Berlianku Yang Rapuh

Berlianku Yang Rapuh
HURU-HARA


__ADS_3


'Terimakasih istriku sudah sabar merawat om-om yang jompo ini ❤️', ketik Arya di story WA non bisnisnya.


Seketika notifikasi di smartphone Arya ramai berdering.


'Bro, yang bener ini?'


'Istri? Serius lo bro?'


'Loh, pak Arya kapan nikahnya?'


'Wah gila! Sat set sih kata gue'


'Pak Arya ini adiknya apa beneran istrinya?'


Dalam sekejap puluhan pesan masuk merespon foto yang diunggahnya ke WhatsApp. Saking banyaknya yang harus dibalas, Arya hanya mengscroll layar gawainya tanpa membuka pesan satu-persatu. Lalu memutuskan untuk menjawab semua pesan sekaligus memberi kabar lewat story.

__ADS_1


'Assalamualaikum, keluarga jauh maupun rekan-rekan semua. Mohon maaf sebelumnya saya Arya Permana Aji tidak sempat membalas pesan satu-persatu. Saya hanya ingin menyampaikan sebuah kabar bahagia, bahwasanya benar saya sudah menikah.' Ketiknya di slide pertama.


'Terimakasih atas dukungan dan doa-doa baik dari bapak ibu dan teman-teman semua. Kami yang berbahagia : Arya & Yasmeen', jelasnya pada slide terakhir.


Sontak kabar pernikahan duda tampan ini santer di kalangan semua kenalannya. Hingga sampailah berita ini ke telinga Rania, mantan istri Arya yang sudah lama putus kontak.


"Benarkah Ya? Kamu sudah bisa melupakan aku rupanya..", Mama muda ini bermonolog dengan dirinya. Hatinya kesal, karena sesungguhnya sampai detik ini dia masih mencintai Arya.


Sungguh penyesalan yang tak berguna. Akibat kelemahannya dalam mengontrol nafsu, Rania kehilangan sosok laki-laki terbaik. Pernikahannya dengan Daniel pun tidak bahagia. Banyak pertengkaran yang terjadi sebab Rania tak mudah diatur.


...


Semua terasa berat melepas kepergian Yasmeen. Begitupun Yasmeen, ia belum siap berpisah secara tiba-tiba dengan lingkungannya selama ini. Namun sebagai istri yang baik, ia telah berjanji akan mendampingi kemanapun suaminya pergi.


Saat mereka bersiap untuk pamit dengan semua penghuni panti, tiba-tiba datang sebuah mobil porche warna hitam. Sedan premium itu menukik lalu mengerem secara kasar di pelataran panti. Kemudian keluarlah seorang pria necis berusia lebih dari setengah abad. Dengan kacamata riben warna coklat gelap dan rambut pirang seleher yang disisir klimis kebelakang serta sebatang cerutu di bibirnya dia melangkah dengan arogan.


"Om Rudolf", pekik Yasmeen.

__ADS_1


"Why darling! WHY! Teriaknya", membuat semua orang yang berada disana menjadi canggung.


"Pak Rudolf silahkan duduk dulu", sambut Abah.


"Please tell me what happen to her!", omelnya.


Abah mengabari Rudolf ketika Yasmeen mendampingi Arya di rumah sakit. Saat itu Yasmeen tidak bisa dimintai jawaban sebab handphone jadulnya tertinggal di panti. Tampak Rudolf sedikit kecewa sebab keluarga satu-satunya tidak memberitahu dia terlebih dulu tentang kabar pernikahannya.


Arya mencoba menjelaskan semua detailnya dengan runtut agar bisa dimengerti pria tua itu. Yasmeen juga meminta maaf sebab kondisinya yang tidak tepat untuk mengabarkan pernikahannya yang sangat mendadak.


Beruntung Rudolf bisa mencoba untuk mengerti. Bahwa keponakan kesayangannya memang membutuhkan seseorang yang bisa melindungi dan menyayangi dia sepenuh hati. Dia juga melihat keseriusan dan ketulusan Arya hingga akhirnya bisa merelakan keponakan yang sejak dulu dibawah pengawasannya kini hendak dibawa pergi.


"I akan buat perhitungan dengan you kalo sampai I tahu Yasmeen meneteskan air mata gara-gara you", ancamnya pada Arya dengan raut candaan namun bernada serius.


"That's will never happen, trust me", jawab Arya dengan suara baritonnya yang terdengar sangat jantan.


Akhirnya huru-hara kecil itu reda juga. Rudolf langsung berpamitan untuk kembali pada rutinitas bisnisnya. Benar, dia adalah sejenis pria sibuk yang biasa sarapan di Australia kemudian makan malam di Singapore. Tapi sepadat apapun jadwalnya jika ada yang menyangkut kepentingan keponakan satu-satunya dia pasti membatalkan semua janji dan menuntaskan urusannya dengan Yasmeen.

__ADS_1


***


Masih setia baca cerita ini kan? Dukung author ya.. Share, like dan komen. Terimakasih 😊☺️


__ADS_2