Berlianku Yang Rapuh

Berlianku Yang Rapuh
POV RANIA


__ADS_3

. . .


Arya berhasil mendapatkan rekaman CCTV. Disana terungkap bahwa seorang wanita tiba-tiba menarik tangannya kemudian terjadilah c*uman itu. Dari gerak-gerik Arya juga menepis perlakuan wanita itu. Sehingga membuat Yasmeen yakin bahwa suaminya tidak berkhianat.


Yasmeen harus belajar tabah bahwa memang banyak kaum hawa yang terobsesi pada suaminya. Walaupun Arya tidak membalas perasaan mereka namun tentu dia harus tetap berhati-hati.


"Mas minta maaf, mas nggak mungkin langsung cerita kejadiannya. Karena Yasmeen bisa salah paham", jelas Arya.


"Sudahlah mas, Yasmeen sudah memaafkan mas Arya walaupun nggak bisa menghilangkan rasa cemburu",


"Sayang, mas Arya nggak bisa mencegah orang lain melakukan sesuatu kepada kita. Tapi mas pastikan bahwa mas nggak akan pernah mengkhianati Yasmeen. Tolong pegang itu",


. . .


Sementara itu di sebuah rumah sakit swasta. Rania masih terbaring lemah setelah menenggak beberapa butir obat penenang. Rania memiliki gangguan mood (bipolar disorder). Saat mengetahui Arya pulang ke Jakarta dengan memboyong istri barunya, dia sangat terpukul.


Rania yang sesungguhnya masih mencintai Arya belum bisa menerima bahwa dia sudah tidak bisa memilikinya lagi. Beruntung Daniel, suaminya yang mana juga sahabat Arya sejak dulu, dia bisa menerima Rania apa adanya. Walau Daniel tahu, hati Rania bukan miliknya. Sungguh cinta yang rumit.


"Dan.. Daniel", bisik Rania yang baru bangun dari tidurnya.


"Ya Ran.. Jangan bangun dulu, aku panggilin dokter ya?", jawab Daniel.


"Nggak.. Aku mau minum",

__ADS_1


Diambilkannya segelas air dengan sedotan, lalu diberikan pada Rania.


"Dan, Bella dimana?",


"Bella sekolah Ran, putri kita pinter kok. Dia nurut banget sama aku selama kamu sakit",


"Anak Arya Dan.. Bella anak Arya",


"Sayang.. Bella putri ku.. Bella darah dagingku",


"Aku mau ketemu Arya dan, sekali aja.. Please Dan, bawa Aku ketemu Arya", Rania mulai meracau.


"Rania, kamu tenang ya sayang.. Aku akan berusaha nurutin permintaan kamu.. Aku udah temui Arya kemarin tapi belum bisa",


"Nggak sayang, Arya masih sibuk", jawab Daniel berbohong. Kamu makan ya? Aku suapin",


Tak berapa lama dokter masuk dengan seorang perawat. Waktunya pemeriksaan.


"Selamat pagi ibu Rania, bagaimana kondisinya hari ini bu?", tanya dokter.


"Baik dok",


"Oh iya kebetulan bapak Daniel ada di sini juga, saya mau menyampaikan hasil pemeriksaan kemarin",

__ADS_1


"Iya silakan dok",


"Bu Rania hamil, 12 minggu. Beruntung kondisi janinnya masih sehat. Tolong jaga istrinya dengan baik ya pak",


"Apa dok?! Saya hamil? Nggak dok! Nggak mungkin! Saya nggak mau dok! Saya nggak hamil', Rania shock, tidak bisa mengontrol emosinya.


"Sayang nggak apa-apa, kamu akan baik-baik aja..", peluk Daniel sambil menenangkan Rania.


Dokter berpamitan pergi dan berpesan untuk menjaga kehamilan Rania. Rania butuh ekstra perhatian agar tidak melakukan hal-hal yang berbahaya.


"Aku nggak mau hamil Dan! Aku nggak mau! Kamu jahat Daniel! Aku udah bilang aku nggak mau hamil lagi!",


"Rania, aku minta maaf.. Semua diluar kendaliku. Sayang, kita rawat anak kita sama-sama ya? Aku ada disini terus buat kamu",


"Aku mau gugurin anak ini!",


Daniel mendekapnya lama. Membelai kepala wanita yang dinikahinya 8 tahun lalu. Air mata pria itu meleleh. Teringat kesalahannya di masa lalu. Waktu itu mereka melakukan kesalahan yang fatal.


Malam itu di rumah Rania, Daniel hanya berniat merencanakan surprise party untuk Arya. Hujan turun dengan derasnya. Daniel yang datang dengan motor sportnya basah kuyup. Terjebak hujan beberapa jam di rumah Rania, berduaan saja. Entah bagaimana awalnya terjadilah hubungan terlarang itu. Padahal waktu itu Arya belum menikahi Rania, apalagi mencicipi tubuh rampingnya. Tapi dari percumbuan terlarangnya dengan Daniel, mereka menjadi semakin ketagihan. Hingga Rania hamil diluar nikah.


"Rania, please.. Aku terima jika kamu belum bisa mencintai aku. Tapi kamu ibu dari anak-anakku Ran.. Aku akan selalu jagain kamu",


. . .

__ADS_1


__ADS_2