BERPETUALANG Di DUNIA PERSILATAN

BERPETUALANG Di DUNIA PERSILATAN
41. Gempa Bumi


__ADS_3

Yu Chen terus menerjang masuk kedalam ruangan terbesar di Mansion mewah klan Bok.....


Di sana ditengah ruangan telah berdiri tiga orang..mereka adalah ketua klan Bok..Bok Ca , Sa Wi selir kesayangannya dan Bok Ke murid terhebatnya..keluar nafsu membunuh dari ketiga orang ini....


Yu Chen masih tenang...kemudian berkelebat bayangan yang membawa ganda harum..Yo Lan telah menyusul...berdiri cantik di topang payung hitam..saat itu dari arah samping sebelah kiri.


" bruakk..." Dinding sebelah kiri jebol...masuk..seorang kakek petani..kakek petani ini bisa membebaskan diri dari ruang penjara klan Bok..


Saat itu kondisi Mansion Klan Bok terlihat tenang...kemudian..muncul elang petir..elang kecil ini melesat masuk lalu langsung menuju penjara klan Bok...


Tak ada yang melihat...elang petir ini..menemukan kakek Cu disebuah penjara...atas perintah dan arahan Yu Chen..elang petir ini berhasil mencuri kunci penjara itu..lalu masuk ke dalam penjara...dan menyerahkan kunci itu kepada kakek Cu..


Kakek Cu masih lemas karena dia keracunan racun pelemas otot..elang petir memberikan sehelai bulunya..awalnya kakek cu tak tahu apa yang diinginkan elang itu..elang petir itu terus ingin memasukan bulunya kemulutnya untuk dimakan..tiga kali usaha si elang petir akhirnya berhasil..


Begitu makan bulu dari elang petir ini..hawa hangat keluar dari pusarnya..hawa hangat ini mengusir racun pelemas tulang..kekuatannya telah kembali...langsung dia mengamuk membebaskan diri dari penjara itu..semua penjaga roboh tewas...


Kini Yu Chen , Yo Lan dan Kakek Cu telah berkumpul kembali...mereka bersiap menghadapi ketiga orang dari klan Bok..


" Nona Yo dan tuan muda Yu..biar aku yang menghadapi mereka..aku malu karena bisa ditangkap oleh semut - semut ini.." kata kakek ini...lalu melangkah maju..


Kedua muda mudi ini setuju..mereka sudah bisa melihat ranah dari klan Bok ini..


Klan Bok merasa terhina karena hanya kakek petani yang belum lama mereka tangkap..Bok Ke murid terhebat dari klan Bok...dengan wajah marah ..sambil.menggereng ..ia meloncat maju..


" kakek keparat..kali ini aku akan membunuhmu.." dengan sebatang pedang dia menyerang hebat kakek Cu..


" Huh..!!Jika tak pakai racun bius mana bisa kau menangkapku...prakk.." kakek Cu ini tak menghindar melainkan maju memapaki pedang yang menyambar..pedang itu pecah berkeping - keping..dia sambar sebuah pecahan pedang..lalu menyambit ke arah kepala pemuda bernama Bok Ke ini...


" Pluk.." Bok Ke tewas dengan kepala pecah terkena serpihan pedang...


Terkejut ketua klan Bok..Bok Ca dan selir kesayangannya....belum pulih dari rasa terkejut..bayangan kakek itu sudah menyambar...sebuah tangan menampar kepala Sa Wi...wanita berjuluk Ratu Lengan Delapan ini menghindar namun karena kalah tingkat..sambaran angin masih mengenai kepalanya..


" prakkk..!! " kepalanya pecah...

__ADS_1


" hiyatt..." kakek Cu tak berhenti disana...kaki kanannya menendang kepala klan Bok.. Bok Ca meloncat mundur...pada saat itu kaki kiri kakek Cu mengenai dadanya...


" brakk.." Bok Ca tewas dengan dada pecah...tamat sudah klan Bok..


Saat pertarungan ini terjadi..Yu Chen dan Yo Lan menerobos ke bagian dalam...mereka membantai habis semua murid , selir dan semua anggota klan Bok..


Yu Chen menemukan ruang harta klan Bok..lalu mengambil semua yang ada disana...kemudian membakar habis mansion klan Bok...


Mereka bertiga pergi meninggalkan klan tersebut. .


