BERPETUALANG Di DUNIA PERSILATAN

BERPETUALANG Di DUNIA PERSILATAN
37. Kota Lembah Naga


__ADS_3

Gadis cantik bernama Yo Lan yang sedang duduk bersila untuk memulihkan tenaga usai bertempur melawan pasukan mayat hidup yang tak terhitung jumlahnya itu..


Dengan terpaksa Yo Lan mengerahkan jurus pamungkasnya yaitu bunga teratai bermekaran..dengan jurus hebat luarbiasa ini..dirinya berhasil membasmi habis pasukan mayat hidup.


Jurus ini memakan habis tenaganya..dia tak" kan berani menggunakan teknik tersebut jika tidak dalam kondisi mendesak dan tak ada teman yang bisa diandalkan ada dipihaknya.


Gadis ini yakin Yu Chen..walau baru bertemu dengan pemuda bermata merah ..Yo Lan memiliki keyakinan pemuda ini bisa diandalkan.


Sebenarnya dia tadi hanya setengah pingsan...berdebar hatinya saat bibirnya dan bibir pemuda itu bertemu...awalnya , hatinya marah ..ingin dia pecahkan kepala pemuda itu tapi kesadarannya berbisik Yu Chen melakukan hal itu demi keselamatan dirinya..


Terlebih , Yu Chen memberikan dia bantuan tenaga dalam pula...gadis itu bersila dan...aura merah menyelimutinya...Yo Lan telah pulih tenaganya..bukan hanya pulih tapi dia telah menerobos ...gadis ini girang karena kemacetan kultivasinya bisa diterobos dan level dia telah meningkat dari Pendekar Suci 7 gerbang, menjadi Pendekar Suci 8 gerbang puncak..


Yu Chen yang melihat level gadis itu meningkat menjadi gembira..Yo Lan membuka matanya lalu bangkit dan berkata kepada pemuda itu..


" Terima kasih.." katanya tulus..


" Hahahaha...tak perlu sungkan..ayo kembali..." kata Yu Chen..


Lalu , keduanya melesat kembali menuju goa mereka...dimana saat mereka keluar dari dalam hutan...matahari sudah mulai naik ...sungguh indah melihat dua pemuda pemudi rupawan keluar dari hutan ,. mereka terlihat bersinar terang...seolah mereka adalah harapan..


" Nona, ada apakah..?? Kakek Cu langsung bertanya dengan hati cemas...


Berceritalah Yu Chen tentang peristiwa di dalam hutan , dekat rawa bangkai dimana mereka berdua hampir celaka di serang pasukan mayat hidup.


" Mayat hidup...??? " tanya seorang saudagar dengan muka pucat..


" Yah..namun kini mereka sudah musnah.." Yu Chen ...gadis cantik disampingnya hanya terdiam dengan sikap dingin.


Lalu, mereka memutuskan untuk beristirahat sejenak di dalam goa..untuk melepas lelah...mereka berjaga bergantian...butuh dua hari untuk memulihkan stamina.


Dua hari kemudian , mereka semua melanjutkan perjalanan...perjalanannya kali ini berjalan lancar setelah tiga hari melewati beberapa lembah sunyi...akhirnya mereka tiba disebuah kota ..kota diatas salah satu puncak gunung dari Pegunungan Merak Emas.


Kota Lembah Naga , nama kota itu lahir karena pada masa lampau ada seorang melihat seekor naga terbang dari lembah ini..

__ADS_1


Yu Chen dan kawan - kawan memasuki kota lembah naga...setelah membayar biaya masuk..mereka semua masuk kedalam ke kota..mereka berjalan ke tengah alun - alun..


Lalu, rombongan saudagar memisahkan diri karena tujuan mereka sudah tercapai, mereka sudah sampai ke Kota Lembah Naga untuk berdagang...


Kedua pendekar dari sekte pisau terbang pun pamit berpisah.


Sekarang tinggal Yu Chen , Yo Lan dan kakek Cu Keng...


" Hemm..rencana kalian selanjutnya apa, nona , kakek cu..?? " Yu Chen bertanya..


" Tujuanku adalah menemukan istana kuno dan kitab pusaka " kata Yo Lan..


" hemm , aku juga...kalian mau , kita jalan bersama atau berpisah ..?? Tanya Yu Chen lagi..


" Kita pergi bersama saja..kita akan lebih kuat jika bersama.." kata Yo Lan penuh harap....kakek Cu diam saja.


" Baiklah..sebelum itu..kita cari makan dulu.." kata pemuda bermata merah itu..lalu , mereka bertiga berjalan menyusuri kota.


