
2 bulan berlalu.
2 minggu yang lalu kanza dan dewa telah resmi bercerai. hak asuh nabila jatuh ketangan kanzaa. dewa yang berupaya untuk mengagalkan perceraiannya dengan kanza namun semua sia-sia bukti dari pihak kanza memberatkannya.
kini kaanza memulai hidupnya yang baru tanpa adanya dewa. namun ia bersyukur hak asuh nabila berada padanya.
saat ini kanza tengah melakukan syuting iklan. namanya kembali bersinar, wajahnya kembali menghiasi layar kaca sebagai bintang iklan.
melelahkan sekali.
pukul 5 sore ia baru selesai syuting. tempat syuting nya saat ini berada di sebuah taman. hampir tiap hari ia menyibukkan dirinya bekerja. agar tak memikirkan dewa dan kegagalan pernikahannya.
"zaa...!!! udah mau pulang???" tanya rama tiba-tiba.
"loh kok di sini kak??" pekik kanza kaget.
"aku mau jempuut kamu za???". seru rama.
"aku bawa mobil sendiri kok". saut kanza.
mempelihatkan kunci mobilnya ke rama.
"jangan bawa mobil sendiri lagi... biar aku saja yang mengantar dan menjemputmu". celetuk rama. langsung merampas kunci mobil di tangan kanza.
"mobilmu biar pak hamid (sopir rama) yang mengantarkannya kerumahmu". sambung rama.
"ahhh kakk rama gak usah repot repot ngantar jemput aku. aku janji akan berhati-hati menyetir dan takkan terulang kejadian waktu itu". saut kanza.
rama menghela nafasnya dengan kasar. "aku akan mencarikan mu sopir..".
__ADS_1
"loh kok gitu. gak usah". tolak kanza ia berpikir hrus membayar gaji sopir lagi. saat ini ia harus pintar pintar memakai uang. karna saat ini ia memiliki nabila dan harus memikirkan masa depannya.
"soal gajinya... aku yang akan membayarkannya". imbuhnya.
kanza mengendus kesal. bila menolak rama akan terus memaksanya. "huhhhh...!!! ya sudah terserah kamu saja". serunya. ia memanyunkan bibirnya wJahnya cemberut membuat rama gemas akannya
"auuuu". pipinya di cubit rama.
"kok di cubit si". kanza memukul bahu rama dengan pelan dan wajahnya pura-pura kesal.
"jangan cemberut gitu. kamu makin jelek tau". ejek rama tertawa. kanza hanya terdiam menaahan diri untuk tidak tertawa.
"marahhh nieeee...!!".
tiba-tiba tangan rama mengelitik pinggangnya. membuat tawa kanza pecah..
"masih maarahhh".
"ngak ngak aku gak marahh". kanza berucap sambil tertawa hingga matanya berair.
.......
DI KEDIAMAN PAK TOMMY
"kapan kau akan menikahi wanita itu??" tanya pak tommy yang saat ini mengunakan kursi roda.
"aku akan segera menikahinya". jawab dewa dengan berat.
"walau papa tak menyukai wanita itu,, tapi dia sedang mengandung anak mu dan juga cucuku. aku takk ingin cucuku terlahir tanpa adanya ikatan". ucap pak tommy dingin.
__ADS_1
.....
di malam harinya.
dewa telah sampai di rumah nya bersama kanza. ia memandangi sudut rumahnya. mengingat saat kanza masih istrinya. saat ia pulang kerja kanza selalu menunggunya diruang tamu.
"mass dewa". kanza meraih tangannya dan menciumnya dan dewa membalas mengecup keningnya.
"sini mas tas nya". kanza mengambil tas kerja di tangannya dan menarik tangannya masuk kedalam rumah. "mas mandi dulu yah...!! habis itu kita makan. aku sudah memasak makanana kesukaan mas dewa". ucap kanza dengan wajah ceria.
"papiii...!!" teriak nabila yang berlari langsung memeluknya.
"anak papiii". dewa pun mengendong nabila dan mencium pipi gembulnya.
"sini sayang...!! papi mau mandi, papi nya bau". ucap kanza mengambil anaknya dari gendongan dewa.
"bauu... tapi kamu suka kan". goda dewa.
"apa sih kamu mas..!!". kanza tersenyum malu. "mandi sana, lalu makan. pakaian mas ada di tempat tidur ya udah aku siapin".
"makasih sayang". dewa mengecup kembali kening kanza.
....
dewa yang berada di kamarnya. mengingat tentang kanza saat masih bersamanya. ia sangat bodoh menghancurkan rumah tangganya sendiri.
"maafkan aku kanza".
...BERSAMBUNG...
__ADS_1