BERPETUALANG Di DUNIA PERSILATAN

BERPETUALANG Di DUNIA PERSILATAN
51.Tanpa Batas


__ADS_3

Yu Chen dan Yo Lan keluar dari sumur...mereka tiba di belakang kuil rusak. Mereka membersihkan diri dan berganti pakaian. Keduanya memutuskan untuk bermalan di kuil rusak tersebut. Yu Chen membuat api unggun . Yo Lan membersihkan tempat mereka untuk beristirahat...


Api unggun menyala besar , Yu Chen keluar kuil rusak. Pemuda ini hendak mencari bahan makanan . Yu Chen tiba di tepi sungai kecil , tak jauh dari kuil . Yu Chen melihat di pinggir sungai ada beberapa kijang . Segera jarinya menuding ke arah kawanan kijang tersebut . terlihat sinar hijau melesat mengenai seekor kijang yang langsung tewas. Kijang lainnya terkejut lalu pergi melarikan diri dari tepi sungai.


Segera Yu Chen membersihkan kijang yang sudah dia bunuh di tepi sungai . Sambil membersihkan kijang , dia mengecek inventory dan Yu Chen terkejut karena beberapa helai daun mangga yang berbuah apel giok kini sudah tumbuh tinggi dan sudah ada beberapa buah apel giok disana. Hanya dia heran karena apel giok ini berbeda dengan yang dirinya lihat di kebun mangga .


Bentuk apel giok di inventorynya mirip dengan apel pada umumnya yaitu berwarna merah. Ia merasa penasaran lalu bertanya pada sistem.


Sistem menjelaskan itu terjadi karena pohon mangga beradaptasi dengan dimensi inventorynya.


Perbandingan waktu di inventorynya berbeda dengan dunia luar . Satu hari setara seribu tahun. Wujud apel giok yang menjadi apel merah umumnya adalah perubahan tertinggi apel giok ini. Dan manfaatnya bertambah , selain bisa menyembuhkan segala penyakit , menawarkan racun , menambah umur , dan bisa membuat seorang yang sudah sekarat bisa hidup lagi..


Manfaat lainnya adalah bisa menaikkan kultivasi. Wow gila betul , aku dapat harta berharga dan ini akan menjadi rahasiaku. Tak boleh bocor batin Yu Chen . Pemuda ini bertanya kepada sistem. Dirinya berhasil melampaui ranah pendekar suci 10 gerbang dan mencapai tingkat pendekar sakti.


" Apakah ada yang telah mencapai tingkat pendekar sakti ? " Sistem menjawab ada beberapa pendekar yang mencapai ranah itu. Namun jumlahnya tak lebih dari sebelas orang dan dengan keberhasilan dirinya berarti sekarang ada dua belas dunia.


Namun , usia mereka sudah sangat - sangat tua dan mereka sudah tak mau mencampuri urusan dunia . Bahkan keturunan mereka tak tahu mereka masih hidup , orang - orang yang telah mencapai ranah ini telah memutus segalanya dengan dunia .


" Apa keberadaanku bisa dirasakan oleh mereka ? " tanya Yu Chen lagi.


" Tidak...! " jawab sistem.


" Syukurlah....sistem , kau bilang tenaga dalamku sekarang berubah menjadi tenaga sakti ? Apa manfaatnya ? Apakah bisa ditingkatkan ? Tanya Yu Chen lebih jauh.


Sistem menjawab bahwa manfaatnya adalah dirinya bisa menyerap esensi langit dan bumi , bisa ditingkatkan dengan menyerap kekuatan tersebut . Dan karena esensi langit tanpa batas jadi anda sekarang memilki energi tak terbatas.


" Gila ..tanpa batas? " tanya pemuda ini.


Bukankah dengan ini dirinya tak terkalahkan ? Pikirnya. Ah tak masalah dengan ini aku bisa lebih kuat untuk melindungi diriku dan orang - orang terdekatku.

__ADS_1


Yu Chen memetik dua butir apel merah. Dia akan berikan apel ini pada Yo Lan. Dengan ini Yo Lan akan menjadi lebih kuat .


Yu Chen kembali ke kuil rusak. Dirinya di sambut oleh senyum manis gadis itu. Segera ia panggang kijang tersebut..


" Minum teh ..!! " Yo Lan memberikan secangkir.


" Sedap...!!" Yu Chen memuji...


Tak lama daging kijang matang. Keduanya makan dengan lahap. Kijang ini dagingnya banyak mereka memutuskan sisanya untuk besok buat sarapan .


Yu Chen mengeluarkan duah buah apel ia memberikan apel kepada Yo Lan.


