BERHENTI MENCINTAI

BERHENTI MENCINTAI
EPISODE 39# BERTEMU


__ADS_3

...**JANGAN LUPA LIKE👍AND VOTE👇...


...DIBAWAH YAH...


......👇......


🌹🌹🌹🌹🌹


Kanza yang baru saja dari tempat


administrasi. ia pun memutuskan


kembali lagi ke kamar anaknya


di rawat.


dari arah berlawanan dewa berjalan


menuju tempat administrasi matanya


tak sengaja melihat kanza yang


berjalan kearah nya. namun kanza


fokus dengan kertas yang ada ditangannya ia tengah membaca.


"kanza... kamu disini??". tanya dewa


tak menyangka akan berjumpa


dengan mantan istrinya.


kanza mendongkangkan kepalanya


kearah depan. ia begitu kaget


saat dewa berada dihadapannya.


"mas dewa". pekiknya.


kenapa aku bertemu dengannya lagi b**agaimana aku bisa move on


darinya tuhan. Batin kanza


"kenapa kamu di sini???


apa kamu sakit??". tanya dewa


dengan nada kawatir. tangannya


menyentuh bahu kanza.


kanza seketika melirik tangan


dewa menyentuh tangannya.


dewa yang sadar langsung


menurunkan tangannya.


jangan bersikap seperti itu padaku


lagi. aku takut aku tak bisa melupakan


mu mas.


"maaf". jawab dewa singkat.


"gak apa apa mas...!" jawab kanza


pelan. "semalam nabila muntah-


muntah mas dan sekarang dia


sedang dirawat di rumah sakit in".


sambung kanza menjawab pertanyaan


dewa yang tadi.


"apa...!!! nabila di rawat di rumah


sakit ini". pekik dewa.


"bagaimana bisa kamu tak


mengabariku". bentak dewa tanpa


sadar. "walau kita telah berpisah


aku masih tetap ayah nabila...".


sambung dewa.


"maaf mas...!!". kanza menghela


nafasnya. "aku hanya tak mau

__ADS_1


menganggu malam pengantin


mu bersama bella". ucap kanza


pelan.


"dimana nabila sekarang??".


tanya dewa dengan cepat.


"mari ikut aku mas.... aku juga


akan ke kamar nabila". ajak


kanza.


dewa mengagguk pelan dan


mengikuti langkah kanza.


saat berjalan menunju kamar


nabila dewa terus terusan


memandangi punggung kanza.


apakah tak ada kesempatan


lagi bisa bersamanya tuhan....


aku baru menyadarinya aku


begitu sangat mencintai nya


setelah aku kehilangannya.


bodohnya aku menghancurkan


rumah tanggaku. batin dewa.


kanza pun berhenti salah satu


depan kamar. yang sudah ditebak


itu kamar anaknya. kanza pun


membuka pintu.


"silahkan masuk mas".


saat masuk mata dewa langsung


tertuju pada rama yang sedang sibuk menyuapi nabila. wajah dewa berubah


merah padam rahangnya mengeras


ia mengepal kuat kedua tangannya.


ada perasaan ingin menghajar


laki laki itu. namun ia menahan


amarahnya.


"papi". teriak nabila.


rama sontak berbalik kearah belakangnya. ia begitu kaget


kanza bersama dewa.


"za...!! bagaimana bisa dia


ada disini". tanya rama melirik


tak suka dewa.


"apa ada yang salah bila aku


menjenguk anakku yang sedang


sakit". jawab dewa dengan ketus.


dewa pun menghampiri anaknya


sementra kanza menarik tangan


rama.


"biarkan saja kak... aku gak berhak


melarang


mas dewa bertemu dengan anaknya".


bisik kanza.


"apa kau menghubunginya??"

__ADS_1


tanya rama pelan.


kanza mengelengkan kepalanya.


"gak kak.... aku gak sengaja


bertemu dengannya tadi


di bawah". jawab kanza.


beberapa menit kemudian.


"mass...!!". panggil kanza menghampirinya.


"ada apa sayang... ahh maaf


maksudku kanza".


"maaf mas... bukan nya aku ngusir


tapi nabila harus istrahat". saut


kanza tak enak hati.


"baiklah".


dewa berpamitan kepada anaknya.


setelah berpamitan dewa pun keluar


yang di antar oleh kanza.


"mass... boleh kah aku bertanya???".


tanya kanza saat dewa sudah


berada di luar kamar anaknya.


"ya...!! tentu saja". jawab dewa.


"kenapa mas ada disini....???


apa papa masuk rumah sakit lagi??"


tanya kanza yang sejak tadi ada


di pikirannya.


"bukan". jawab dewa cepat.


"lalu siapa mas??".


"bella".


"bella!!" pekik kanza. "kenapa


dia mass??". tanyanya.


"semalam bella mengalami


pendarahan dan pagi tadi bayi


kami lahir prematur lewat


jalan oprasi". jelas dewA


wajahnya berubah sedih.


"astaga mass...!! maaf sebelumnya.


lalu bagaimana keadaan mereka mas??".


tanya kanza.


"bayi kami lahir selamat tapi kondisi


nya sangat lemah". jawab dewa.


"zaa...!!! ayo masuk.. nabila mencari


mu". ptong rama tiba tiba.


kanza menepuk kepalanya.


"astaga aku lupa kak". kanza beralih


ke dewa. "mas aku masuk dulu


yah... aku doakan semoga bella


dan bayinya segera pulih". ucap


kanza dengan tulus


"ya..!! aku juga akan pergi".


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2