BERPETUALANG Di DUNIA PERSILATAN

BERPETUALANG Di DUNIA PERSILATAN
42. Bayangan Istana Kuno


__ADS_3

Terjadi peristiwa gunung api meletus di sebelah barat Pegunungan Merak Emas...meletusnya gunung api ini menyebabkan gempa bumi hebat..menyebabkan tanah retak - retak..gunung berapi ini menghembuskan asap tebal....


" Hei..lihat..!! Dibalik asap tebal dari gunung api tersebut ada bayangan seperti istana " kata Yu Chen sambil telunjuk menuding kearah gunung itu...


" Hemm..apakah istana kuno itu ada disana..?? Kata Yo Lan.


" Sepertinya begitu...ayo cepat kita kesana.." kata kakek Cu..


Saat itu tiba - tiba hujan turun dengan sangat deras dibarengi oleh petir menyambar - nyambar...


" Nanti saja..tunggu hujan berhenti..saat ini disana pasti terjadi banjir lahar..ayo kita ke kuil itu lagi.." Yu Chen yang tangannya masih menggandeng lengan Yo Lan berkelebat bersama masuk kedalam kuil rusak itu..


kakek cu berkelebat pula..elang petir sudah hinggap disalah satu tiang kuil rusak..diparuhnya ada seekor katak..


Hujan semakin deras..petir masih terdengar...


" Kalian tidurlah...biar aku yang berjaga.." kata Yu Chen..


Yo Lan berbaring diatas disebuah meja besar yang telah dibersihkan...kepalanya bersandar pada bantal yang di temukan di belakang Patung Besar Dewa. kakek Cu sudah tertidur pulas di lantai..elang petir sudah tertidur ditiang kuil rusak ini


Hujan Semakin deras..Yu Chen menambahkan kayu kering..api unggun membesar..hawa hangat terasa di kuil itu..ia duduk bersila didepan api unggun sambil menikmati arak wangi...


Mendekati subuh...kakek Cu terbangun...ia mendekati api unggun...


" Tuan muda..kau tidurlah..gantian aku yang jaga api.." kata kakek Cu kepada pemuda itu..


" Hemm ..baiklah..ini arak wangi untuk menemani " Yu Chen mengeluarkan guci arak dari inventory...pemuda ini membaringkan tubuhnya di belakang patung besar dewa..disana ada ruang kosong dan sebuah bantal..tertidurlah Yu Chen...


Badai datang...kakek Cu menambahkan daun kering pada api unggun...


" Hei..Yu Chen bangun sudah siang.." Suara halus membangunkannya...Yu Chen..lalu duduk sambil tangan kanannya mengucek matanya..ia menguap...di depannya berdiri seorang gadis cantik..dia adalah Yo Lan..sepertinya Yo Lan sudah mandi..karena telihat sangat segar..


" Cepat bangun.., dibelakang kuil ini ada air bersih..sana mandi ..lalu makan..kakek Cu sudah menangkap ayam hutan dan memetik beberapa buah - buahan.." tambah gadis itu lagi..


Yu Chen lalu mandi...segar rasanya mandi airnya masih sangat dingin..selesai mandi ia duduk didekat api unggun..sambil kedua tangannya saling mengusap..

__ADS_1


" Ini..ayam bakar.." Bagai seorang istri saja..Yo Lan menyerahkan ayam bakar yang telah matang..Yu Chen menerima lalu memakannya..hemm , enak..ayam ini sebelum dibakar sudah di beri bumbui..makan dengan lahap ..


" Ini..minum teh hangat..terus makan buah apel sebagai cuci mulut.." kembali Yo Lan memberikan teh..dan sebuah apel...


Saat itu di tiang kuil Yu Hao si elang petir..diparuhnya ada seekor tikus...


" Kakek Cu kemana..? " tanya Yu Chen sambil makan apel..


" Oh , kakek Cu sedang latihan didepan.." kata Yo Lan yang menatap Yu Chen ..


" Hiya..hiya.." terdengar suara kakek Cu dari luar...


Yu Chen bangkit lalu keluar kuil..masih ada sisa - sisa gempa bumi dan sisa - sisa badai...ia melihat kakek Cu berlatih...setelah lama melihat..ia mengeluarkan sebuah Pil..


" kakek Cu..kau seraplah pil biru ini..kau akan mendapat terobosan.." Yu Chen memberikan sebuah pil kepada kakek Cu..dua hari kemudian kakek Cu telah berhasil menyerap pil biru itu berhasil mencapai Pendekar Suci 5 gerbang...sebuah lompatan ranah yang hebat...


Kakek Cu lalu bangkit dan bersujud didepan Yu Chen..


