
Langit malam Kota Lembah Naga sungguh indah..kembang api menghiasi langit.....
Yu Chen yang terpesona melihat kecantikkan surgawi Yo Lan..hanya diam mematung...
" Hei..kenapa bengong..? " tegur gadis itu sambil tersenyum manis...makin jumpalitan jantung Yu Chen...hei, Yu Chen kau ini sebenarnya manusia supermodern..sudah sering melihat wanita - wanita cantik kutuk batinnya..
" Oh..lihat..kembang api.." telunjuk Yu Chen menuding kelangit..dan gadis cantik berbaju serba hijau itu otomatis mendongak, menatap ke atas..
" Woww..indahnya.." Seru Yo Lan gembira..senyumnya makin manis...pemuda ini tak tahan..
" hei..Nona Yo..ayo duduk ..makan cemilan..ni kue lapis enak.." Pemuda itu mengajak..
Yo Lan duduk di depan pemuda itu..kemudian, ia makan kue lapis pemberian pujaan hatinya..
" Hemm , enak..!! " kata Yo Lan..
Mereka berbincang asyik sambil menikmati cemilan..mereka lalu mendengar beberapa tamu dari hotel pasti pulas yang merupakan pendekar - pendekar perantau itu berbicara sambil berjalan cepat..
" Hei..ayo kita lihat pembukaan gedung baru dari Organisasi Bulan Kembar...mereka membuka cabang di Kota lembah Naga ini.." kata seorang dari mereka..
" Hemm..Organisasi Bulan Kembar...apa itu ?? tanya Yu Chen...dia adalah orang yang baru di dunia persilatan jadi banyak yang tidak tahu..
" Organisasi Bulan kembar adalah semacam kelompok pedagang besar..mereka menjual berbagai keperluan pendekar..seperti pil , senjata dan kitab kultivasi..bahkan mereka juga menjual informasi.. mereka cukup berpengaruh di dunia persilatan..cabangnya hampir ada di kota - kota besar kekaisaran Han.." Yo Lan menjelaskan..
Pemuda bermata merah ini mengangguk mengerti...
" Wah kau banyak tahu..Nona Yo..sepertinya kau sudah banyak pengalamannya.." Goda Yu Chen..merona wajah gadis itu..
" Huh ..aku dari utara menuju kesini..itu bukan jarak yang dekat , tuan muda Yu..." Balas Yo Lan sambil tersenyum manis. Pemuda itu bangkit sambil menepuk tangannya..
" Ayo kita lihat Gedung Organisasi bulan kembar..kakek Cu ajak juga.." katanya..dia segera menuju kamar kakek Cu Keng yang tak jauh dari kamarnya..
" Kakek Cu, kami mau keluar..mau ikut gak..?? kata Yu Chen..
" Tidak aku ngantukk..tolong jaga Nona Yo.." pinta kakek Cu dengan suara ngantuk..dan suara orang mabuk berat
Yo Lan menunduk malu mendengar permintaan pelayan tuanya itu..
" Ayo.." ajak Yu Chen..
: Tunggu..sebentar.." Yo Lan melangkah masuk kedalam kamarnya ..kemudian keluar sambil membawa payung hitamnya dan kali ini wajahnya bercadar..cadar sutera itu berwarna hijau serupa dengan pakaiannya..
" kenapa kau mengenakan cadar , Yo Lan..?? Tanya pemuda itu heran...Yu Chen tak tahu kebiasaan di Dunia Cang Lan ini..saat seorang gadis sudah jatuh hati kepada pemuda pilihannya..maka wajah cantiknya dan senyum manisnya hanya akan menjadi milik si pemuda.
" Tak usah banyak tanya...ayo.." kata Yo Lan yang dengan cepat keluar dari hotel pasti nyenyak...Payung hitamnya sudah terbuka..gadis ini berjalan cepat..yang disusul oleh Yu Chen.
Mereka berjalan bersama dibawah payung hitam...payung kini dipegang Yu Chen..dengan gembira keduanya menikmati suasana malam kota lembah naga. Banyak sekali pedagang di kiri kanan..beragam barang ada..para pedagang berteriak menawarkan daganganya.
