BERPETUALANG Di DUNIA PERSILATAN

BERPETUALANG Di DUNIA PERSILATAN
52. Pesan


__ADS_3

Pada hari itu matahari bersinar cerah di Pegunungan Merak Emas. Sinarnya mengusir kegelapan malam . Berjalan seorang biksu muda dan seorang pemuda. Keadaan keduanya tidak baik. Mereka adalah biksu muda ini Ci Su murid elit dari sekte pelita suci dan Sin Lee murid dari si jari selatan. Keduanya baru bertemu , sudah seperti kawan lama. Saat mereka berbincang di tepi hutan berkelebat tiga bayangan di hadapan mereka. Dengan cepat ketiga bayangan ini tahu- tahu sudah didepan mereka.


Sin Le dan Ci Su terkejut penampilan mereka bertiga seperti suku liar. Dugaan keduanya tepat..mereka adalah kepala atau ketua suku merak , suku asli dari Pegunungan Merak Suci.


Yang pertama adalah ketua suku dengan gelar Si Raja Merak Suci tingkatnya sangat tinggi yaitu ranah Pendekar Suci 7 gerbang , di sebelahnya adalah permaisurinya yang bergelar Ratu Merak Suci. Ranahnya juga sudah sangat tinggi . Pendekar Suci 6 gerbang ranahnya. Dan berdiri dibelakang mereka raja dan ratu merak suci adalah panglima suku merak tingkatnya pendekar suci 6 gerbang pula , ketiganya penasaran karena anggota suku mereka hampir musnah karena kedatangang para pendekar yang membanjiri Pegunungan Merak Emas ini.


Suku merak sudah mengutus pasukan terkuat dan terhebatnya untuk mengusir para pendatang , tapi pasukan ini tak pernah kembali.


Ketua suku berniat mencari penyebabnya. Dia membawa ratunya dan panglimanya karena ranah mereka berdua sudah sangat tinggi. Raja Merak Suci berharap semua bisa dibereskan. Karena itu mereka sedang berjalan dan bertemu dengan dua orang segera mereka menghadang.


" Serahkan yang kalian dapatkan dari istana kuno dan kalian bisa mati dengan mayat utuh " Raja Merak Suci mengancam keduanya.


Biksu muda dan Sin Lee penasaran...


" Enak saja, kami berjuang berdarah - darah untuk mendapatkan pusaka..kalian bicara seenaknya. " kata Sin Lee..


" keparat , mampuslah..! " Panglima suku merak berkelebat kedepan Sin Lee dan tangan kanannya menampar...


" Dess...!! " tamparan itu bertemu dengan tapak Ci Su..kalah kuat Ci Su terlempar..dirinya baru pulih..kini menghadapi lawan kuar..lukanya terbuka kembali..Ci Su tak mampu bangkit ...panglima suku merak semakin marah sudah menerjang biksu muda yang terbaring lemah ..


" Plakk...dess..! Kali ini panglima yang terlempar tangannya disambut oleh seorang biksu berusia 50 tahun yang tiba - tiba muncul di depannya.


Panglima merak langsung meloncat kembali, tak terluka ..


" Siapa Kau...? Tanyanya karena didepannya adalah terlihat orang hebat.


" Aku , kakak seperguruan biksu muda ini ..kami dari sekte pelita suci..harap maaf dan semua urusan dilupakan..." itu adalah biksu Cu Liong yang datang bersama pendekar muda Kwa dari sekte pedang pelangi..


" Bagus , kau juga berhasil keluar dari istana kuno ,serahkan semua yang kau dapat.." Panglima ini menerjang hebat ke arah biksu Cu Liong.

__ADS_1


Segera keduanya bertarung seru..saling hantam dan saling belit..kedeuanya bergerak dengan kecepatan kilat. Sukar dilihat oleh mata yang tak terlatih. Namun, yang berdiri disekitar yang bertarung adalah pendekar - pendekar tingkat tinggi. Perlahan biksu Cu Liong terdesak oleh panglima merak..dan pertarungan ini mencapai puncaknya...biksu Cu Liong terlempar dalam keadaan pingsan...


" brukk ..ukh !! " tubuh biksu Cu Liong disambut adik seperguruannya sehingga tak terbanting tubuhnya.