Kabar musnahnya klan Bok tersiar..gegerlah kota lembah naga...karena kota ini telah banyak pendatang ..sebagian dari perantau adalah pendekar - pendekar dunia persilatan...segera tersebar bawah ini adalah perbuatan dari seorang pendekar yang belum lama menggetarkan kolong langit wilayah selatan kekaisaran Han..yaitu Pelajar Maut..


Para penduduk asli atau klan - klan asli kota lembah naga..segera bersikap..membuat pengumuman agar para anggota klan agar tidak menyinggung pendatang...karena perantau - perantau ini terdiri dari pendekar - pendekar hebat.


*****


Di Hotel pasti pulas...Yu Chen berada di kamarnya...dia berbaring di ranjangnya..saat itu pintu kamarnya di ketuk..pemuda ini segera bangkit..membuka pintu..lalu didepanya berdiri Yo Lan yang kembali serba merah , dibelakangnya ada seorang kakek berpakaian petani..


" Ya..!! " mereka meninggalkan hotel pasti pulas..meninggalkan kota lembah naga...mereka terus berjalan hingga beberapa minggu...ketiganya sampai disebuah hutan bambu...


Yu Chen dan kawan - kawan didalam hutan menemukan sebuah kuil rusak dan memutuskan untuk menginap di kuil ini...


Setelah masuk..mereka memeriksa kondisi kuil...kemudian membersihkan kuil ini...setelah bersih...mereka duduk di depan api unggun...


Karena membawa bekal dari kota lembah naga..mereka makan bakpao kering...dan Yu Chen mengeluarkan dua guci arak wangi dari inventorynya..dan berikan satu kepada kakek Cu.


Yo Lan mengeluarkan seteko teh wangi dari cincin penyimpanannya .Hujan deras turun menghiasi malam itu..bunyi katak terdengar dimana - mana.


Yu Chen berdiri di depan..bersandar pada pintu kuil rusak sambil minum arak...ia memandang hujan turun...kakek Cu sudah berbaring dengan kepala ditopang oleh bantal - bantal yang ditemukan dibelakang patung dewa.


" Apa yang kau pikirkan..Yu Chen ? Suara halus terdengar dari belakang...Yo Lan telah menyusulnya kini sudah disamping pemuda baju pelajar ini..


" Ah , tidak..hanya menikmati hujan." katanya..

__ADS_1


Bersama mereka memandang hujan itu...


" Kau tidak pakai mantel..hujan ini membawa angin dingin..pakai ini.." Yu Chen mengeluarkan mantel hitam dan dipakaikan kepada Yo Lan yang menerimanya dengan tersenyum manis..kini Yo Lan telah melepas cadarnya..


Pada saat itu dari ujung hutan bambu sebelah barat , terdapat mata misterius memandang kedalam kuil..kemunculan mata ini dibarengi dengan munculnya nafsu membunuh mengerikan.


Kakek Cu melompat bangun merasakan nafsu membunuh..kakek ini melihat nonanya dan Yu Chen masih diam namun waspada...


" Mata apa itu.."kata Yu Chen yang merasakan hawa membunuh itu...


" Mata itu berwarna hijau seperti mata ular.." kata Yo Lan..


" Yu Hao, coba kau lihat.." batin Yu Chen ,elang petir itu terbang ke langit malam..


Lalu , pemuda ini terkejut dengan apa yang dilihatnya melalui pandangan elang petir..


" Gerombolan banteng raksasa..sedang berlari kesini..ke kuil rusak ini...cepat kita naik kepohon itu.." Yu Chen berkelebat sambil tangan kanannya memegang lengan Yo Lan...bersama tiba di Pohon purba raksasa...kakek Cu menyusul..


Tak lama...gerombolan banteng raksasa lewat..mereka menabrak semua yang ada didepannya..


" Apa yang mereka serang..?? " tanya Yu Chen...


" Mereka bukan menyerang..tapi mereka kabur..lihat banyak luka ditubuh mereka..." Jawab Yo Lan..


Yu Chen melihat dengan teliti...


" Hal mengerikan apa yang membuat gerombolan banteng raksasa ini kabur...?? Tanya kakek Cu..


Tak ada yang menjawab...


Saat itu angin kencang berhembus....bumi bergoyang dahsyat....dari jauh disebelah barat sebuah gunung api menyemburkan api....


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2