
di pagi harinya. kanza mengemasi barang barangnya. ia berencana untuk pulang hari itu juga. setelah ke jadian semalam. kanza tak pernah keluar dari kamarnya. ia belum siap bertemu rama.
"bi...!! bantu beresin barang barang bila yahh... hari ini kita pulang". perintah kanza.
"baik nyonya". bi siti mengangguk dan membantu memberes bereskan barang baramg nabila.
kanza mengambil hp nya untuk memesan tiket pesawat untuk tiga orang. kanza mendapatkan tiket pesawat sore nanti.
"nabila kemana bi??". tanya kanza tak melihat putrinya.
"nona nabila berada di pantai nyonya bareng tuan rama". jawab bi siti.
kanza terdiam sejenak menghentikan beres memberesnya. "bi aku susul bila dulu yah??". pamit kanza bergegas pergi.
__ADS_1
"ia nya".
.....
dari jauh kanza melihat rama dan nabila bermain kejar kejaran. nabila tertawa cekikan bermain dengan rama. ada perasaan bersalah saat dirinya melihat rama. raut wajah rama seolah tak terjadi apa apa semalam.
dirinya menolak rama, tapi rama masih mau mengajak putri kesayangannya bermain. kanza melangkah pelan mendekat rama dan nabila.
"paman kok gak lari sihh". ucap nabila dengan suara cadelnya. nabila melihat rama melihat arah lain. dia pun mengikutinya. ia melihat mami nya berjalan mendekat. "mamii". teriak nabila dengan suara cemprengnya. nabila berlari dan memeluk perut maminya. "mami kita main yukk bareng paman". ajak nabila.
kanza terdiam tak menjawab ajakan putrinya. matanya tak berani menatap arah rama. "zaa..!!! ayo kita main". ajak rama canggung.
kanza mendongkang wajahnya ke arah rama. ia masih terdiam. "kakk...!! nanti malam aku balik". ucapnya pelan.
__ADS_1
"haa...! kau mau balik za... kau mau balik gara gara semalam yah??".. tanya rama melangkah mendekati kanza. "soal semalam... kamu lupakan saja. anggap saja yang terjadi semalam itu hanyalah mimpi buruk". ucap rama.
"bu bukan soal itu kakk...". bantah kanza.
"ia sudah .. kalau kau mau pulang nanti.. aku akan memesan tiket pesawat sekarang".ucap rama.
"a-aku sudah memesan tiket untuk aku bila dann bi siti". ucapnya pelan. rama mengangguk pelan. wajahnya terlihat dirinya sangat kecewa.
"maaf ya kak". ucap kanza. "maaf soal semalam.. aku tak bermaksud menyakiti hati kakak... maafkan aku".
rama mengkatupkan tangannya kepipi kanza. ia mengarahkan wajah kanza kearah nya. sehingga tatapan mereka bertemu. "aku sudah bilang kau tak mengingat hal semalam...". rama tersenyum. "
...BERSAMBUNG...
__ADS_1