ada di sisi ku menenangkan ku yang sedih. kau adalah malaikat yang tuhan kirimkan padaku yang selalu menjagaku.
kanza berjalan ketempat tidur. ia sendiri di dalam kamar itu. nabila putri nya tidur di kamar sebelah bersama bi siti. ia membaringkan tubuhnya dan menutup wajahnya dengan 10 jarinya. ia nangis sesegukan.
__ADS_1
Bila aku dapat memutar waktu kembali dan melihat masa depanku. Aku akan tahu harus berjalan ke mana. Aku akan mengetahui jalan mana yang harus kutempuh
...Bersambung...