" Jual bayi elang petir.." Teriak seorang bocah perempuan disebelah kanan ...dipinggir jalan..dekat tukang susu jahe merah.
__ADS_1
Teriakkan ini menarik perhatian Yu Chen lalu mendekati si bocah penjual..
" Adik , kau jual berapa elang petir ini..?? " tanya Yu Chen..
" 10.000 koin emas.." jawab bocah kecil ..
" Makan apa elang petir ini..?? Tanya Yu Chen..
" Bayi elang petir ini bisa cari makan sendiri.., tuan muda.." kata bocah itu..
" Jika , tuan muda ingin membeli dan memiliki bayi elang petir , cukup meneteskan darah untuk membuat kontrak .." Bocah penjual ini terus memberi penjelasan..
" Baiklah..ini 10.000 koin emas.." Yu Chen mengeluarkan kantong uang dari kehampaan..lalu , dia meneteskan darahnya ke dahi bayi elang petir tersebut..segera bayi elang petir itu terbang rendah di sampingnya..
" Tuan muda, anda boleh memberi nama kepada bayi elang petir .." kata bocah itu dengan suara gembira.
" Hemm ..namanya adalah Yu Hao..., Yu Hao kau pergilah cari makan..." kata Yu Chen.. elang kecil itu segera terbang.. .
Mereka terus berjalan..Yo Lan yang sedari tadi diam saja..lalu berkata..
"Bukankah itu terlalu mahal..? di pulau - pulau utara kita bisa menangkapnya.." kata gadis itu sambil berkerut alisnya..namun, dimata Yu Chen sikap Yo Lan sangat cantik imut..
" Haha..tak apa , anggap saja membantu anak yatim .." kata Yu Chen...
Sebenarnya saat bocah penjual bayi elang petir itu teriak menawarkan..pemuda pelajar ini tak perduli..namun , ada gema di kepalanya..
" Ding..bayi elang petir yang di jual itu adalah keturunan dari burung phoenik api..saat sudah besar bisa membantu anda bertarung..dan..juga bisa mengantar anda pergi kemanapun..
Mendengar ini , kemudian Yu Chen mendekati dan lalu membeli...
" Yah tak apa sih..bayi elang itu juga sangat lucu..kenapa kau memberi nama Yu Hao padanya ?? " tanya Yo Lan lagi..
" Didunia ini , aku seorang diri...aku anggap elang petir itu adalah adikku..kelak ia akan menemaniku bertualang di dunia persilatan.." tutur Yu Chen..
" Hemm..ada aku juga..aku akan selalu menemanimu , kemanapun dirimu pergi.." kata Yo Lan , kali ini dua pasang mata bertemu dibawah payung hitam..
" Ya, tentu.." Pemuda itu tersenyum lalu memegang tangan halus itu. Tangan halus itu mengengam balik...ada kehangatan dihati keduanya..
Yu Chen dan Yo Lan tiba didepan gedung organisasi Bulan Kembar...mereka melihat kerumunan di depan gedung bertingkat 9...gedung itu berbentuk pagoda..banyak pendekar menunggu giliran untuk masuk..
" ramai banget..lain kali saja kita kesana.." kata Yo Lan..dia adalah seorang yang tak suka akan keramaian..
" Hemm..kita makan kacang ijo saja..di depan sana ada yang jual..lumayan, bisa hangatkan perut.." Ajak Yu Chen...merekapun tiba di kedai kacang ijo..pemuda ini langsung memesan..
" Bos.., bubur kacang ijo pake ketan hitam 2 porsi.." pesannya..
Mereka duduk di sebuah meja..kebetulan posisi duduk Yo Lan menghadap keluar kedai ..segera dua porsi bubur kacang ijo ketan hitam tersedia di meja..berbincang santai keduanya menikmati hangatnya bubur kacang ijo..
Di Luar kedai ini sangat ramai..karena kebetulan posisinya berdekatan dengan gedung organisasi bulan kembar..banyak orang lewat melintasi depan kedai ini...terdengar beberapa suara tawa keras..
