
Malam telah datang di Pegunungan Merak Emas , disuatu sudut Pegunungan ada sebuah wilayah bernama rawa bangkai. rawa itu sangat luas , selain luas dari rawa bangkai itu keluar hawa busuk beracun.
Rawa bangkai kini menjadi sepi , tempat ini sunyi karena para penghuninya telah tewas dalam pertarungan yang belum lama terjadi.
Penghuni rawa bangkai tewas melawan para pendekar sekte pisau terbang yang dibantu oleh gadis berpayung dan seorang pemuda hebat berpakaian pelajar.
Suasana sekitar rawa bangkai itu sunyi..tiba - tiba dari arah barat hutan...kondisi hutan itu penuh dengan pohon - pohon purba raksasa..bagian hutan ini masih baik karena tidak terkena amukan Si Raja monyet raksasa.
Dari balik pepohonan muncul beberapa manusia...herannya manusia yang berjumlah lima orang itu bergerak dalam keadaan setengah merangkak...yang membuat ngeri adalah mata manusia - manusia ini berwarna biru...
Saat itu , sebuah bulan purnama bulat sempurna menghiasi langit malam..
Manusia - manusia aneh ini keluar merangkak dari dalam hutan..mereka berjalan ke dekat tepi rawa bangkai..setelah sampai...tubuh mereka tegak lurus..kepala mereka mendongak..melihat bulan purnama dilangit..
Lalu mereka membuka mulut...terdengar suara lolongan...suara lolongan khas serigala ...lolongan ini terdengar sampai jauh...membuat suasana malam Pegunungan Merak Emas menjadi mengerikan.
*****
Daging kambing yang dipanggang akhirnya matang...setelah di bagi rata kepada rombongan saudagar dan tiga pendekar tersisa dari Sekte Pisau Terbang , Yu Chen membawa dua potong kaki kambing ..lalu membawanya ke sudut goa yang terlihat seorang gadis berparas ayu sedang duduk bersila..di dekatnya ada seorang kakek berpakaian petani sedang berbaring dengan sebuah batu kecil menyanggah kepalanya..batu kecil itu menjadi semacam bantal . Terdengar dengkur dari kakek tersebut.
" Nona Yo , mari makan daging kambing...eh , kakek Cu sudah tidur ?? " Seru pemuda berambut putih riap - riapan .
" Eh...daging kambing..?? ..tentu aku mau.." Mencium aroma menggoda hidung , kakek yang tertidur itu meloncat bangun..lalu mengambil kaki kambing yang dibawah Yu Chen.
" kakek Cu bergabunglah dengan rombongan saudagar disana ada arak wangi " Usul Yu Chen..
Mendengar , kata arak wangi kakek itu bergegas bangkit lalu berjalan ke arah rombongan saudagar yang di kawal Ji Sok dan kawan - kawan , para pendekar dari sekte pisau terbang . Kedatangan kakek Cu disambut dengan gembira . Terdengar tawa riang dari mereka yang mengelilingi api unggun.
__ADS_1
" Nona Kau juga makanlah..." Yu Cen berkata kepada gadis jelita yang masih bersila itu..
" Aku tak makan daging...!! Gadis itu menjawab lirih..sehingga hanya Yu Chen yang mendengar suaranya. Terkejut pemuda bermata merah itu.
Melihat pemuda di depannya terkejut , gadis itu berkata halus..
" aku bawa bekal berupa bakpao kering .." seraya mengeluarkan bakpao dari cincin penyimpanan miliknya . Melihat ini Yu Chen menganguk.
"Hemm..jika begitu biar ku makan daging ini..boleh makan bersama " tanya Yu Chen.
" Silakan...!! " kata si jelita...
Yu Chen lalu duduk dekat gadis itu , sambil makan mereka berbincang , saling cerita pengalaman masing - masing.
Yu Chen bercerita , bahwa dirinya seorang dari luar perbatasan wilayah selatan kekaisaran Han..dirinya sudah yatim piatu dari kecil..bahwa dirinya berasal dari klan tersembunyi yang telah musnah...pemuda ini berkisah mewarisi kepandaian asli klannya..Yu Chen berbohong karena tak mungkin ia mengaku datang dari bumi .
