
Hotel telah resmi dibuka,,beberapa acara dan diskon dibuat agar menambah minat tamu untuk datang ke hotel ini..
yang tentu saja berjalan sesuai rencana David,,sang pemberi ide..
Kesibukan Dera telah dimulai lagi,,persiapan pernikahan atau acara-acara penting lain dipersiapkan di Ballroom hotel..
"Bu Dera !! kabar buruk bu!!" pegawai hotel mencari Dera..
"Ada apa?" tanya Dera gugup
pegawai itu berkata bahwa pihak yang memboking Ballroom hari ini sedang menghadap ke Albert,,mereka protes bahwa menu makanan yang dihidangkan lain dengan apa yang mereka pesan,,dan mereka cancel minta ganti rugi..
Dera segera ke ruangan Albert,,tampak disana hanya ada Albert dan Bella yang sedang adu argumen..
Dera masuk kedalam..
Bella dengan sinis melihat kearahnya..Albert menjelaskan semua pada Dera..
"Sudah kubilang Albert,,aku hanya akan turun tangan saat tamu kelas atas saja"ujar Bella
"Aku juga punya restoran kelas atas yang harus ku urus"tambahnya
Dera yang sedari tadi diam tak tahan lagi..
"Nona Bella,sebagai Chef kelas Internasional harusnya anda bisa bersikap Profesional"
__ADS_1
"walau anda sibuk setidaknya sempatkan waktu untuk memeriksa dapur anda disini" ujar Dera
"Hay nona Dera!!kau hanya pesuruh disini!!jangan karena kau teman dari david jadi berani kurang ajar ya!!" Bella marah
"sudahlah Bella,,itu bukan inti masalahnya" ucap Albert coba menenangkan..
"Tidak bisa,,manager kacangan ini harus tahu posisinya!!"
"Aku lulusan sekolah Chef luar negeri,,levelku jauh di atasmu,,jangan pernah coba menasehatiku ******" emosinya di luar batas
Dera yang terpancing emosi tak akan mengalah.
"jika anda tidak suka bekerja disini,baiknya pulang saja ke asal anda,,jangan karena keegoisan anda,anda mempertaruhkan nama dan reputasi hotel ini,,kami disini bekerja dengan sungguh- sungguh nona bella"balas Dera
"Hahaaha ya reputasi,,kau tahu seperti apa reputasi hotel ini dulu?? lebih pantas jadi motel"ucap Bella semakin lantang
"kau Albert,,jangan-jangan kau sudah tidur dengan wanita ini ya,,hingga kau membelanya!"
"kudengar kalian berdua pergi ke Singapura waktu itu"serangnya lagi..
Dera terkaget-terkaget mendengar tuduhan itu,,dia belum pernah ribut besar baik dengan tamu atau pegawai selama bertahun-tahun bekerja disini..
"Sepertinya anda telah melampaui batas nona Bella,,lebih baik anda memeriksakan diri anda kepsikiater" Dera menuju keluar pintu malas berhadapan dengan Bella lagi..
"Aaarrggg" tiba- tiba rambut Dera sudah ditarik dengan kuat oleh Bella,,Dera merasa sangat kesakitan dan coba melepas tangan Bella..
__ADS_1
Albert yang tak mengira perbuatan Bella mencoba melepas tangan Bella
"Bella apa yang kau lakukan?" Albert setengah marah
"kau pikir aku akan diam hah,," ujar Bella pada Dera
Kekacauan membuat para pegawai berkerumun,,pintu yang terbuka memperlihatkan adegan itu..Bella semakin brutal mencakar dan menampar Dera..
Orang-orang melerai "stop,,stoop nona Bella"teriak mereka kasihan melihat Dera..
"Heyy ada apa ini ribut-ribut?" suara berat yang diiringi langkah kaki mendekat
"Bella what are you doing?"ternyata David telah tiba,,dia melihat penampilan Dera yang acak-acakan,rambut kusut,pipinya merah seperti ada cakaran,,baju yang berantakan..
"David,,honey" Bella langsung melepas tangannya dari tubuh Dera..
"wanita ini,,dia dia" Bella mencari alasan..
Dera berlari meninggalkan tempat itu,,
Semua orang bubar sambil menggeleng melihat kejadian itu,,
David sudah duduk didepan Bella,,meminta penjelasan,sedang Albert pergi mencari Dera sambil membawa kotak p3k
Dia menemukan Dera duduk menangis di tangga darurat,,Albert mendekat
__ADS_1
dengan lembut dia mengobati luka- luka Dera..