Bidadari Salju

Bidadari Salju
panggilan kerja


__ADS_3

"Wah boleh juga. Aku hubungi Amel dulu. Semoga dia bisa, tuh anak sekarang sulit banget diajak ketemuan, sudah jadi orang penting dia." Maharani terkekeh teringat sahabat satunya itu, Amelia sekarang sudah jadi CEO di perusahaan papanya. Bahkan sudah mengajak Maharani untuk bekerja dengan dirinya, tapi Rani menolaknya. Tak ingin mencampur adukkan pekerjaan dan persahabatan.


"Alhamdulillah, Amelia bisa. Besok kita habiskan waktu bertiga. Aku juga sudah mulai stres dan jenuh, butuh refreshing." Maharani memijat pelipisnya pelan, membuat Ririn tersenyum.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Keesokan harinya, Maharani dan teman temannya berjalan jalan mengelilingi mall, membeli apa saja yang di inginkan. Dan Amelia yang termasuk paling sukses diantara kedua temannya, ingin mentraktir Maharani dan Ririn, membelikan tas branded dengan model sama dengan warna kesukaan masing masing. Tas berharga fantastis itu membuat Maharani melongo.


"Apa kamu gak bangkrut, Mel?


Ini mahal banget loh, bisa beli motor yang paling bagus." celoteh Maharani yang membuat Amelia tertawa gemas pada sahabatnya itu.


"Gak lah, Ran?


Aku ingin berikan sesuatu buat kalian, ini belum seberapa. Aku harap kalian menyukainya." sahut Amelia dengan senyum merekah dari bibirnya yang terlihat merona oleh lipstik.


"Terimakasih banyak ya, seumur umur, aku baru kali ini pegang tas harga puluhan juta, wow amazing!" seru Ririn sumringah dan membuat Amelia dan Maharani ikut tertawa dengan tingkah konyol Ririn.


"Kita cari makan dulu yuk, sudah laper banget, berapa jam kita muter muter, sampai barang belanjaan kita kayak gini banyaknya?" Maharani memegangi perutnya yang sedari tadi sudah bunyi minta untuk di isi.


"Iya, aku juga sudah mulai lapar, perutku dari tadi bunyi terus." Ririn meringis dan terlihat memegangi perutnya yang rata.


"Oke, kita cari makan dulu. Disana ada restoran seafood, gimana kalau makan itu saja?" Amelia juga ikut memberikan komentar.


"Boleh, kita makan disana saja."


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Saat asik menikmati hidangan, tiba tiba ponsel milik Maharani berbunyi. Panggilan dari nomor tak dikenal membuat Maharani mengerutkan keningnya.


"Angkat saja, siapa tau kabar baik!" saran Amelia yang menatap serius ke arah Maharani.


Tanpa pikir panjang lagi, akhirnya Maharani mengangkat telepon yang sudah tiga kali memanggil.


Dan benar saja, ternyata telpon dari GM yang mengabarkan agar Maharani datang untuk melakukan interview, besok pukul sepuluh pagi.


"Aaaagh, ya ampun!


Alhamdulillah, akhirnya.


Aku di telpon pihak GM, besok interview pukul sepuluh pagi. Doakan semoga lolos!" pekik Maharani dengan wajah ceria dan senyum merekah dari bibirnya.

__ADS_1


"Alhamdulillah, kami ikut senang dan akan mendoakan yang terbaik. Semoga di terima ya?" Amelia dan Ririn ikut senang dengan berita bahagia Maharani yang di panggil untuk interview oleh perusahaan yang di impikan oleh semua orang.


"Kalian boleh makan sepuasnya, aku yang akan traktir. Aku lagi bahagia sekaligus deg degan. Semoga hasilnya sesuai dengan apa yang aku harapkan."


"Aamiin." kedua sahabatnya ikut mengaminkan harapan Maharani.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Pukul sepuluh pagi kurang lima menit, Maharani sudah sampai di gedung milik perusahaan raksasa keluarga Mahendra.


Maharani diminta langsung masuk keruangan pemilik perusahaan. Altaf Mahendra.


Meskipun ragu, Maharani dengan penuh percaya diri memasuki ruangan yang begitu luas dan mewah, nampak pria paruh baya dengan wajah bijaksana sudah duduk di kursi kebesarannya.


"Silahkan masuk, Maharani. Mahasiswi lulusan terbaik unversitas ternama. Luar biasa. Perusahaan ini membutuhkan orang seperti kamu.


Silahkan duduk!" sambut Altaf dengan wajah datarnya, namun kharismanya terlihat begitu berwibawa.


"Apa kamu siap, bergabung dengan perusahaan kami, Maharani?" tanya Altaf dengan wajah tegasnya.


"Siap, pak. Saya akan lakukan yang terbaik untuk perusahaan ini, jika anda mengijinkan saya ikut bergabung di dalamnya." jawab Maharani tanpa ragu dan terdengar yakin.


"Bagus. Saya suka dengan orang sepertimu.


Selamat, mulai besok kamu akan jadi karyawan tetap di perusahaan ini, dengan jabatan manager di bidang pemasaran.


Perusahaan juga akan memberikan fasilitas rumah dan mobil untukmu.


Dan kamu akan diberikan gaji senilai lima belas juta setiap bulan. Apa kamu setuju?"


Maharani tertegun, mulutnya mendadak kelu.


Antara senang dan tidak percaya, jika dia akan diterima dengan mudah tanpa syarat apapun, bahkan mendapatkan posisi bagus sekaligus.


"Alhamdulillah, saya setuju.


Terimakasih atas kepercayaannya." sahut Maharani dengan mata berkaca kaca.


Pak Altaf menyodorkan kunci mobil, kunci rumah dan ATM pada Maharani.


"Ambillah, dan gunakan dengan baik.

__ADS_1


Saya tidak suka dengan keterlambatan. Jadi, jangan sekali kali datang terlambat.


Nanti akan ada karyawan yang mendampingi kamu untuk keliling kantor ini, dan juga menunjukkan mobil serta rumah yang akan kamu terima.


Silahkan, saya harap kita bisa bekerja sama dengan baik." sambung pak Altaf menahan perasaan harunya, ada kejadian masa lalu yang membuatnya terus merasa bersalah pada gadis di hadapannya.


Dan sudah lama, dia ingin menebus kesalahan yang sudah dibuat anak lelakinya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.


#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)


#Cinta dalam ikatan Takdir (ongoing)


#Coretan pena Hawa (ongoing)


#Cinta suamiku untuk wanita lain (ongoing)


#Sekar Arumi (ongoing)


#Wanita kedua (Tamat)


#Kasih sayang yang salah (Tamat)


#Cinta berbalut Nafsu ( ongoing )


New karya :


#Karena warisan Anakku mati di tanganku


#Ayahku lebih memilih wanita Lain


#Saat Cinta Harus Memilih


#Menjadi Gundik Suami Sendiri


#Bidadari salju


Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.

__ADS_1


Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️


__ADS_2