Dua muda rupawan ini terus berbincang dengan asik.
Sementara itu , rombongan saudagar yang berjumlah lima orang ...seorang diantara mereka yang berbadan gemuk bernama Cia Sun bangkit berdiri .Perutnya terasa sakit karena kebanyakkan makan. Dia berlari keluar goa..dan masuk ke hutan. Kawan - kawannya tertawa melihat tingkahnya.
Ji Sok , si rajawali hitam sangat teliti ...ia memerintahkan seorang adik seperguruannya untuk menyusul dan mengawal saudagar gemuk itu..sutenya ( adik seperguruannya ) yang di tunjuk segera menyusul si gendut sambil membawa obor api.
Waktu berlalu...suasana semakin malam...terdengar suara lolongan saling bersautan..lalu dari dalam hutan..arah si gendut berlari.. terdengar teriakan menyayat hati...
" Tolong...." Suara itu terdengar sampai goa menginap rombongan saudagar dan kawan - kawan.
Mendengar suara adik seperguruannya yang seolah melihat sesuatu yang mengerikan...Ji Sok , segera melesat keluar goa diikuti oleh semua yang berada dalam goa..termasuk Yu Chen dan gadis jelita bernama Yo Lan.
__ADS_1
Dengan gerakan cepat , Ji Sok sudah berada diluar goa..dia melihat si gendut berlari dari dalam hutan...dari belakang si saudagar gendut ada bayangan melompat secepat kilat..menangkap kepala si gendut..lalu menariknya putus...si gendut ambruk tewas....
Ji Sok yang terkejut melihat manusia aneh dari dalam hutan...tak sempat menolong si gendut...matanya terbelalak ngeri...dia melihat manusia aneh itu melolong bagai serigala..lalu..mencaplok kepala si gendut..
Dari dalam hutan terdengar juga suara lolongan serigala seolah menyambut suara lolongan sebelumnya...dan...dari dalam hutan muncul sekelompok manusia aneh ...tangan mereka memegang potongan tubuh manusia.
Rasa ngeri Ji Sok berganti dengan rasa marah setelah melihat seorang dari kelompok aneh tersebut membawa kepala adik seperguruannya. Kepala adik seperguruannya di kunyah dan di makan manusia aneh itu. Pikirannya yang cerdas , cepat menduga manusia - manusia aneh itu sedang memakan potongan tubuh adik seperguruannya. Dia mengenal seragam Sektenya.
Saat itu , rombongan pedagang , seorang adik seperguruannya yang tersisa , kakek Cu Keng , Yo Lan si gadis cantik dan Yu Chen sudah tiba di belakang si rajawali hitam. Mereka terkejut dengan apa yang mereka lihat.
Kelima manusia serigala yang melihat orang -orang yang keluar dari goa , melolong..ada rasa senang dari lolongan ini. Suara lolongan ini menyerang Yu Chen dan lain - lain..para saudagar itu roboh pingsan. Pendekar kelas 1 dari sekte pisau terbang segera bersila mengerahkan tenaga dalamnya..berusaha melindungi jantungnya yang bergetar hebat.
Kakek Cu keng , Yo Lan , Yu Chen mereka baik - baik saja karena tingkat mereka sudah tinggi. Yu Chen sudah memeriksa level Yo Lan berada di ranah pendekar suci 7 gerbang dan kakek Cu di ranah Pendekar suci 2 gerbang.
Yu Chen terkejut saat melihat level manusia serigala , mereka setara pendekar suci 5 dan 6 gerbang...
" Hati - hati mereka kuat.." Yu Chen memberitahu Kakek Cu dan Nona Yo.
" Saudara Ji Sok , mereka bukan tandinganmu.., biar kami yang membalas dendam adikmu..kau buatlah pertahanan bersama senior Cu Keng..lindungi rombongan saudagar dan adik seperguruanmu ini " Teriak Yu Chen kepada Ji Sok.
Si Rajawali Hitam menurut...
Yu Chen dan Yo Lan maju kedepan..
Manusia serigala masih melolong...
Suasana di depan goa terasa mencekam karena hawa nafsu membunuh yang mengerikan.....
__ADS_1
Bersambung...