__ADS_1
" Hei...kita tunggu sepi saja..ayo makan dulu disini..." Ajak suara kasar...
Ada tiga orang pemuda berpakaian preman memasuki kedai..dan pemuda yang mengajak itu menjadi orang pertama yang memasuki kedai bubur kacang ijo...begitu masuk..matanya melihat langsung wajah cantik dari seorang gadis berpakaian serba hijau..
Terpesona pemuda preman ini..hingga dirinya seolah tersihir..menjadi diam mematung didepan pintu kedai bubur kacang ijo..
Teman - temannya yang lain tak bisa masuk..seorang dari mereka menghardik lalu membentak kasar..
" Hei...Can Hok , kenapa kau hanya berdiri dan tidak segera masuk.." tangannya mendorong kasar...
Pemuda preman yang bernama Can Hok ini tersadar..lalu , duduk di meja kosong..dan..Secara kebetulan posisi duduknya tepat di depan gadis ayu tersebut...
Rekan - rekannya penasaran...kemudian menoleh..tersenyum paham...
" Hei..Can Hok..buat apa kau hanya memandang..apa kau tidak punya nyali.." tantang pemuda preman yang memakai topi bulu..
" Hahahah...jika tak punya nyali ...potong saja burungmu.." ejek preman bertubuh kurus...
Pemuda bernama Can Hok menjadi panas...bangkit..lalu menghampiri...karena itu kedai kecil..satu meja hanya dilengkapi oleh dua kursi...
Pemuda preman ini memegang pundak pemuda berpakaian pelajar..rekan dari si gadis jelita..
" Hei..sobat kau minggir dulu..aku mau berbicara dengan temannmu." katanya sambil tangan kirinya memegang pundak Yu Chen.
Begitu tangannya menyentuh pundak pemuda yang masih makan bubur kacang ijo ketan hitam dengan tenang itu..tangan kirinya seolah masuk ke tungku api...luarbiasa panas..dan tak bisa ditarik lagi..seolah menempel..
" Aduhh..ahh.." dia mengeluh sambil mengerang kesakitan..dia tarik tangan kirinya dibantu oleh lengan kanannya.. tetap tidak bisa...kesal , tangan kanannya yang bebas berusah memukul kepala Yu Chen..
" bruakk.." belum tangan kanannya sampai ..tubuhnya melayang keluar kedai ..menabrak tembok...lalu tubuhnya roboh..
Kedua kawannya kaget..segera memeriksa kondisi Can Hok..
" Can Hok ..tewas.." preman bertubuh kurus berkata sambil bergetar suaranya..gentar hatinya..
" Ayo pergi dari sini.." ajak preman bertopi bulu..
Hati keduanya gentar..seorang yang bisa membunuh sambil makan dengan tenang..itu berarti level atau tingkat orang tersebut..bukan orang yang bisa mereka singgung.
Mereka berdua membawa mayat rekannya..lalu..segera lari dari tempat itu..mereka takut terkena imbas nasib apes dari perbuatan temannya yang malang ini..ingin makan bubur kacang ijo..eh , malah tewas..
Bos pemilik kedai itu bingung dengan kelakuan tiga pemuda preman ..
" Huh , preman mabuk..untung mereka segera pergi.." Bos ini mengira ketiga pemuda itu hanya pemuda - pemuda mabuk..
Yu Chen dan Yo Lan masih menikmati bubur kacang ijo ketan hitam...sambil berbincang santai..kadang terdengar suara merdu dari si gadis cantik..
Kematian ketiga pemuda preman itu tak ada yang peduli..bukan tak ada yang peduli..tapi , tak ada yang tahu kejadian ini..toh, andai ada yang melihat sudah pasti mereka tak peduli...ketiga preman itu hanyalah manusia sampah...
Demikianlah Dunia Persilatan bekerja...yang kuat adalah pemenang dan berkuasa...yang lemah adalah pecundang dan sampah...
__ADS_1
Bersambung....