" Makan dan seraplah apel ini..maka kekuatamu akan meningkat.." kata Yu Chen.


Yo Lan menurut , dia memakan apel tersebut dan mulai menyerapnya. Segera aura merah menyelimuti dirinya.


***


Matahari mulai naik dan mengusir segala hal yang berkaitan dengan malam. Silih berganti peristiwa alam ini menghiasi semua dunia. Menerobos segalanya memberikan harapan.


Kakek Cu Keng sedang cemas..ia mencemaskan nonanya , Yo Lan. Tapi , kakek Cu Keng yakin dengan ilmu kepandaian hebat yang dimiliki Yo Lan..ia yakin nonanya pasti selamat.


Sekarang boleh dibilang Yo Lan sudah setara dengan seratus tokoh terkuat di dunia persilatan. Terlebih lagi pemuda bernama Yu Chen. Pemuda berambut putih tersebut lebih hebat lagi..tingkat atau ranahnya sepertinya sudah sejajar dengan 20 tokoh terkuat di dunia persilatan..sejajar dengan monster - monster tua .


Yu Chen masih sangat muda ...entah sejauh apa dia akan berkembang..bergidik tekuk kakek Cu keng....kakek Cu Keng bersyukur nonanya sejak kecil sudah banyak menderita..harus rela menerima kehancuran klannya tanpa bisa membantu..


Saat itu nonanya yang cerdas luarbiasa...memiliki kemampuan sekali lihat tak bisa lupa lagi. Telah membaca semua kitab - kitab klan. Terlebih Yo Lan bisa menemukan semacam benang merah dari semua kitab klan dan menciptakan Seni Pedang Seribu Bunga.


Ganda harum yang keluar dari Yo Lan adalah sesuatu yang alami..anak itu di berkati oleh hal ajaib, yaitu air keringatnya adalah air keringat yang tidak berbau tapi memiliki keharuman bunga alami..terlebih saat dia mengerahlan tenaga dalamnya.

__ADS_1


" Kakek Cu , ayo sarapan.." Suara merdu membuyarkan lamunannya..suara ini berasal dari seorang gadis cantik. Dia adalah Kwa Nio..


Murid elit dari sekte pedang pelangi ini sudah pulih kesehatanya. Kwa Nio lega saat pingsan yang menolongnya adalah kakek Cu yang mempunyai hubungan pertemanan dengan gurunya. Kakek Cu makan sarapan yang berupa ayam hutan yang dipanggang .


" Usai sarapan kita akan pergi dari sini...perahu sudah tersedia di rawa bangkai " kata kakek Cu..


" Iya.." kata Kwa Nio..


Kakek Cu sudah menyelidiki lereng jahe merah...satu - satunya jalan terdekat untuk meninggalkan tempat ini adalah melalui rawa bangkai. Ada satu jalan lagi yaitu melalui sungai giok tapi itu bisa jalan keluar dari Pegunungan Merak Emas. Tapi , mereka masih harus mencari rekan - rekan mereka.


Kakek Cu dan Kwa Nio bergegas menuju rawa bangkai . Mereka mendayung perahu dan berhasil mencapi seberang.. Mereka terus berjalan melewati hutan . Saat mereka tiba di tepi hutan. Mereka mendengar bentakan...


" Hei..Raja Merak Suci tak malu kau menjatuhkan tangan pada anak muda.." Seru seorang , mendengar suaranya itu adalah suara pemuda..


" Hei ..Raja Merak Suci maju jika kau berani.." terdengar suara gagah dan penuh semangat. Mendengar ini Kwa Nio mengerutkan kening..


" Itu suara kakakku..sepertinya dia mengalami kesulitan.." Berkelebat cepat gadis itu keluar hutan. Kakek Cu mengikuti...mereka tiba..keduanya terkejut karena disana ada beberapa orang yang terluka..mereka adalah biksu Cu Liong , biksu muda Ci Su dari sekte pelita suci. Seorang pemuda berpakaian kuning sepertinya dan seorang pemuda penuh semangat berpakaaian sama dengab Kwa Nio.


Di seberang mereka ada tiga orang aneh...orang pertama adalah orang tinggi besar sikapnya sangat berwibawa sekali , bagai seorang raja.


Yang kedua adalah seorang wanita cantik sikapnya seperti seorang ratu saja...


Dan yang terakhir seorang pria berusia 40 memegang pedang tampak gagah bukan main..


Yang bikin kakek Cu Keng kaget adalah ranah mereka di atas tingkatnya..ranah mereka adalah pendekar suci...siapa mereka...???


Si elang petir terbang dan hinggap disebuah pohon purba raksasa melihat semua yang terjadi...


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2