
Yu Chen bertempur hebat melawan Si gendut dan si kurus yang merupakan rakyat suku liar yang menetap di Pegunungan Merak Emas. Dan nama suku mereka adalah Suku Merak Suci.
Mereka marah karena tempat atau goa bermalam Yu Chen yang merupakan daerah keramat suku mereka dimasuki oleh pria asing.
Walau pria asing itu bisa berbicara bahasa mereka. Tetap mereka tak bisa melepaskan Yu Chen begitu saja. Karena mereka bisa dibunuh oleh kepala suku mereka yang kejam luarbiasa.
Pertarungan antara Yu Chen dengan si kurus dan si gendut berlangsung sangat seru dan hebat..mereka masih sering bertabrakan kadang di udara , kadang dia atas ranting pohon - pohon raksasa dan di darat...pertarungan hebat membuat sekeliling hancur..
" Syuttt...prakkkk..duarr.... " Sinar tombak emas kehitamaan di tangan Si kurus bertemu sinar hijau dari jemari Yu Chen ...membuat si kurus mundur dengan patahnya mata tombaknya..
" Owekkk...." Darah segar muncrat keluar dari mulut si Kurus ia telah terluka parah akibat benturan hebat itu.
Si gendut yang ditinggal si kurus susah payah melayani serangan dari Yu Chen yang semakin menghebat...dalam suatu saat dengan serangan cepat tombak ditangannya menghujam ke arah Yu Chen yang sedang meloncat ke udara...
Segera Yu Chen berjungkir balik dan tangannya memapaki menepis sinar tombak sinar emas kehitamaan seraya berbisik..
" Seni pengejar arwah : Tapak Penghancur Bintang " telapak tangannya bersinar hijau berputar cepat sambil membentuk cakar .
" Krakkkk...gubrakkk...." Tubuh si gendut menghujam tanah dengan kepala mendarat terlebih dahulu ...tanah yang menerima si gendut hancur dan tombak si gendut terpental jauh dengan keadaaan terpotong menjadi serpihan kecil - kecil.
Dengan gesit si gendut bangkit berdiri...ia memandang Yu Chen dengan mata melotot marah...mukanya babak belur...lama dia memandang Yu Chen..lalu..
" brukkkk..." Tubuhnya tumbang dan ia telah tewas karena organ dalam tubuhnya terluka parah..darah keluar dari semua lubang ditubuhnya , mengenaskan...
Yu Chen mendarat dengan tenang dan ia menatap ke arah si kurus yang menerjang ke arahnya. Si Kurus yang melihat rekannya tewas menjadi marah bukan kepalang..kesedihan membuat matanya menjadi gelap..
" Adikkk...Keparatt kau membunuh adikku..akan ku sobek kulitmu...ku minum darahmu..ku makan dagingmu.." teriak sumpah serapah si Kurus.
" Hiattt....." telapak Yu Chen menerima hantaman telapak tangan si kurus...keras lawan keras...dan ...akibatnya hebat..tubuh Yu Chen masih berdiri tegak sedangkan tubuh si kurus terbang menabrak dinding sebuah goa...
__ADS_1
" brakkkk...bruk...bruk.." Tubuh si kurus menghantam dinding goa yang membuat goa itu runtuh dan batu - batu goa mengubur dirinya..
Sementara itu, awan hitam yang berkuasa di langit akhirnya tak tahan lagi dibarengi petir menggelegar dan angin kencang..hujan turun dengan hebat...badai telah berlangsung...
Pakaian Yu Chen basah kuyup dan karena angin yang hebat membuat sulit membuka mata. Sungguh hebat badai di tempat itu.. ..batu kecil dan debu bertebaran di melesat ke segala arah..
Namun , dengan pengerahan tenaga dalam yang hebat pemuda rambut putih itu masih berdiri tegak. Sementara itu anggota suku liar yang tersisa yaitu si pria muda berkepala botak diam sejenak karena rekan - rekannya telah tewas.
Ia dengan marah memandang Yu Chen...hatinya ingin sekali menghantam hancur tubuh pemuda bermata setan itu. Walau badai hebat datang ia tak peduli. Pria gundul ini adalah anggota Suku asli atau rakyat setempat dirinya sudah terbiasa dengan perubahan alam yang hebat.