" hemm..mampuslah.." Panglima merak mengejar dan serangannya di sambut dua sinar pedang . Kaget juga panglima merak menarik tangannya. Jika tidak bisa putus disambar sinar pedang. Di depannya berdiri dua pendekar muda , mereka adalah Kwa Ciang dan Sin Lee..keduanya maklum panglima merak ini bukan lawan mereka. Tapi mereka nekat tak mungkin membiarka kedua kawan mereka dibunuh begitu saja...Sin Lee dan Kwa Ciang menerjang panglima merak..


" Hemm..sampah.." mengejek panglima merak menyambut serangan pedang. Biarpun tingkatnya lebih tinggi..dia harus hati - hati..pendekar muda yang menerjangnya adalah pendekar pilihan...


Saat mereka bertanding hebat...dari dalam hutan keluar kakek Cu Keng dan Kwa Nio adik dari Kwa Ciang...


Melihat kakaknya terdesak walau sudah di bantu oleh muri dari si jari selatan..segera Kwa Nio mencabut pedang dan ikut mengeroyok panglima merak...


" adik nio...mundur !! " kakaknya berseru...namun terlanjur...mereka terus bertarung dengan seru..


Melihat dirinya di keroyok oleh tiga pendekar muda nan hebat...panglima ini malah senang..sudah lama ia tak menemukan lawan tanding ..dan dia kagum dengan kehebatan para pendekar muda ini..tapi dia harus menurut perintah dari ketua sukunya.


" Mampuslah..!! " keluar api dari kedua tangannya memapaki ketiga sinar pedang...


Saat berbahaya bagi ketiganya..terdengar suara kakek Cu Keng...


" Kalian ...minggirlah..biar aku yang melayaninya.." kakek Cu Keng sudah maju kedepan ...


" hemm..kakek tua kau ikutlah mengeroyok..biar ku bereskan kalian semua.." tantang panglima merak..


" Sombong.." kakek Cu menerjang dan segera terjadi pertarungan hebat.kakek Cu telah mencapai pendekar suci 5 gerbang puncak..dan si panglima baru mencapai pendekar suci 6 gerbang tahap awal.. ditambah kakek Cu baru saja mendapatkan kitab tubuh naga...tubuhnya menjadi kebal sehingga kakek Cu bisa mengimbangi panglima merak..


Melihat pertarungan yang seimbang ini..raja merak menjadi penasaran..dia hatinya marah bukan main..


" Hei...Panglima merak jika kalah akan ku makan dagingmu.." Bergetar hati panglima merak mendengar suara rajanya , raja merak ini memang suka makan daging manusia..segera panglima merak mengerahkan seluruh kepandaiannya...kakek Cu Keng terdesak...

__ADS_1


Terlihat kilat api di angkasa...


***


Yo Lan duduk bersila...mata cantiknya terbuka..dan gadis ini segera tersenyum di depannya seorang pemuda berambut putih masih berdiri menjaganya..


" Selamat telah berhasil ke ranah pendekar suci 9 gerbang puncak.." kata Yu Chen..yang membantu Yo Lan berdiri...


" Ini karenamu...saat ini diriku bisa dibilang sudah sejajar dengan sepuluh pendekar terkuat di dunia persilatan.." Kata Yo Lan bangga..


" Oh..siapa saja mereka.." tanya Yu Chen...


" Mereka adalah Maha Guru Beng Jie ketua sekte Pelita Suci , Yang Hauw Ketua sekte pedang pelangi , Im Giok Dewa Pisau Terbang ketua dari sekte pisau terbang , raja ginseng suci dari sekte ginseng dan iblis seribu tangan ketua dari sekte aliran hitam terbesar di dunia persilatan dan kelima datuk sesat dari lima penjuru.." kata Yo Lan menjelaskan...


" Apa kau pernah bertemu dengan mereka ? " tanya lagi pemuda itu...


" Aku hanya mendengar dari cerita kakek Cu Keng " kata Yo Lan..


" Ah ..kakek Cu keluar dimana ya..setelah memasuki lubang cahaya " kata Yu Chen yang disudah di ceritakan pula oleh gadis ini...mereka asik berbincang sambil minum teh wangi...


Saat itu di langit.. Terlihat kilat bulu api...


" itu si elang petir...dia mengirim pesan ..: kata Yu Chen yang segera mengambil bulu api...


"Apa pesannya..??? " Tanya Yo Lan..


" Kakek Cu Keng dalam bahaya..Ayo..!!. Jawab Yu Chen...


Keduanya berkelebat cepat...

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2