Bidadari Salju

Bidadari Salju
terikat kontrak


__ADS_3

"Semua ada di tangan Maharani.


Gunakan waktumu selama dua Minggu untuk membuktikan ucapan kamu itu.


Jika Maharani menerima kamu, maka kami pun juga akan menerima kamu sebagai menantu dirumah ini." sahut pak Danu, membuat Haris sedikit memiliki harapan dan tidak akan menyia nyiakan kesempatan yang sudah diberikan untuk meyakinkan Maharani akan perasaannya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Perjanjian kontrak kerja yang Maharani tanda tangani, membuatnya terikat dan tak bisa mundur begitu saja. Padahal hati Maharani sudah sangat tersiksa ingin menjauh dari Haris Mahendra.


"Rani, nanti Ki a akan pergi ke proyek baru yang baru kemarin kita menangkan. Siap siaplah, setelah ini kita berangkat!" Haris menghampiri Maharani di ruangannya, Maharani hanya menatap datar ke arah Haris dan segera menyiapkan apa yang harus dibawanya.


Tak mau banyak bicara hingga membuka peluang buat Haris melancarkan aksinya untuk mendekati dirinya.


Setelah lima belas menit, Haris kembali bersama dengan Fawas, mereka bertiga meluncur.


Maharani memilih diam dan fokus dengan pekerjaannya saja. meskipun nampak Haris terus mengajaknya bicara, Maharani hanya sesekali menjawabnya. Dingin melebihi es batu, sehingga Haris selalu memanggil Maharani dengan sebutan bidadari salju, cantik tapi dingin banget.


Semua staf sudah berkumpul sehingga meeting langsung dilakukan setelah kedatangan Haris.


Semua berjalan lancar dan sesuai dengan keinginan.


"Kita mampir cari makan siang sebelum kembali ke kantor!" perintah Haris pada Fawas yang tengah mengemudi.


"Oke!" jawab Fawas singkat dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju salah satu restoran yang menyajikan bermacam menu ala masakan Jawa.


"Rani, silahkan pilih apa yang kamu mau!" Haris menyodorkan buku menu kepada Maharani.


Tanpa menjawab apapun Maharani menerima buku tersebut dan menulis apa yang dia inginkan.

__ADS_1


Meskipun enggan tapi Maharani juga tidak bisa menolak, karena perutnya tidak bisa diajak kompromi, karena sejak pagi memang belum sempat terisi apapun.


Fawas menahan senyum saat melihat aura dingin di sekitarnya.


Haris yang selalu dikejar-kejar perempuan dan dipuja banyak wanita cantik, kini mati kutu dan tak berdaya di hadapan seorang Maharani.


Cinta kadang memang serumit itu.


Maharani memesan Cha kangkung dan iga bakar serta jus jeruk.


Saat pesanan sudah terhidang semua, Maharani melahapnya tanpa sungkan, sengaja bersikap seperti itu, agar Haris ilfil pada dirinya.


Namun justru Haris semakin gemas melihat sisi lain Maharani yang cuek dan apa adanya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Bukankah kamu gak bawa mobil?" tiba tiba Haris sudah berada diambang pintu ruangan Maharani.


"Terimakasih, maaf saya sudah dijemput!" sahut Maharani ketus dan keluar dari ruangannya dengan senyuman kecut.


Haris yang penasaran siapa yang menjemput wanita pujaannya, memilih membuntuti langkah Maharani dan mengintip di balik jendela kaca salah satu ruangan.


"Apa dia laki laki itu, laki laki yang dijodohkan dengan Maharani." batin Haris terluka, namun tetap tidak akan menyerah, karena jamur kuning belum melengkung, Maharani masih bisa dikejarnya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.


#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)

__ADS_1


#Cinta dalam ikatan Takdir (Tamat)


#Coretan pena Hawa (Tamat)


#Cinta suamiku untuk wanita lain (Tamat)


#Sekar Arumi (Tamat)


#Wanita kedua (Tamat)


#Kasih sayang yang salah (Tamat)


#Cinta berbalut Nafsu ( Tamat )


#Karena warisan Anakku mati di tanganku (Tamat)


#Ayahku lebih memilih wanita Lain (Tamat)


#Saat Cinta Harus Memilih ( Tamat)


#Menjadi Gundik Suami Sendiri [ On going ]


#Bidadari Salju [ On going ]


#Wanita Sebatang Kara { New karya }


Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.


Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️

__ADS_1


__ADS_2