Bidadari Yang Tersembunyi

Bidadari Yang Tersembunyi
Permintaan tak masuk akal..


__ADS_3

Di kantor kepolisian David sedang berbicara dengan kepala kepolisian,setelah beberapa hari ini masih belum ada juga kabar tentang keberadaan Dera dan Bryan.


Semua hal mencurigakan yang diketahui David telah dikonfirmasikan ke pihak kepolisian.


"Saya harap segera ditindak lanjuti pak,karena kecurigaan saya itu memang beralasan"ujar David pada polisi.


"Iya saya tahu tapi kepolisian tidak bisa langsung mengambil tindakan tanpa izin pihak kepolisian Thailand,jadi harap bersabar"ucap polisi.


Bagaimana David bisa sabar jika dia tidak tahu keberadaan istri dan anaknya.


Walau curiga akan papa Nadya tapi memang tempat tinggal pria itu bukan di wilayah kepolisian Indonesia,hingga semua harus menggunakan prosedur antar negara.


David telah memesan tiket ke Thailand,dia akan berangkat sendiri.Dia tak bisa menunggu polisi,sementara Dera dan Bryan masih diluaran sana.


"Mama tunggulah aku akan menjemput anak dan cucu mama,sampai kemanapun akan kucari"David berkata pada mama Dera,yang selalu menangis beberapa hari ini...


Dera dan Bryan disekap di tempat berbeda,tapi memang mereka berdua ada di negaraThailand.Setelah diculik mereka langsung dibawa ke tempat ini oleh papa Nadya.


Dera belum sadar jika dia telah berada di Thailand ,dia hanya tahu sedang dikurung dan terpisah dari Bryan.


"Kau gila!!!!bagaimana bisa kau minta aku melahirkan anakmu!!"Dera tak percaya apa yang didengarnya tadi.


"Aku tidak memintamu nona Dera,aku memerintahkanmu"ujar papa Nadya.


"Sudah kubilangkan,pria sepertimu tahu apa tentang kata berunding!!

__ADS_1


Sampai matipun aku tak sudi melahirkan anak untuk siapapun selain suamiku"ujar Dera berteriak..


"Baiklah,jika aku tak punya anak,maka jangan harap anakmu yang tampan itu akan bisa kau lihat lagi"ujarnya.


"Jangan pernah kau sentuh anakku!!


pria jahat!!! kembalikan Bryan,,cepatt"Dera memukul tubuh pria itu.


Namun dengan mudah tangan Dera ditahannya,


"Dengarkan aku!aku ingin kau hamil dan melahirkan,lalu aku akan membawanya,dan kau akan mati dalam kesedihan sepanjang hidupmu!!itulah balasan untukmu!"pria itu menggenggam tangan Dera hingga Dera terlihat kesakitan.


"Aaaah-hh...Nadya mati bukan karena aku,,dia yang ingin membunuhku,,aku tidak pernah berniat menyakitinya"Dera menangis sambil menahan sakit ditangannya.


"bagiku pada akhirnya Nadya sudah tak ada lagi,,didunia ini"ujarnya.


"Lebih baik kau bunuh saja aku,tapi bebaskan anakku"ujar Dera..


"Bukan kau yang memutuskan kau hidup atau mati"kemudian pria itu pergi...


Dera menangis,dia benar-benar rindu pada Bryan..


"David,,tolong kami,,tolong kami"nada suara Dera lirih...


Perkiraan Dera sepertinya telah lima hari dia disekap disini,,walau berteriak tetap tak ada yang membuka.kamar ini hanya berukuran 4x4 tanpa jendela,tak terdengar suara apapun,selain suara pendingin ruangan,celah untuk melarikan diri saja tak ada.

__ADS_1


Dera berpikir keras apa yang harus dilakukannya,,apakah Bryan baik-baik saja...dia berkeliling memutari kamar mencari jalan keluar.


"Heyyyy heyyyy ...aku ingin bicara dengan bos kalian"Dera menggedor pintu..


Lama tak ada jawaban,,kemudian langkah didepan pintu ..Cekrek pintu terbuka..


Tampak pria besar masuk .


"Ayo ikut aku"ujarnya


Dera keluar mengikuti pria itu,mata Dera silau karena lama tak keluar,,dia berjalan dibelakang tubuh pria itu .Terlihat beberapa pengawal ada disana.


Tempat ini adalah rumah besar dan memiliki banyak ruangan.Dera melirik siapa tahu Bryan ada terlihat..


Kemudian pria itu dan Dera naik kelantai atas lagi dan masuk ke sebuah kamar..


"Kau tinggal disini,bersihkan tubuhmu dan pakailah gaun itu"Pria itu menunjuk ke atas kasur...


Pria itu meninggalkan Dera,kamar yang sangat besar ,ada tempat tidur, lemari besar ,sofa,kamar mandi dan barang-barang kamar pada layaknya.


Terdapat makanan dimeja dan gaun merah diatas kasur.Dera merinding membayangkan apa yang akan terjadi..


Dera masih tak melakukan apapun,dia hanya mencoba membuka pintu tapi terkunci,dilihatnya ada jendela besar tertutup tirai,,dia cepat membukanya,,namun segera mundur,,saat dilihatnya ternyata dia berada di tempat yang sangat tinggi..


"David,,tolong segera temukan Bryan.."Dera berkata sangat lirih...

__ADS_1


__ADS_2