
Melihat tubuh Heyla yang sangat lemah membuat David tidak bisa berdiam diri saja..Dia menghubungi dokter pribadi keluarganya untuk membantu mempersiapkan perawatan bagi Heyla...
"Iya tolong dokter bantu agar dia segera dapat perawatan yang terbaik"ujar David
"Baik saya akan mengabari pihak Rumah Sakit agar segera menyediakan semua yang dibutuhkan"kata dokter
"Terima kasih dokter"
Dokter segera menghubungi Rumah Sakit tempatnya bekerja dan mempersiapkan segalanya.
Kanker serviks yang diderita Heyla tergolong parah,namun jika di tangani dengan baik masih ada kemungkinan untuk dia bisa hidup lebih lama.
"Siapa nama suamimu Heyla dan apa kerjanya?"tanya David pada adiknya
"Abimanyu,,dulu dia bekerja di kantoran tapi sekarang dia telah di non aktifkan"jawab Heyla
"Sudah dua tahun aku terkena penyakit ini,Abi sekarang pasti mencariku karena aku dan Maikel telah seminggu menghilang "ujarnya lagi
"Apa dia tahu kau sakit ?"tanya David lagi
"Dia tahu aku sakit,tapi dia tak perduli..Aku hanya ingin berpisah dari dia"ucap Heyla menangis
David belum memeriksa DNA mereka berdua,namun baginya menyelamatkan nyawa seseorang saat ini adalah yang terpenting..
"Sayang ,apa yang dikatakan dokter tentang kesehatan Heyla?"Dera bertanya
"Menurut dokter kanker itu sudah mulai merusak jaringan tubuhnya,tapi mereka akan melakukan yang terbaik,bila perlu aku akan konsultasi juga dengan dokter kita di Berlin"jawab David
Dera juga sependapat dengan suaminya itu,dia lalu memeluk tubuh suaminya ..
"Hey ada apa ini?"David bertanya
"Tidak,,aku hanya bangga punya suami yang berhati baik dan lembut,,aku senang"ujar Dera
David menghela nafas panjang...
"Aku juga merasa bersalah atas apa yang menimpanya Dera,,dia selama ini hidup tanpa sosok ayah,,aku juga tak melindunginya"ujar David
"Itu bukan salahmu"
"Saat ini kita adalah keluarganya,mari kita rawat dia dengan baik"ujar Dera
"Terima kasih sayang,kau adalah wanita terbaik yang ku kenal"kata David mencium kening istrinya..
__ADS_1
David juga menginstruksikan pada Aris agar memeriksa latar belakang suami Heyla dan kegiatannya saat ini..
"Tolong kau periksa semua dan cari tahu kegiatannya setiap hari"perintah David pada Aris.
Sementara saat ini Heyla telah dirawat di rumah sakit,Maikel anaknya dirawat oleh Dera.Maikel anak yang baik dan sedikit pendiam,dia tak terlalu sulit beradaptasi dengan Bryan,karena Bryan memang anak yang ceria.
Heyla dulu bertemu dengan Abi suaminya saat mereka sama-sama kuliah.Setelah tamat kuliah mereka berdua bekerja,Abi di kantor pemerintah sedang Heyla bekerja sebagai karyawan swasta.
Tak lama setelah menikah Heyla mengandung Maikel.Heyla tak mengetahui jika Abi ternyata sudah sejak lama mengkonsumsi zat-zat berbahaya itu.
Dikarenakan kinerja Abi yang tak baik akibat narkoba,maka dia di pecat.Dan sejak itu Heyla yang bekerja membanting tulang,hingga semua simpanan habis dibuat Abi.
Bahkan tak jarang Abi melakukan kekerasan fisik jika Heyla tak menuruti maunya Abi meminta sejumlah uang.
David mendengar itu semua dari laporan Aris,dia jadi ingin menemui suaminya Heyla yang brengs*k itu..
Ternyata Abi saat ini sedang ada di sebuah tempat karaoke,asyik bersenang-senang sementara istrinya sedang sakit parah.
Aris dan Boni masuk ke ruangan karaoke tempat Abi bersenang -senang,
Braak!!
