
Awan hitam menutupi langit Pegunungan Merak Emas membuat seluruh tempat menjadi gelap gulita. Kecuali , mereka yang membuat api unggun di goa masing - masing.
Yu Chen dan Yo Lan tiba hampir bersamaan ditepi rawa bangkai...Yu Chen mempertahankan aura hijau keeemasan miliknya sehingga suasana sekitar rawa menjadi terang.
Mendapat penerangan dari aura Yu Chen..gadis berpakaian serba merah itu memeriksa keadaan dan kondisi sekitar rawa bangkai dengan teliti. Sepasang matanya yang indah laksana dua bintang menatap tajam.
" Hem..sepertinya manusia serigala itu meloncat untuk menyeberangi rawa bangkai ini..lihat , perahu yang kau buat dengan kakek Cu telah rusak parah.." Yo Lan menjelaskan kepada pemuda rambut putih itu.
" Menyeberangi rawa seluas ini ?? mustahil.." bantah Yu Chen.
" Lihat , di ujung dekat tepi rawa bangkai ada jejak kaki manusia serigala itu..?, Yo Lan menunjuk...dan disana memang ada jejak kaki manusia . Jejak itu seperti jejak manusia yang ingin melompat.
" Dia melompati rawa seluas ini...sungguh hebat luar biasa.." Kata Yu Chen berdecak kagum. Lalu berbalik dan mengajak gadis jelita untuk pergi meninggalkan tempat itu.
Yo Lan baru saja berbalik ingin pergi..memutar kembali tubuhnya karena pendengarannya yang tajam mendengar suara aneh dari dalam rawa bangkai . Yu Chen mendengar gerakan si gadis yang memutar kembali dan menatap rawa bangkai. Kini ikut melihat pergerakan aneh dari dalam air berbau busuk tersebut.
" Blup..Blup..Blup.." Terdengar suara beriak dari air rawa bangkai..suara itu semakin banyak..suara itu terdengar dari seluruh rawa bangkai..
Lalu , ditepi rawa bangkai terlihat tangan seolah merangkak naik dari dalam rawa. Keluar sesosok tubuh pria..mata pria ini tak ada sinarnya..seolah mata mayat.
Melihat ini , dengan wajah pucat Yo Lan berbisik suaranya bergetar karena hatinya merasa ngeri..
" M- mayat hidup...!! " katanya gemetar...
Yu Chen pun sama kagetnya..Vampire batinnya ..cepat pemuda bermata merah ini bereaksi..telunjuknya mengeluarkan sinar hijau mengarah ke kepala mayat hidup itu..
" Duarr..." kepala mayat hidup meledak, tubuhnya ambruk dekat tepi rawa bangkai. Sepasang tangan menarik tubuh mayat itu kedalam air..lalu dari rawa bangkai keluar mayat hidup lainnya...
Dan , jumlah mereka sangat mengejutkan...lebih dari seratus mayat hidup keluar dari rawa bangkai...itu belum semua..
Karena dari rawa bangkai bagian belakang , mayat hidup tak terhitung berdiri lalu melangkah menentang air rawa menuju ke tepi rawa..menuju sepasang muda mudi yang saat itu menjadi terkejut bukan main..
" Seni Pengejar Arwah : sentilan maut pemecah bintang.." Segera dari kelima jari Yu Chen keluar sinar hijau keemasan melesat cepat ke arah mayat hidup yang berusaha mendekatinya..
" duar..duar...duar.." terdengar suara kepala meledak..kepala mayat hidup yang terkena sinar hijau keemasan hancur secara bersamaan...
__ADS_1
" Seni Pedang Seribu Bunga : menyebar tunas " Aura merah bersinar terang dari tubuh Yo Lan..ganda harum merajai rawa bangkai.
Payung itu terbang keatas lalu terbuka lebar...di udara payung itu berputar cepat laksana gasing...dari putaran itu keluar jarum merah dengan jumlah tak terhitung...sinar merah melesat ke arah kepala mayat hidup di bawah payung.
" Duar..duar..duar..." kembali terdengar suara kepala meledak ...sekitar lima puluh mayat hidup ambruk ke tanah..
Yu Chen terus menyerang dengan sentilan mautnya yang kini digabung sedikit dengan jurus dari Kitab Pedang Garuda Surgawi. Jurus ini bernama sentilan garuda pencabut nyawa..
Sungguh menggiriskan sepak terjang Yu Chen..seluruh mayat hidup itu ambruk dengan kepala meledak...namun, dari dalam rawa bangkai mayat - mayat hidup masih terus merangkak naik ke tepi rawa bangkai..
" Yu Chen mereka tak ada habis - habisnya..basmi mereka sebelum naik ke darat..kau lindungi aku.." Kata gadis itu tegas..