Sungguh ramai Kota Lembah Naga , kota saat ini di penuhi oleh pendatang..dan para pedatang ini sebagian besar adalah pendekar - pendekar dunia persilatan..


Segera mereka disambut oleh pelayan yang berlari dari dalam..


" Silakan tuan muda mau berapa orang..?? Tanya pelayan itu..


" Untuk tiga orang.." kata Yu Chen , tangannya membentuk angka tiga..


pelayan itu mempersilakan Yu Chen masuk...lalu , diarahkan ke lantai dua..Yu Chen masuk..kemudian..saat naik tangga..pemuda ini memperhatikan..tempat ini sungguh ramai..penuh dengan pendekar - pendekar dunia persilatan..mereka semua berasal dari beragam sekte yang berbeda - beda.


Sebaliknya...mereka yang makan melihat rombongan Yu Chen , melihat sekilas ada yang kemudian tak peduli..namun, dikalangan pendekar - pendekar muda semua mata terbelalak kagum..karena dibelakang pemuda itu terdapat gadis dengan kecantikkan surgawi..


Pendekar - pendekar muda ini iri melihat gadis itu berbincang santai dengan pemuda berambut putih. Mereka hendak menggoda namun, niat ini mereka urungkan karena dibelakang nona itu..terlihat seorang kakek berpakaian petani mengikuti naik..dan mata kakek ini bersinar tajam bagai pedang..menandakan orang tua ini seorang pendekar hebat.


Yu Chen tiba di lantai dua , di lantai dua ini masih agak sepi...lalu , Yu Chen memilih meja yang didekat jendela..mereka duduk lalu memesan makanan...

__ADS_1


" hem.. kalian mau pesan apa?? Pesan saja yang kalian mau..aku yang bayar.." kata pemuda itu..


" aku gado - gado pakai lontong , sedang saja jangan terlalu pedas..minumnya teh manis ,ya" pesan gadis itu yang segera dicatat oleh pelayan.


" Aku nasi goreng spesial seafood pedas jeletot..Untuk minum aku pesan es teh manis.." kakek Cu memesan pula..


" aku bakmi ayam baso porsi besar..pakai saos, sambalnya sedikit saja..minum aku pesan arak wangi.." Pesan Yu Chen..


Segera pelayan itu berlari turun ke dapur , tak lama beberapa pelayan membawa hidangan yang dipesan Yu Chen dan kawan - kawan.


Begitu hidangan datang..mereka pun makan dengan lahap...usai makanannya habis..Yu Chen menikmati arak wanginya.


" kakek Cu , gak mau minum arak.." tawar Yu Chen kepada kakek petani didepannya.


" Yah , kalau ada..hahah.." kakek Cu ini tertawa..


" Pelayan , pesan dua guci arak wangi lagi.." pesan Yu Chen kepada pelayan yang ada di lantai itu.


" jangan terlalu banyak minum arak..tak baik untuk kesehatan.." Yo Lan memberi nasehat kepada pemuda berbaju pelajar itu..


Yu Chen hanya tertawa mendengar ini..dua guci arak datang..pemuda rambut putih itu kembali minum arak wangi itu.., kali ini minum langsung dari mulut guci..menggoda gadis ayu itu yang masih memasang wajah dingin.


Dari sebuah meja di sudut, ada beberapa anak muda berpakaian mewah sedang makan minum pula di rumah makan " Pasti Kenyang " ini..


Mereka makan dan minum sambil berbincang..karena sudah terlalu banyak minum arak , mereka menjadi sedikit mabuk..seorang dari mereka sejak kedatangan Yu Chen dan kawan - kawan..matanya tak henti - hentinya memandang kagum pada Yo Lan yang memiliki wajah cantik luarbiasa.


Ditambah karena hawa arak yang mulai naik..dalam pandangannya gadis itu menjadi makin rupawan..tak bisa menahan hasrat hatinya..dia pun bangkit dan menuju meja Yu Chen..


" hemm, nona mau kau minum arak denganku..jangan kuatir..biar aku yang bayar..hehe " pemuda itu mengajak dan menggoda Yo Lan.


Berkilat dingin sepasang mata bening gadis cantik ini...Yu Chen, melirik lalu menarik nafas panjang..dengan acuh tak acuh ia menikmati arak wanginya...kakek Cu pun sama , tak peduli..


Yo Lan sedang kesal hatinya.., karena Yu Chen , pemuda yang telah " mencuri " kasih sayangnya..hanya bersikap cuek atau tidak peduli pada nasehatnya yang harus membatasi minum arak yang bisa membahayakan kesehatan.

__ADS_1


Yo Lan hanya diam , seolah itu hanyalah suara lalat...


Bersambung...


__ADS_2