Pintu terbuka tampak ada tiga pria di dalam dan tiga orang wanita.
Tanpa bertanya lagi Aris menarik tubuh Abi,dia tahu karena telah melihat foto pria itu..
"Siapa kalian berani sekali menarikku"ujar Abi pada mereka berdua..
"Kau ikut saja,jangan banyak bicara!"Kata Boni
Teman-teman Abi yang bersamanya hanya dapat melihat saat Abi dibawa masuk kemobil..
Mereka membawa Abi menemui David di sebuah tempat.
"Apa mau kalian??mau kemana ini?"ujarnya..
Tibalah mereka di depan David ..
"Kau Abi kan?duduklah aku mau bicara"kata David pada Abi.
"Kau siapa?"tanya Abi
"Aku ingin kau meninggalkan Heyla,cepat tanda tangani surat cerai ini"kata David tak ingin berbasa-basi pada lelaki itu.
__ADS_1
"Kau siapa berani menyuruh aku bercerai?"
"Apa kau selingkuhan perempuan bodoh itu hah?"ujar Abi
"Jaga mulutmu itu sebelum aku robek,,aku kakak dari Heyla.Jadi jangan banyak bicara lagi tanda tangani saja"David mulai emosi melihat tingkah pria itu
Dari kesan pertama pada Abi,David telah dapat menilai pribadinya yang buruk..
"Heyla tak punya saudara,,bagaimana bisa kau kakaknya!"kata Abi terkejut
"Dengar tuan Abimanyu!!aku tahu semua perlakuanmu pada Heyla,jadi sebelum kesabaranku habis kau tanda tangani ini dan jangan pernah mengganggu Heyla dan anaknya lagi"ucap David
"Maikel itu anakku,,aku ayahnya"ujarnya
"Jika kau merasa sebagai ayah kenapa kau tak pernah mengurusi mereka,,kau tahu Heyla terkena kanker."kata David
Abi yang memang berotak licik mulai berpikir,,dia melihat tampang David dan yakin dia jika David pasti memiliki sejumlah uang.
Dia tak akan menceraikan Heyla dengan mudah,walau dia tak mencintai Heyla lagi apalagi dia sudah penyakitan,namun harus ada yang di dapat dari kakaknya ini..
"Aku tak tahu dia sakit,,aku menyayangi Heyla dan Maikel,,aku tak mau bercerai"kata Abi memasang mimik sedih palsu pada wajahnya.
"Ku mohon jika kau memang saudaranya ,,tolong bantu kami..Aku ingin memperbaiki semuanya,,aku bersumpah"katanya lagi
"Jangan berani kau bersumpah palsu,,aku tak akan percaya padamu"ujar David
Namun segala ucapan memohon di ucapkan Abi agar David percaya padanya.
"Baik,jika kau sungguh ingin memperbaiki rumah tanggamu aku akan memberi satu kesempatan"ujar David
"Tapi camkan ini!!Aku bukan pria bodoh"kata David dengan tegas..
Abi sedikit diam melihat tatapan David,tapi otaknya telah diisi dengan berbagai hal busuk hingga dia tak menanggapinya.
Abi diantarkan ke rumah sakit untuk merawat istrinya,dia menangis dan memohon pada Heyla agar di maafkan.
"Maafkan aku istriku,aku mengaku salah dan aku berjanji akan berubah"ujar Abi pada Heyla
Sebenarnya Heyla sedikit curiga dengan tingkah suaminya,namun saat ini dia tengah lemah akibat obat-obatan yang mulai masuk ke tubuhnya.
Dera sesekali berkunjung melihat keadaan Heyla,namun saat ini pengunjung tak diperbolehkan terlalu sering datang.Hanya Abi yang menunggui Heyla.
Maikel sering bertanya tentang keadaan mamanya,dengan sabar dia menenangkan anak kecil itu yang seusia dengan Bryan anaknya.
__ADS_1
"Sepertinya aku dapat jackpot sayang,jadi kau harus membantuku untuk mengeruk sebagian harta kakakmu itu"Abi berkata dalam hati sambil menatap tubuh Heyla yang tidur di kasur rumah sakit....