" Seni Pedang Seribu Bunga : Bunga teratai merah bermekaran "
Yo lan berdiri tegak ..lalu kakinya melayang ke udara..sinar merah luarbiasa terang keluar dari tubuhnya dan ada semacam bunga teratai merah yang sedang mekar dibawah kakinya...luarbiasa pemandangan ini...ganda harum luar biasa menyelimuti seluruh tempat itu..sampai jauh sinar merah terlihat..
*****
Kakek Cu Keng dan kedua pendekar sekte pisau terbang serta para saudagar , melihat sinar merah terang itu..wangi harum tercium diseluruh tanah lapang itu..
" Senior Cu , mari kita susul mereka.." Kata Ji Sok..ia penasaran apa yang sebenarnya terjadi di dalam hutan itu.?
" Tidak , kita tak tahu hal mengerikan apa yang di hadapi Nonaku dan pemuda bernama Yu Chen..kehadiran kita hanya akan menjadi beban mereka...kita tunggu saja dulu.." Kakek Cu Keng berkata tegas.
" Yah, pemuda bernama Yu Chen , dia sangat hebat.. aku yakin, dirinya bisa mengatasi kesulitan yang ada disana " tambah kakek Cu Keng..
" Melihat penampilannya , mungkin Yu Chen adalah pendekar muda yang baru - baru ini membuat nama besar diseluruh dunia persilatan..terutama di wilayah selatan kekaisaran Han ini yaitu si Pelajar maut.." cerita seorang saudagar yang mempunyai informan handal.
Mendengar ini..kakek Cu keng dan para pendekar sekte pisau terbang menjadi lega...
" Wutttt.." Angin berhembus kencang disana.
*****
Yu Chen yang melihat ancang - ancang hebat gadis jelita itu segera mengimbangi...segera meloncat di bawah kaki Yo Lan..dan ..segera keluar sinar hijau keemasan..sungguh indah pemandangan rawa bangkai saat itu..
__ADS_1
Yo Lan yang di udara segera melepas payung hitamnya..payung itu terbang ke atas rawa bangkai....terbang berputar - putar...dan keluar pedang - pedang pendek bergagang merah ..
Menyambar - nyambar..bagai hujan , pedang - pedang merah itu melesat masuk menusuk kepala mayat hidup yang tak terhitung jumlahnya .
" Pluk..pluk ..pluk.." pedang -pedang merah itu dengan tepat menancap di kepala mayat hidup..dan..
" Duar...!! " terdengar ledakan..
Kepala mayat hidup yang tertancap pedang merah...langsung meledak..yang meledak bukan hanya kepalanya tapi tubuh mayat hidup juga turut meledak.., bukan main hebatnya..
Terdengar ledakan dari seluruh rawa bangkai...habis sudah mayat hidup dari rawa bangkai...
Payung hitam itu terbang kembali ke tangan Yo Lan..dan..saat kembali payung itu masih dalam keadaan putar...melesat pisau - pisau berwarna merah menghujani para mayat hidup yang ada di daratan.
Segera kembali bunyi ledakkan dari tubuh mayat hidup...pertempuran ini dimenangkan oleh Yo Lan dan Yu Chen..
Dengan tepat , Payung itu mendarat mulus ditangan Yo Lan.
Saat payung itu sudah ditangannya..bunga teratai merahnya menjadi layu seperti kekeringan..seperti bunga yang tak pernah disiram oleh air....kemudian hilang...lalu , tubuhnya melayang jatuh seolah kehabisan tenaga..
" Yo Lan..!!" Dengan sigap pemuda itu menangkap tubuh Yo Lan...ia terkejut melihat Yo Lan yang matanya terpejam...gadis itu pingsan..
Segera , Yu Chen mengambil pil jahe giok..lalu memasukkanya kedalam mulut gadis itu..tapi , karena pingsan..Yo Lan tak bisa menelan pil itu dengan baik...
Yu Chen panik..lalu berpikir sejenak..pemuda itu ambil satu lagi pil jahe giok ..diangkat gadis itu..ia kunyah pil jahe giok..dan Yu Chen mendekatkan bibirnya ke bibir gadis yang sedang pingsan itu.
Dengan cepat..Yu Chen menarik dirinya..lalu , dia mengangkat tubuh gadis itu..Yu Chen duduk bersila..lalu tangannya menyentuh punggung Yo Lan...
Hawa hangat terasa dipusar Yo Lan tersadar...membuka matanya...sebagai ahli silat tingkat tinggi..gadis ini kembali terpejam dan menerima aliran tenaga dalam dari Yu Chen..
Setengah jam berlalu...akhirnya Yu Chen menarik kedua tangannya...
" Serap dan buat dirimu nyaman " kata pemuda itu..
Bersambung....
__ADS_1