" Tuan muda Yu , aku bersumpah setia kepadamu...aku akan menurut semua perintahmu dan semua perintaha nonaku..nona Yo " kata kakek Cu Keng.


Saat melakukan ini Yu Chen mengerahkan tenaga dalam jadi kakek Cu Keng taka berdaya tubuhnya diangkat oleh pemuda ini...kagum kakek Cu betapa hebatnya anak muda tersebut.


Yo Lan melihat ini hanya terdiam haru...baginya keputusan Yu Chen adalah keputusan dia juga..


****


Mereka melanjutkan perjalanan..menuju ke barat Pegunungan Merak Emas...sungguh luarbiasa akibat gempa bumi..dimana - mana ada jalan tertutup karena longsor dan tanah retak - retak akibat gempa bumi...


Yu Chen dan kawan - kawan tiba disebuah lembah..di lembah ini terdapat air terjun...mereka mencuci muka di sana..sungguh segar....di sungai itu banyak udang dan ikan...


Tak lama..mereka menikmati ikan dan udang bakar...didekat air terjun itu juga terdapat banyak pohon - pohon berbuah yang bisa di makan..sungguh seperti disurga..saat mereka menikmati makanan dan pemandangan air terjun ini...


Elang petir yang terbang disekitar air terjun itu melihat disebuah hutan tak jauh dari sana ...banyak mayat berserakan dihutan yang penuh dengan pohon beringin..penglihatan ini masuk ke kepala Yu Chen..


Yu Chen hanya makan ikan saja...lalu dia perintahkan agar elang petir terbang lebih jauh di hutan beringin ini agar bisa menyelidiki lebih detail..

__ADS_1


Elang Petir sampai di pedalaman hutan..dan disana ada beberapa orang sedang berbantahan....mereka ini adalah para pendekar dari sebuah sekte karena pakaian mereka serupa dengan beberapa biksu..


Jumlah mereka seimbang..dua lawan dua..terdengar makian dari pendekar wanita sekte itu..


" Biksu busuk...kau telah melakukan pelecehan kepadaku...kau harus mati..." Pendekar Wanita ini berteriak..telunjuknya menuding kearah biksu muda..


" Fitnah..aku tak melakukan apa- apa ..aku tak pernah menyentuhmu.." biksu muda ini membantah..


" Hemm..biksu muda sebaiknya kau jujur jika menyukai adik seperguranku..kau tinggal bilang..maka aku akan merestui.." Kata Pendekar Pria kawan dari Pendekar wanita...


" Ci Su kau jujurlah..." kata seorang biksu yang terlihat sudah berusia 50 tahun..


" Tidak , suheng ( kakak seperguruan )..aku melihat ada kelabang di tubuh wanita ini...aku mengusirnya dengan angin tenaga dalam..aku tak menyentuh dengan tangan.." biksu muda bernama Ci Su itu mencoba menjelaskan..


" Apa benar itu , nona..? Biksu senior bertanya...


" Mana aku tahu..aku sedang tertidur..aku merasakan pakaianku bagian atas berkibar..dan saat aku membuka mata biksu ini berada di dekatku." kata wanita itu..


" Sumoi ( adik seperguruan ) , ini hanya salah paham kita sudahi saja..Biksu muda ini berasal dari sekte pelita suci tak mungkin melakukan pelecehan.." Kata kakak seperguruan wanita ini..


"lagipula kita murid dari sekte pedang pelangi adalah sahabat dari sekte pelita suci..kita sama - sama dari aliran putih..sudah maafkan lah.." tambah Pendekar dari sekte pedang pelangi ini lagi..


" baiklah jika begitu..suheng ( kakak seperguruan." kata pendekar wanita ini...


Lalu mereka saling meminta maaf lalu mereka melanjutkan perjalanan ke arah barat...ke arah gunung berapi ..


Si elang petir terbang kembali..ke air terjun..dimana Yu Chen dan kawan - kawan masih menikmati ikan dan udang bakar...


Rasa ikan dan udang di sini sungguh enak..daging mereka banyak...selesai makan..mereka menikmati buah - buah yang ada disana...elang petir terbang kembali..


Saat itu dari belakang air terjun...tempat mereka berada..muncul segerombolan pria berpakaian...jumlah mereka lebih dari dua puluh orang.


"Hahha...disana ada wanita cantik..tangkap dia..aku sudah lama tak menghirup nafas wanita.." kata seorang dari mereka..sepertinya pemimpin gerombolan ini..


Seorang pria dari mereka keluar dari kerumunan...pria ini memiliki tubuh gemuk..dan tangannya membawa kapak besar..lalu berjalan mendekati Yo Lan...

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2