Sementara Yu Chen cukup kesulitan membuka mata..ia hanya mendengar dengan ketajaman telinganya. Si Pria gundul melesat ke arah Yu Chen.
" Syuttt....!! " Si Botak sudah di dekat Yu Chen
" Bersiaplah untuk mampus , keparat " berkata geram ia kepada Yu Chen.
Pemuda itu dengan mata terbuka sedikit melihat apa yang terjadi didepannya..segera mengerahkan tenaga dalam yang hebat pula..Cahaya hijau terang menyelimuti dirinya..ia berbisik...
" Seni Pengejar Arwah : Tapak Penghancur Bintang" telapak tangannya membentuk cakar..lalu dengan teriakan nyaring..Tapak tangan bertemu dengan tinju...
" Plakkk " telapak tangan Yu Chen menangkap tinju si gundul..segera tanah yang mereka injak ambles membentuk lubang besar yang segera menjadi kolam , air membanjiri tempat itu karena hujan badai yang luarbiasa deras..
Mereka masih saling menekan... sinar hijau kembali bersinar terang menguasai kolam dadakan tersebut dan alam sekitarnya...
" Hiyaattt..." Yu Chen mendorong keras dan Tubuh si Botak terbang ke atas...
" byurrrr.. " Pemuda itu melesat ke atas dengkulnya menghantam perut si gundul..
" bukkkk..." Dengan tepat dengkul Yu Chen masuk ke perut Si gundul...
__ADS_1
" brakkkkk..." Pohon - Pohon purba raksasa itu tumbang di hantam tubuh si gundul.
Si Gundul segera meloncat bangun dan memandang Yu Chen dengan kemarahan memuncak sekaligus gentar..baru sekali ini ia bertemu tanding sehebat pemuda bermata merah itu.
Dengan tingkatnya yang telah mencapai tingkat Pendekar Suci 7 Gerbang membuat dirinya adalah tokoh disegani di sukunya..mungkin hanya ketuanya atau kepala suku yang bergelar Raja Merak Suci yang bisa membuat dia mengalami keadaan dan situasi seperti ini.
Pria gundul ini selain gentar juga merasakan sakit disebelah dalam dadanya. Ia ingin kabur dari lawannya yang hebat bukan kepalang itu. Namun, jika dirinya kabur dan melapor peristiwa ini . Itu hanya akan menyebabkan kepala suku menjadi marah..dan itu bencana kiamat bagi dirinya dan keluarganya. Kepala sukunya itu suka makan daging manusia..ia biasa memakan daging para tawanan perang dan daging rakyatnya yang melanggar aturan suku sebagai salah satu hukuman yang dijatuhkan kepada yang bersalah.
Yu Chen sudah mendarat kembali..kondisinya masih sangat baik...ia kagum kepada lawannya yang masih bisa bangkit berdiri setelah dihajar bertubi - tubi seperti itu.
" Aku kagum kepadamu..sebagai penghormatan matilah di bawah pedangku..pedang pengejar arwah.." berkata demikian ia mencabut pedang kehijauan dari sarungnya.
Yu Chen berdiri tegak dengan pedang ditangan..lalu pedang itu di gerakkan secara perlahan menyentuh dahinya..jari telunjuknya menekan mata pedangnya..sambil berbisik tubuhnya melesat kedepan..
" Seni Pedang Pengejar Arwah : Menebas Bintang "
Ia melesat cepat...saking cepatnya saat dirinya melewati tubuh si Gundul tanpa si Gundul bisa menghindar.
" Syuutt....crotttt...brukk." Tubuh si Gundul terjatuh dalam keadaan terbelah dua.. pinggangnya putus di sambar ketajaman pedang Yu Chen.
Yu Chen berbalik melihat lawannya yang telah tewas...Pemuda ini berdiri sejenak menikmati air hujan yang mengguyur tubuhnya. terdengar suara dalam kepalanya..
" Ding..anda telah membunuh tiga Pendekar suci tingkat tinggi , anda naik level..tenaga dalam anda bertambah menjadi 500.000 lingkaran ..selamat.."
Tersenyum bibir Pemuda rambut putih riap riapan yang memiliki sepasang bola mata merah itu...
Badai masih berlangsung...kilat petir menyambar - nyambar di langit...Awan gelap tetap menggantung..
Bersambung.....!!!!
__ADS_1