BERHENTI MENCINTAI

BERHENTI MENCINTAI
EPISODE 65 # PAPA RAMA


__ADS_3

"mamiii...!!". teriak nabila berlari menghampirinya. tatapan kanza teralihkan ke putrinya. "mii pulangg... nanti papa rama mau ke rumah main sama bila". rengek nabila menarik tangan kanza.


sejak dirinya dan rama jadian. nabila sudah tak pernah memanggil rama dengan sebutan paman. nabila memanggil rama dengan sebutan papa.


"ia sayangg kita pulang". kanza mengangkat tubuh mungil putrinya itu.


"ramaa... kamu sama rama..". tanya dewa kesal. ketika nabila menyebut papa rama.


kanza mengangguk pelan. "ia..!! kak rama kekasih ku...". jawab kanza cepat.


"haaa...!! baru beberapa bulan kamu pisah dengan dewaaa... kamu sudah memiliki kekasihh... mama gak nyangka kamu semurahan itu kanza". cerca mama dewa kesal.


"apa mama bilang... aku murahann". seru kanza kesal. ia memandang wajah mantan mertuanya sinis.


"kanza...!! sebaiknya kau putuskan laki laki itu. dan kembali lah dengan ku... aku berjanji akan membahagiakan mu". bujuk dewa.


"mii...!! ayo pulangg". nabila kembali merengek.


"sayangg...! jangan pulang yahh.. sini sama papi". dewa mau mengambil alih nabila namun nabila menangis dengan keras.


"mii bila gak mau mii... bila mau papa ramaa". tangiss nabila.


"kamu mencuci otak nabila ya... kenpaa nabila tak mau ke papanya". seru mama dewa kesal.


"aku tak pernah mencuci otak nabila...". bantah kanza tak terima dengan tuduhan mama mertuanya.


"sinii...!! ke omaa sayang". mama dewa mencoba mengambil nabila. namun nabila juga tak mau. nabila memeluk erat maminya.

__ADS_1


"bila gak mau mi... bila mau papa ramaa". isak nabila.


"ia nakk... ayo kita pulang". bisik kanza. "seharusnya aku tak datang ke rumah ini lagiii... aku kesini hanya ingin menyemangati mu mas... menguatkan mu... tapi yang aku dapat hanyalah tuduhan dan penghinaan..". kanza bergegas pergi namun dewa menahannya.


"kalau kamu tetap bersama rama... aku akan mengambil alih hak asu nabila". gertak dewa.


kanza tersenyum sinis. "lakukan lahh...". tantangnya. kanza menepis tangan dewa dan berlalu pergi meninggalkannya.


di perjalanan.


"mii... mami kenapa nangiss.. papi jahatin mami lagi yah??". tanya nabila dengan suara cedelnya..


kanza mengusap air mata yang ada di pipinya. ia menoleh ke arah nabila sejenak ia memperlihatkan senyumnya. "mami gak nangiss bilaa...". elaknya.


"terus kenapa air mata mami ke luar". tanya lagi nabila.


"mata mami sakit sayang...!! ehh bilaaaa kita makan es krim yuk". kanza mengalihkan pembicaraan.


"ya udah kita ke mall yahh".


"horee ke mall..." nabila ke girangan. "mi bila mau mainan yah mi". pinta nabila.


"ia bolehh".


"horee bilaaa beli mainan bila beli mainan".


........

__ADS_1


di mall xxxc


"mii bila mau main". nabila menunjuk tempat permainan. kanza mengangguk. mendapatkan persetujuan dari maminya. nabila sangat senang dan berlari ketempat mainan. kanza mengikuti kemana anak nya pergi. "mii bila mau main mobil mobil itu".


"no... nabilaaa.. kau belum boleh memainkan permainan itu..." .


"yaaaa". nabila kecewa..


"bila main di sana saja". kanza menunju tempat kolam bola. nabila mengeleng geleng tidak mau. "terus mau main yang mana".


"bila mau main mobil mobilan... bila gak mau main ituu. permainan itu untuk anak anak". nabila mulai merajuk.


kanza menepuk jidatnya mendengar ucapan anaknya. "gak usah main itu nakk.. main yang lain saja". bujuk kanza..


"gak mau".


kanza menghela nafassnya.


"nona kanzaa". panggil seseorang di belakangnya.


mendengar seseorang memanggil namanya. kanza langsung berbalik.


"tuan tristan". lirih kanza..


"apa kabar nona kanza". tristan mengulurkam tangannya. kanza langsung membalasnya.


"baik tuan.. anda sendiri".

__ADS_1


"sangat baikk". jawab tristan.


bersambung


__ADS_2